Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 21:42
40 LO Kampar Internasional Dragon Boat Festival 2019 Diberikan Pembekalan

Kamis, 20 Juni 2019 21:37
Ketua DPRD Bengkalis Ajak Seluruh Pihak Dukung Visi Misi Bupati

Kamis, 20 Juni 2019 21:35
Tiga Pansus DPRD Bengkalis Sampaikan Laporan

Kamis, 20 Juni 2019 21:30
Tingkatkan Keterampilan Disnaker Inhu Gelar Pelatihan Membatik

Kamis, 20 Juni 2019 19:07
Rabbani Suguhkan Program Wajib Belanja Rabbani 12 Tahun Bertabur Hadiah

Kamis, 20 Juni 2019 19:06
2021 Pulau Bengkalis Disuplai Setrum Listrik dari Bawah Laut

Kamis, 20 Juni 2019 17:58
Seribuan Undangan Hadiri Halal Bihalal Pemkab Bengkalis

Kamis, 20 Juni 2019 16:35
Bupati Kuansing Kerahkan Seluruh Anggotanya Bersihkan Pasar Modern

Kamis, 20 Juni 2019 16:26
HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Pelangiran Taja Bakti Sosial

Kamis, 20 Juni 2019 14:47
Pemprov Terus Lobi Pusat Agar DBH Riau Triwulan IV 2019 tak Tunda Salur

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Agustus 2018 19:59
Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun

Hakim Tipikor PN Pekanbaru nyatakan tiga tindak pidana korupsi pada kegiatan pembangunan jembatan Sungai Enok, Inhil bersalah. Masing-masing divonis 4,5 tahun dan 5,5 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU-Tiga terdakwa tindak pidana korupsi pada kegiatan pembangunan jembatan Sungai Enok, Indragiri Hilir (Inhil) yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,1 miliar. Divonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Ketiga terdakwa, Taufik, Direktur PT Ramadhan Raya, perusahaan pelaksana pekerjaan proyek pembangunan Jembatan Sungai Enok tahun 2013. Kemudian Herli Rani, Direktur PT Ramadhan Raya, pengerjaan proyek tahun 2014 (pekerjaan lanjutan) dan Mifta, selaku Konsultan Teknik yang sebelumnya dituntut jaksa, 5 tahun hingga 7 tahun penjara. Divonis hakim 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.

Amar Putusan majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, yang diketuai Bambang Myanto SH pada Senin (20/8/18) sore itu. Ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 jo Pasal 8 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi.

" Menghukum menjatuhkan terdakwa Taufiq dengan pidana penjara 5 tahun dan 6 bulan penjara. Denda Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan," ujar Bambang Myanto, didampingi hakim anggota Toni Irfan dan Suryadi.

Terdakwa Herli Rani dijatuhi hukuman dengan pidana penjara selama 4,5 tahun dan denda Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan. Selain itu, Herli Rani dikenakan hukuman membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp50 juta atau penjara selama 1 bulan.

Sementara terdakwa Mifta juga dijatuhi hukuman penjara selama 4,5 tahun dan denda Rp200 juta atau sibsider 3 bulan kurungan. Dan dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp134.200.000 subsider 2 bulan," jelas Bambang.

Atas vonis hukuman tersebut, terdakwa menyatakan pikir-pikir untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, apakah banding atau tidak. Hal sama juga dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Teguh Prayogi.

Seperti diketahui, Tindak Pidana Korupsi ini bermula tahun 2013 lalu. Saat pelaksanaan pembangunan Jembatan Sungai Enok, di Kecamatan Enok, Inhil.

Proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Inhil dengan dana APBD tahun 2013 yang dilaksanakan oleh PT Ramadhan Raya sebagai perusahaan penyedia barang atau jasa dengan nilai kontrak addendum pertama sebesar Rp.9.997.465.000 yang dilakukan oleh terdakwa Taufik. Selanjutnya, untuk pengerjaan lanjutan tahun 2014. direktur PT Ramadhan Raya dijabat oleh Herli Rani.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Jembatan Enok selama 4 tahun, 2011, 2012, 2013 dan 2014- dengan menggunakan anggaran APBD Inhil tersebut.Terdapat penyimpangan dalam pelaksanaannya, yang mana pekerjaan proyek tidak lagi sesuai bestek. Sehingga menimbulkan kerugian negara sekitar Rp2,1 miliar.***(har)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tingkatkan Keterampilan Disnaker Inhu Gelar Pelatihan Membatik
- 2021 Pulau Bengkalis Disuplai Setrum Listrik dari Bawah Laut
- Seribuan Undangan Hadiri Halal Bihalal Pemkab Bengkalis
- Bupati Kuansing Kerahkan Seluruh Anggotanya Bersihkan Pasar Modern
- HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Pelangiran Taja Bakti Sosial
- Tersandung Berbagai Kasus, Sejumlah Kades di Pelalawan Dibayang-Bayangi Penjara
- Bupati Kuansing Perintahkan Segera Tuntaskan Jalan Akses ke Pasar Modern
- HUT ke-73 Bhayangkara, Personil Polres Kuansing Gotong-royong Bersihkan Pasar
- Bupati Kuansing Ikut Melayur Jalur di Gunung Toar
- Speed Boat Milik Pemkab Pelalawan Dibiarkan Tenggelam di Kuala Kampar
- Terpilih Secara Aklamasi Erdiansyah Ketuai IKPTK Kuansing
- Sempena HUT Bhayangkara ke-73, Polsek Pangkalan Kuras Gelar Kegiatan Bhakti Sosial dan 'Fogging'
- 90 Persen‎ Guru PAUD di Rohul Masih Tamatan SMA, Pemkab Sudah Gandeng UPP
- DPPPA Pekanbaru Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Tugas Bersama
- Semarak HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Mandau Taja Berbagai Perlombaan Tingkat SD
- Digugat Mantan Dirut BUMD Pelalawan, Ini Jawaban Pemkab
- Jadwal Pacu Jalur untuk Setiap Rayon 2019
- Camat Gaung, Inhil Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-73
- Sekko Pekanbaru Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Rumbai Pesisir
- Satu Warga Meninggal Akibat Banjir, Pemko Pekanbaru Ucapkan Bela Sungkawa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com