Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 25 April 2019 00:46
Sirine Mampet, Kesiapan Panpel MTQ ke II Kecamatan Bathin Solapan Dipertanyakan

Rabu, 24 April 2019 22:24
Bupati Bengkalis Buka MTQ ke II Kecamatan Bathin Solapan

Rabu, 24 April 2019 19:58
Bekukan MPC PP Kuansing, MPW PP Riau Bentuk Caretaker

Rabu, 24 April 2019 19:54
Gubri Langsung ke Rumah Sakit, Kabag Kesra Kuansing Meninggal Mendadak Saat Ikuti Rakor

Rabu, 24 April 2019 19:00
Tindaklanjuti Surat KPU dan Kemenkes,
Dinkes Rohul Kerahkan Petuas untuk Pemeriksaan Kesehatan Petugas Pemilu 2019


Rabu, 24 April 2019 18:55
Grand Opening Hotel Prime Park Hadirkan Konser Judika

Rabu, 24 April 2019 17:20
Resepsi Pelepasan, 304 Lulusan SMKN 1 Rambah Diharapkan Langsung Bekerja

Rabu, 24 April 2019 17:16
RU II Dumai Hemat Biaya Operasi Hingga 40 Persen,
Pipa Transmisi Pertagas Duri-Dumai Resmi Alirkan Gas


Rabu, 24 April 2019 17:12
116 Siswa dan Siswi MAN 1 Rohul Kelas XII Resmi Dikembalikan ke Orang Tuanya

Rabu, 24 April 2019 15:31
2 Perusahaan Pemenang Lelang Paket Sembako Miliaran di Bengkalis Didesak Melapor

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 18:12
Pasien Tumor Rahang, RSUD Sudah Infokan Jadwal Operasi

RSUD Arifirn Achmad sudah menginfokan jadwal operasi. Bahkan sudah lakukan operasi pada pasien asal Inhu.

Riauterkini-PEKANBARU-RSUD Arifin Achmad membantah jika tidak pernah menginformasikan terkait jadwal operasi pasti kepada seorang pasien atas nama Riko Muriadi, asal Indragiri Hulu.  

Pemuda berusia 26 tahun tersebut didiagnosa amieloblastoma dextra. Berdasarkan keterangan yang tertulis di beberapa media, RSUD AA dituding tidak menginformasikan kepastian akan jadwal operasinya.

Berdasarkan data di RSUD AA, pasien atas nama Riko Muriadi telah menjalani Operasi dengan dr. Damo, SpBM. Pada 16 Desember 2008 masuk rawat inap, selajutnya 17 Desember 2008 dilakukan operasi, dan 23 Desember 2008 pasien diperbolehkan pulang. Pasien menggunakan pembayaran umum.

Kemudian pada 21 Maret 2017, pasien kembali datang ke RSUD AA untuk melakukan pemeriksaan menggunakan BPJS ke Poli THT yang ditangani dr. Asmawati, SpTHT.

Selanjutnya Poli THT berkonsultasi ke Poli Bedah Mulut, dengan dr. Masrial, SpBM. Kemudian dikonsul lagi ke Dokter Bedah Onkologi dengan dr. Elfadri, SpB Onk (K). Lalu pada 31 Maret 2017, pasien berobat ke Poli Bedah Onkologi dan dianjurkan pasien harus melakukan operasi.

Akhirnya pada 24 Oktober 2017, pihak RSUD AA kembali menghubungi pihak keluarga untuk meminta persetujuan rencana operasi yang akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2017.

Namun hingga saat ini, tidak ada jawaban dari pihak keluarga apakah setuju atau tidak untuk dilakukan operasi terhadap pasien.

Direktur RSUD AA, dr. H. Nuzelly Husnedi, MARS., menyebutkan, berdasarkan informasinya, yang bersangkutan masih ragu-ragu untuk melakukan tindakan operasi.

"Kalau pasien memang sudah siap untuk operasi, dan datang ke RSUD AA akan dicek kondisinya oleh tim medis kita. Atau juga diingatkan, dan saya dengar pasien juga sudah dihubungi," jelas Nuzeli.

Karena disebutkan Direktur, RSUD AA membuka komunikasi dua arah, tidak hanya pasien, pihak rumah sakit juga mengomunikasikan hal-hal yang dirasa perlu untuk diberitahukan, contohnya pada kasus ini.

Meski demikian, pihak RSUD AA tetap kembali mencoba menghubungi pasien yang bersangkutan. 

"Bukan untuk mencari perdebatan, menanyakan kembali kondisi pasien saat ini, jika memang sudah siap dioperasi, bisa datang," jelas Direktur. 

Sementara itu, Kepala Unit Pengaduan RSUD Zurahmi mengatakan, pihaknya telah mencoba menghubungi pasien dan keluarganya tapi nomor yang ada tidak aktif.

"Saya sudah telepon nomor kontak yang ada. Tapi tidak aktif. Saya sms semoga nanti bisa terhubung," ucapnya.

Beginilah isi sms ke pasien: disarankan datang ke poli bedah onkologi hari Jum'at, 14 September 2018 ketemu dengan dr Elfadri Sp B Onk (K), pungkas Zurahmi. * (H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sirine Mampet, Kesiapan Panpel MTQ ke II Kecamatan Bathin Solapan Dipertanyakan
- Bupati Bengkalis Buka MTQ ke II Kecamatan Bathin Solapan
- Bekukan MPC PP Kuansing, MPW PP Riau Bentuk Caretaker
- Gubri Langsung ke Rumah Sakit, Kabag Kesra Kuansing Meninggal Mendadak Saat Ikuti Rakor
- Wabup Inhil Aktif di Medsos, untuk Ketahui Permasalahan dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Sertifikat Diterima Gubri, Riau Resmi jadi Embarkasi Haji Antara
- 49 Pegawai Imigrasi Bengkalis Cek Kesehatan dan Tes Urine 
- Pasca Penetapan BRK Syariah, Dibentuk Tim Transisi Konvensional ke Syariah
- Dijadikan Lokasi Mesum Remaja, Pengamanan Kantor UPT Capilduk Mandau Harus Dibenahi
- Diwakili Sekda, Bupati Kampar Sampaikan LKPj Tahun 2018
- Pemkab Kampar Pemegang Saham Ketiga di Bank Riaukepri, Ini Kata Bupati Kampar pada RUPS
- Berasal dari Internal, OJK Serahkan Dua Nama Calon Direksi BRK ke Pemprov Riau
- Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa
- Kadis TPH Rohul Ajak Petani Sukseskan Upsus Pajale Sesuai Musim Tanam
- Ketua KPU dan Kapolres Bengkalis Kunjungi Keluarga Ketua KPPS Yang Meninggal Dunia
- Gubri Resmikan Kantor Layanan Teknis BSN Keempat
- HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah
- Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing
- Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
- Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com