Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Juli 2019 18:01
Diikuti 11 Tim, Menpora U - 12 Cup Bengkalis Resmi Bergulir

Sabtu, 20 Juli 2019 16:33
Minta Tolong Didoakan JCH, Sukiman Akhirnya Mengakui Bakal Maju di Pilkada Rohul 2020

Sabtu, 20 Juli 2019 15:22
Pansus DPRD Bengkalis Bahas Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Bersama Kemendikbud RI

Sabtu, 20 Juli 2019 15:07
Tim Tuan Rumah PODSI Kampar Indonesia Melaju ke Final KIDBF 2019

Sabtu, 20 Juli 2019 15:01
Sekdaprov Riau: Festival Banjar Bisa Jadi Contoh bagi Riau

Sabtu, 20 Juli 2019 13:52
‎Bupati Minta Doa Bisa Mencalonkan Diri di Pilkada 2020,
JCH Rohul Dilepas ke Pekanbaru dari Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian‎


Sabtu, 20 Juli 2019 13:46
Hindari Tabrakan, Satu Truk Terguling di Kuansing

Sabtu, 20 Juli 2019 13:07
Saldo Mendadak Kosong, Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah tak Hilang

Sabtu, 20 Juli 2019 13:03
Saldo Mendadak Rp 0, Sejumlah Nasabah di Pekanbaru Geruduk Bank Mandiri

Sabtu, 20 Juli 2019 10:44
110 Calon Anggota PWI Riau Siap Jalani Tes

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Jajaran Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru berhasil mengungkap kasus narkoba skala besar. Polisi menciduk kurir sabu senilai miliaran rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Kasus penyalahgunaan narkoba berskala besar di Pekanbaru kembali berhasil diungkap oleh kepolisian. Keberhasilan itu ditorehkan tim Ospnal Polsek Tenayan Raya saat menciduk seorang kurir narkoba miliaran rupiah, Sahara Marulitua Hutajulu.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai supir gocar tersebut tak mampu mengelak ketika polisi menggerebek rumah kosnya di Jalan Kembang Harapan II, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Selasa (14/08/18) dinihari lalu. Dari pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba yang jumlahnya sangat banyak dan jika ditotalkan nilainya mencapai Rp3,2 miliar.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, dari si tersangka, tim Polsek Tenayan Raya turut menyita tiga bungkus plastik besar narkoba seberat 3 kilogram, 1 bungkus plastik sedang sabu-sabu, 27 bungkus paket kecil sabu-sabu, ratusan butir pil ekstasi, satu bungkus daun ganja kering, 1 unit timbangan digital berukuran besar merk Henherr Scale berwarna putih, 1 unit timbangan berukuran kecil merk PSH-200 berwarna hitam dan puluhan plastik bening pembungkus sabu-sabu.

"Tersangka ini kurir yang ditugaskan untuk menjemput setiap pengiriman barang (narkoba) di Pekanbaru. Pengakuannya sudah tiga kali dan jika berhasil mengantar kiriman barang, (tersangka) akan mendapatkan upah Rp20 juta," ujarnya ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti di Mapolsek Tenayan Raya, Senin (20/08/18).

Pamen berkepala pelontos ini menjelaskan, terungkapnya 'bisnis' kotor tersangka itu sendiri bermula dari informasi dari masyarakat mengenai pengiriman narkoba yang dilakukan oleh seseorang dari Kabupaten Kepulauan Meranti menuju Pekanbaru. Berbekal informasi itulah, polisi selanjutnya melakukan penyelidikan selama kurang lebih 2 pekan sampai akhirnya mengendus identitas dan keberadaan si penjemput barang yang tak lain adalah tersangka. Selanjutnya, petugas pun melakukan penggerebekan di kos-kosan tersangka dan menemukan barang bukti narkoba dengan jumlah besar.

"Rencananya (narkoba) itu akan diedarkan di beberapa kota seperti Medan, Palembang dan Pekanbaru. Ketika menangkap tersangka, kita juga sempat melakukan penggeledahan di salah satu kamar hotel di Jalan Sudirman. Tersangka mengaku, masih ada barang bukti lain di kamar hotel tersebut. Tapi setelah kita geledah, kamar itu sudah dalam kondisi kosong," sebutnya.

Meskipun berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba yang dilakukan tersebut, Santo tetap menegaskan bahwa tugas polisi belumlah usai. Dia menuturkan masih akan melakukan pengembangan penyidikan dan menetapkan DPO terhadap seseorang berinisial Ac (40) warga asal Bengkalis yang diduga kuat satu jaringan dengan tersangka.

"Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 114 atau Pasal 112 dan Pasal 111 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ada satu orang lagi yang sudah kita tetapkan sebagai DPO terkait pengungkapan ini. DPO nya inisial Ac," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Diikuti 11 Tim, Menpora U - 12 Cup Bengkalis Resmi Bergulir
- Sekdaprov Riau: Festival Banjar Bisa Jadi Contoh bagi Riau
- 110 Calon Anggota PWI Riau Siap Jalani Tes
- 10 PAC‎ Tolak Muscablub Pemuda Pancasila Rohul Diadakan di Kantor Kebun PT. Hutahaean
- 17 Agustus Peletakan Batu Pertama, Gubri Apresiasi Pembangunan Universitas Anak Yatim dan Dhuafa
- Dinas PUPR Rohul Bangun Jalan Baru Sepanjang 30 Kilometer
- Sabtu Besok Berangkat ke Pekanbaru,
4 JCH Rohul Tunda Keberangkatan dan 2 Di Antaranya Sakit

- Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa
- Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan
- Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah
- Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat
- Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat
- Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis
- Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan
- Bupati Apresiasi Panitia Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Pangean
- Demo di Kantor Bupati, Masyarakat Tiga Desa di Tambusai Desak Pemkab Rohul Tuntaskan Lahan KKPA di PT. Hutahaean
- Petenis Cilik Binaan RAPP Torehkan Prestasi di Tingkat Internasional
- BAZ Puji Unit Pengumpul Zakat Disdik Pekanbaru
- TNI Selalu Bersama Rakyat, Anggota Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Bantu Pencari Rumput
- Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com