Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 22:46
Grand Final Bujang Dara 2018, Sekda Ingatkan Cinta Budaya Penanda Identitas

Sekdaprov Ahmad Hijazi buka Grand Final Bujang Dara 2018 yang digelar di Grand Ball Room SKA co-Ex. Sekda ingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri.

Riauterkini - PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri. Karena itu, pembangunan yang dilakukan pemerintah tak semata berbicara fisik belaka.

Pernyataan Sekda ini disampaikannya saat membuka Grand Final Bujang Dara 2018 yang digelar di Grand Ball Room SKA co-Ex. Karena itu, sangat diharapkan kepada para peserta bujang dan dara dituntut memahami spirit kultur khususnya budaya Melayu, sebagai identitas masyarakat Riau.

"Menempa pikiran menyuburkan pekerti. Dari sanalah spirit kultur Melayu itu. Dari kepintaran yang berlandas moralitas. Kita memang sedang tidak sedang membangun sektor pisik belaka, namun lebih jauh, telah mempondasikan keagungan budaya sebagai penanda," kata Sekdaprov Riau, Jumat (10/8/18).

Mengapa budaya, tanya Sekda. Karena ia adalah sumber segalanya. Era yang terus berubah menjadikan identitas kultural sebagai sebuah keniscayaan. Bangsa yang maju adalah mereka yang tak terlepas dari budaya mereka sendiri.

Seperti halnya China, India dan belakangan Korea. Sebelumnya tentu saja Jepang dengan etos kerja yang berbasis pada kultur khas dan sedemikian berkarakter. Pada akhirnya budaya lebih dari sekedar identitas karena ia adalah filosofi, spirit dan sekaligus inspirasi. Sebagaimana halnya dengan tunjuk-ajar, ia adalah pedoman.

Begitu juga dengan finalis bujang dara yang berlaga malam ini. Tidak hanya dituntut bisa bersaing lalu menjadi terbaik. Tetapi bujang dara yang nantinya dinobatkan tentu saja diamanahkan membawa nama baik Riau.

"Malam ini saya merasa berbahagia, dapat berkumpul dengan kita semua, dan dengan anak-anak kita yang menjadi finalis Bujang Dara. Insya Allah, malam ini, akan dinobatkan Bujang dan Dara Riau 2017," papar Sekda.

"Bukan semata bagian dari kontestan. Ketika lampu pertunjukan sudah redup, panggung usai, maka selanjutnya, seluruh finalis akan kembali ke hadapan publik. Bedanya, kini mereka menyandang status sebagai duta-duta budaya. Menjadi teladan dalam berakal-budi," harap Sekda.

Adapun tema dari acara ini adalah "Sebatang Indragiri, Negeri Para Raja". Kegiatan yang diikuti oleh 50 finalis bujang dara ini menghadirkan artis ibukota Dara Rizki Ruhiana atau lebih dikenal dengan nama Dara The Virgin. Kemudian Miki API yang sempat mendendangkan lagu gadis Melayu.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar
- Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya
- Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan
- 102 Operator‎, Mekanik dan Sopir di Dinas PUPR Rohul Lulus Uji Kompetensi Alat Berat
- Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun
- BPKAD Pakanbaru : Honor Imam Mesjid Paripurna Sudah Cair
- Hingga Maret, Serapan APBD Kampar Alami Deviasi 7,59 Persen
- Kampar Dapat Hibah Kapal dari Kementerian Perhubungan RI
- PSF Korwil Rohul Chapter Riau Kopdar Bulanan dan Bakti Sosial di Desa Bangun Jaya
- Badan Arkeologi Sumut Tertarik Teliti Peninggalan dan Bukti Sejarah di Rohul
- Hasil Cek Lapangan, PUPR Riau Pastikan Jembatan Siak III Aman dari Maling
- Pondok Tahfidz Nurul Quran Mulai Dibangun di Pelalawan
- Pimpin Apel Siaga, Bupati Kuansing Ajak Sukseskan Pemilu 2019
- Kunker ke Rohil, Kehadiran Gubri Diyakini Berdampak Posisitf untuk Rohil
- Bupati Mursini Layur Jalur Desa Sampurago Hulu Kuantan
- Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita

- 4 Hari Dilaporkan Hilang,
Warga Bengkalis Ditemukan Lemas di Semak Belukar

- Tak Miliki Biaya,
Seorang Warga Miskin di Pelalawan Memilih Berobat di Dukun Kampung

- Bupati Kuansing Buka FGD Kepariwisataan
- Bupati Kuansing Lantik 131 Pejabat Eselon III dan IV


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com