Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Agustus 2018 16:33
Pemkab Bertekad Wujudkan Anak Kuansing Jenius

Selasa, 21 Agustus 2018 16:30
Jelang Deklarasi Ganti Presiden, DPW PKS Riau Imbau Kader Tak Pakai Nama PKS

Selasa, 21 Agustus 2018 16:29
Wisata Alam Danau Tajwid, Langgam Resmi Dibuka untuk Umum

Selasa, 21 Agustus 2018 15:32
Pemuda Pancasila Ancam Segel Bandara Jika Deklarasi #2019gantipresiden Dilaksanakan di Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 15:18
Hakim Tak Lengkap, Vonis Tiga PNS Dispenda Riau Terjerat Korupsi SPPD Fiktif Ditunda

Selasa, 21 Agustus 2018 15:12
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pembahasan Rancangan Teknokratik RPJMD Inhil 2018-2023

Selasa, 21 Agustus 2018 14:58
Sekdaprov Ditanya Bawahan Lewat WA Soal Single Salary

Selasa, 21 Agustus 2018 14:49
Bupati Inhil Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di PMIP

Selasa, 21 Agustus 2018 14:27
Tolak ‎Deklarasi #2019gantipresiden, Sembilan Orang Mengaku Mahasiswa Datangi Polda Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 13:35
‎Diduga Bacok Anggotanya,
Mandor Kebun Sawit Ini Ditangkap Polsek Kepenuhan Rohul


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 22:46
Grand Final Bujang Dara 2018, Sekda Ingatkan Cinta Budaya Penanda Identitas

Sekdaprov Ahmad Hijazi buka Grand Final Bujang Dara 2018 yang digelar di Grand Ball Room SKA co-Ex. Sekda ingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri.

Riauterkini - PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri. Karena itu, pembangunan yang dilakukan pemerintah tak semata berbicara fisik belaka.

Pernyataan Sekda ini disampaikannya saat membuka Grand Final Bujang Dara 2018 yang digelar di Grand Ball Room SKA co-Ex. Karena itu, sangat diharapkan kepada para peserta bujang dan dara dituntut memahami spirit kultur khususnya budaya Melayu, sebagai identitas masyarakat Riau.

"Menempa pikiran menyuburkan pekerti. Dari sanalah spirit kultur Melayu itu. Dari kepintaran yang berlandas moralitas. Kita memang sedang tidak sedang membangun sektor pisik belaka, namun lebih jauh, telah mempondasikan keagungan budaya sebagai penanda," kata Sekdaprov Riau, Jumat (10/8/18).

Mengapa budaya, tanya Sekda. Karena ia adalah sumber segalanya. Era yang terus berubah menjadikan identitas kultural sebagai sebuah keniscayaan. Bangsa yang maju adalah mereka yang tak terlepas dari budaya mereka sendiri.

Seperti halnya China, India dan belakangan Korea. Sebelumnya tentu saja Jepang dengan etos kerja yang berbasis pada kultur khas dan sedemikian berkarakter. Pada akhirnya budaya lebih dari sekedar identitas karena ia adalah filosofi, spirit dan sekaligus inspirasi. Sebagaimana halnya dengan tunjuk-ajar, ia adalah pedoman.

Begitu juga dengan finalis bujang dara yang berlaga malam ini. Tidak hanya dituntut bisa bersaing lalu menjadi terbaik. Tetapi bujang dara yang nantinya dinobatkan tentu saja diamanahkan membawa nama baik Riau.

"Malam ini saya merasa berbahagia, dapat berkumpul dengan kita semua, dan dengan anak-anak kita yang menjadi finalis Bujang Dara. Insya Allah, malam ini, akan dinobatkan Bujang dan Dara Riau 2017," papar Sekda.

"Bukan semata bagian dari kontestan. Ketika lampu pertunjukan sudah redup, panggung usai, maka selanjutnya, seluruh finalis akan kembali ke hadapan publik. Bedanya, kini mereka menyandang status sebagai duta-duta budaya. Menjadi teladan dalam berakal-budi," harap Sekda.

Adapun tema dari acara ini adalah "Sebatang Indragiri, Negeri Para Raja". Kegiatan yang diikuti oleh 50 finalis bujang dara ini menghadirkan artis ibukota Dara Rizki Ruhiana atau lebih dikenal dengan nama Dara The Virgin. Kemudian Miki API yang sempat mendendangkan lagu gadis Melayu.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wisata Alam Danau Tajwid, Langgam Resmi Dibuka untuk Umum
- Diminta Mendagri Dana Bantu Gempa Lombok, Pemprov Riau Bingung
- Pagi ini Sebagian Umat Islam Pekanbaru Sholat Idul Adha
- Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun
- Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan
- Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR
- ‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar
- Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir
- Dokter Teladan Puskesmas Lubuk Muda, Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
- Idul Adha, Pemko Pekanbaru Bagikan 1.500 Kupon Daging Kurban
- Kumpulkan Dana Rp159 Juta Lebih,
Warga Riau Kompleks RAPP Salurkan Bantuan Langsung ke Lombok

- 25 Personel Polri dan 2 Kades Terima Penghargaan dari Kapolres Rohul
- Bermalam di Objek Wisata Lubuk Nginio Kampar, Kisah 6 Pegowes Ini Seru
- Mikrofon Mati Saat Pembacaan Teks Proklamasi,
Bupati Kuansing Diimbau untuk jatuhkan Sanksi pada Pihak Terkait

- Badai di Mekkah, Seorang JCH Asal Rohul Pingsan Tertimpa Kipas Angin
- Dikukuhkan, Pokdarwis Puncak Kompe Rancang Tangga Seribu dan Flyng Fox Terpanjang di Asia
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang, Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai
- Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
- Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI

- ‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com