Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Nopember 2018 17:08
Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA


Selasa, 20 Nopember 2018 16:24
Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Selasa, 20 Nopember 2018 14:12
Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk

Selasa, 20 Nopember 2018 13:46
Sekda Lantik 136 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Inhil

Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Selasa, 20 Nopember 2018 10:30
Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra

Selasa, 20 Nopember 2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

Selasa, 20 Nopember 2018 06:57
Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat

Selasa, 20 Nopember 2018 06:54
Sekretaris Banggar DPRD Riau Pastikan Usulan Tambah Modal BUMD Rp3 Triliun Dicoret

Senin, 19 Nopember 2018 22:25
Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Jajaran Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru berhasil mengungkap kasus narkoba skala besar. Polisi menciduk kurir sabu senilai miliaran rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Kasus penyalahgunaan narkoba berskala besar di Pekanbaru kembali berhasil diungkap oleh kepolisian. Keberhasilan itu ditorehkan tim Ospnal Polsek Tenayan Raya saat menciduk seorang kurir narkoba miliaran rupiah, Sahara Marulitua Hutajulu.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai supir gocar tersebut tak mampu mengelak ketika polisi menggerebek rumah kosnya di Jalan Kembang Harapan II, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Selasa (14/08/18) dinihari lalu. Dari pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba yang jumlahnya sangat banyak dan jika ditotalkan nilainya mencapai Rp3,2 miliar.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, dari si tersangka, tim Polsek Tenayan Raya turut menyita tiga bungkus plastik besar narkoba seberat 3 kilogram, 1 bungkus plastik sedang sabu-sabu, 27 bungkus paket kecil sabu-sabu, ratusan butir pil ekstasi, satu bungkus daun ganja kering, 1 unit timbangan digital berukuran besar merk Henherr Scale berwarna putih, 1 unit timbangan berukuran kecil merk PSH-200 berwarna hitam dan puluhan plastik bening pembungkus sabu-sabu.

"Tersangka ini kurir yang ditugaskan untuk menjemput setiap pengiriman barang (narkoba) di Pekanbaru. Pengakuannya sudah tiga kali dan jika berhasil mengantar kiriman barang, (tersangka) akan mendapatkan upah Rp20 juta," ujarnya ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti di Mapolsek Tenayan Raya, Senin (20/08/18).

Pamen berkepala pelontos ini menjelaskan, terungkapnya 'bisnis' kotor tersangka itu sendiri bermula dari informasi dari masyarakat mengenai pengiriman narkoba yang dilakukan oleh seseorang dari Kabupaten Kepulauan Meranti menuju Pekanbaru. Berbekal informasi itulah, polisi selanjutnya melakukan penyelidikan selama kurang lebih 2 pekan sampai akhirnya mengendus identitas dan keberadaan si penjemput barang yang tak lain adalah tersangka. Selanjutnya, petugas pun melakukan penggerebekan di kos-kosan tersangka dan menemukan barang bukti narkoba dengan jumlah besar.

"Rencananya (narkoba) itu akan diedarkan di beberapa kota seperti Medan, Palembang dan Pekanbaru. Ketika menangkap tersangka, kita juga sempat melakukan penggeledahan di salah satu kamar hotel di Jalan Sudirman. Tersangka mengaku, masih ada barang bukti lain di kamar hotel tersebut. Tapi setelah kita geledah, kamar itu sudah dalam kondisi kosong," sebutnya.

Meskipun berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba yang dilakukan tersebut, Santo tetap menegaskan bahwa tugas polisi belumlah usai. Dia menuturkan masih akan melakukan pengembangan penyidikan dan menetapkan DPO terhadap seseorang berinisial Ac (40) warga asal Bengkalis yang diduga kuat satu jaringan dengan tersangka.

"Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 114 atau Pasal 112 dan Pasal 111 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ada satu orang lagi yang sudah kita tetapkan sebagai DPO terkait pengungkapan ini. DPO nya inisial Ac," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA

- Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
- Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra
- Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang

- Jaga Keamanan Penumpang, Puluhan Kendaraan di Kuansing Dirazia Operasi Uji Petik
- Pelantikan Gubri Definitif, Wan Thamrin Bakal Pakai Baju Lama
- BPBD Riau: Empat Kabupaten Masih Terendam Banjir
- Jadwal Pelantikan Gubri Bersamaan Dengan Gubernur Bengkulu
- Pabrik Pengolah Inti Sawit PT SDS Terbakar di Dumai
- Laga Kambing Sepeda Motor, 1 Korban Tewas di Bengkalis
- ‎Serunya Family Gathering Polres Rohul di Objek Wisata Sipogas
- Baksos, Polsek Cerenti Turun ke Masyarakat Bergotong Royong
- Sempena HKN, Pernakes Bengkalis Taja Jalan Santai dan Donor Darah di Duri
- Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
- Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber
- Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak
- Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan
- Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau
- Baznas Bengkalis Bantah Minta KTP untuk Bagikan Zakat
- Korwil Pendidikan Singingi, Kuansing Akui Tenaga Pendidik Masih Kurang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com