Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 13 Nopember 2018 13:58
Terbukti Menurut Jaksa,
Tiga Terdakwa Korupsi Danau Buatan, Rohil Dituntut 5 Tahun Penjara


Selasa, 13 Nopember 2018 13:48
Tingkatkan PAD, Kejaksaan Kuansing Siap Bekerjasma dengan Bapenda

Selasa, 13 Nopember 2018 13:27
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Wakil Rakyat DPRD Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat


Selasa, 13 Nopember 2018 13:25
Operasi Zebra Siak Muara Takus 2018 di Bengkalis Usai, 1201 Tilang di Dominasi Roda Dua

Selasa, 13 Nopember 2018 13:02
Terlindas Bus PT ASP, Seorang Murid SD di Pelalawan Tewas Menggenaskan

Selasa, 13 Nopember 2018 13:00
Pemko Pekanbaru Stop Menerima ASN Pindahan

Selasa, 13 Nopember 2018 12:58
Baru Siap Dikerjakan, Proyek Jalan Hot Mix Senilai Rp2,4 Miliar di Duri Mulai Rusak

Selasa, 13 Nopember 2018 12:55
Tidak Hadir Ujian SKD, 265 Pelamar CPNS Pemko Pekanbaru Gugur

Selasa, 13 Nopember 2018 11:14
Ketua DPRD Kuansing Bantu Perbaikan Rumah Warga Rudak Akibat Banjir

Selasa, 13 Nopember 2018 10:58
BKKBN Provinsi Riau Gandeng Media Gelar Pertemuan Forum Kehumasan Program KKBPK

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 18:12
Pasien Tumor Rahang, RSUD Sudah Infokan Jadwal Operasi

RSUD Arifirn Achmad sudah menginfokan jadwal operasi. Bahkan sudah lakukan operasi pada pasien asal Inhu.

Riauterkini-PEKANBARU-RSUD Arifin Achmad membantah jika tidak pernah menginformasikan terkait jadwal operasi pasti kepada seorang pasien atas nama Riko Muriadi, asal Indragiri Hulu.  

Pemuda berusia 26 tahun tersebut didiagnosa amieloblastoma dextra. Berdasarkan keterangan yang tertulis di beberapa media, RSUD AA dituding tidak menginformasikan kepastian akan jadwal operasinya.

Berdasarkan data di RSUD AA, pasien atas nama Riko Muriadi telah menjalani Operasi dengan dr. Damo, SpBM. Pada 16 Desember 2008 masuk rawat inap, selajutnya 17 Desember 2008 dilakukan operasi, dan 23 Desember 2008 pasien diperbolehkan pulang. Pasien menggunakan pembayaran umum.

Kemudian pada 21 Maret 2017, pasien kembali datang ke RSUD AA untuk melakukan pemeriksaan menggunakan BPJS ke Poli THT yang ditangani dr. Asmawati, SpTHT.

Selanjutnya Poli THT berkonsultasi ke Poli Bedah Mulut, dengan dr. Masrial, SpBM. Kemudian dikonsul lagi ke Dokter Bedah Onkologi dengan dr. Elfadri, SpB Onk (K). Lalu pada 31 Maret 2017, pasien berobat ke Poli Bedah Onkologi dan dianjurkan pasien harus melakukan operasi.

Akhirnya pada 24 Oktober 2017, pihak RSUD AA kembali menghubungi pihak keluarga untuk meminta persetujuan rencana operasi yang akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2017.

Namun hingga saat ini, tidak ada jawaban dari pihak keluarga apakah setuju atau tidak untuk dilakukan operasi terhadap pasien.

Direktur RSUD AA, dr. H. Nuzelly Husnedi, MARS., menyebutkan, berdasarkan informasinya, yang bersangkutan masih ragu-ragu untuk melakukan tindakan operasi.

"Kalau pasien memang sudah siap untuk operasi, dan datang ke RSUD AA akan dicek kondisinya oleh tim medis kita. Atau juga diingatkan, dan saya dengar pasien juga sudah dihubungi," jelas Nuzeli.

Karena disebutkan Direktur, RSUD AA membuka komunikasi dua arah, tidak hanya pasien, pihak rumah sakit juga mengomunikasikan hal-hal yang dirasa perlu untuk diberitahukan, contohnya pada kasus ini.

Meski demikian, pihak RSUD AA tetap kembali mencoba menghubungi pasien yang bersangkutan. 

"Bukan untuk mencari perdebatan, menanyakan kembali kondisi pasien saat ini, jika memang sudah siap dioperasi, bisa datang," jelas Direktur. 

Sementara itu, Kepala Unit Pengaduan RSUD Zurahmi mengatakan, pihaknya telah mencoba menghubungi pasien dan keluarganya tapi nomor yang ada tidak aktif.

"Saya sudah telepon nomor kontak yang ada. Tapi tidak aktif. Saya sms semoga nanti bisa terhubung," ucapnya.

Beginilah isi sms ke pasien: disarankan datang ke poli bedah onkologi hari Jum'at, 14 September 2018 ketemu dengan dr Elfadri Sp B Onk (K), pungkas Zurahmi. * (H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tingkatkan PAD, Kejaksaan Kuansing Siap Bekerjasma dengan Bapenda
- Pemko Pekanbaru Stop Menerima ASN Pindahan
- Tidak Hadir Ujian SKD, 265 Pelamar CPNS Pemko Pekanbaru Gugur
- BKKBN Provinsi Riau Gandeng Media Gelar Pertemuan Forum Kehumasan Program KKBPK
- Tarik Menarik Tas Sama Pelaku Jambret, Pegawai PN Pekanbaru Tersungkur
- Jadikan Jembatan Sebagai Tempat Nongkrong, Polsek Pangean, Kuansing Gelar Patroli
- Tingkatkan PAD, Bapenda Minta Masukan dari Kejari Kuansing
- Permudah Layanan, RSUD Petala Bumi Luncurkan Aplikasi Simpati dan Sitaro
- Ambruk Diterjang Banjir, Ketua DPRD Kuansing Tinjau Rumah Sundari
- 2019, Pembayaran Tambahan Penghasilan ASN di Bengkalis 'Full Tank'
- Beri Dukungan Moril, Bupati Bengkalis Kunjungi Korban Kebakaran di Duri
- Peringati HKN Tahun 2018,
Pemkab Kampar Serahkan Penghargaan kepada Tenaga Medis Teladan

- Ketua DPRD: Rumah Layak Huni di Bengkalis Harus Tepat Sasaran, Adil dan Merata
- )Quick Respons, Bupati Bengkalis Sidak RSUD Mandau dan UPT Capilduk di Duri
- Lima Tahun Vakum, Peringatan HKN Kembali Digelar Pemko Pekanbaru
- HKN ke-54, 5 Tenaga Kesehatan Raih Penghargaan Pemkab Bengkalis
- Harumkan Nama Riau, Plt Gubri Beri Penghargaan Puskesmas Sungai Apit
- Ulang Tahun, Kapolres Rohul Dapat Kejutan
- Hari Pahlawan, Kapolres Rohul Ajak Selalu Hormati Jasa Pahlawan
- Ketua MKGR Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kuansing dan Inhu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com