Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 22:27
Target Menang, Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 19:08
Kecam PT Hasrat Tata Jaya, Mahasiswa UR Minta 3 Tuntutan Segera Direspon

Aksi ribuan mahasiswa UR di Kantor Gubri berakhir dengan penyampaian tiga tuntutan. Selain mengecam PT HTJ, Massa mendesak universitas dan Pemprov segera selesaikan sengketa lahan tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Sebelum mengakhiri aksinya di Kantor Gubernur Riau, mahasiswa Universitas Riau (Unri) keluarkan tiga tuntutan terkait tuntutan penyelesaian sengketa lahan kampus bersama PT Hasrat Tata Jaya (HTJ).

Dari ketiga poin tuntutan mahasiswa tersebut, pertama mengecam aksi premanisme PT HTJ atas tindakan penguasaan di atas lahan kampus dengan membawa orang tak dikenal atau bayaran.

"Pada hari Selasa 11 September PT Hasrat Tata Jaya mendatangi Unri dengan membawa kendaraan berat dengan tujuan menegaskan penguasaan lahan yang mereka klaim dari pengadilan sesuai dengan penetapan Pengadilan Negeri Pekanbaru nomor 26/Pdt/Eks-Pts/2011/PN.Pbr.jo.Nomor: 75/Pdt.G/2007/PN.Pbr 12 Maret 2018. Mereka juga membawa orang tak dikenal memasuki wilayah sengketa," kata Presiden Unri Randi Andyana," Kamis (13/9/18).

Kedua, mahasiswa meminta dalam proses penyelesaian lahan sengketa, menilai Pemprov Riau dan Unri tak maksimal menyelesaikan kasus lahan di Unri. Sedangkan ketiga, menuntut kepada Pemprov Riau, dan Unri segera melakukan langkah cepat dengan ketentuan hukum yang berlaku demi kemaslahatan baik kampus mau pun mahasiswa sendiri.

Disisi lain, mahasiswa menyatakan jika persoalan sengketa lahan antara Unri dan PT HTJ ini tak segera direspon akan ada persoalan yang lebih besar dikemudian hari. Apalagi polemik sengketa lahan di Unri ini sudah sejak 2005, atau sudah 13 tahun lamanya.

Dimana luas lahan disengketakan seluas 18 hektar tersebut terdiri dari dua sertifikat. Yakni sertifikat Pemprov Riau dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional.

Ada pun diatas sengketa tersebut berdiri sarana prasarana mahasiswa Unri. Baik bangunan setengah jadi serta yang telah diresmikan. Diantaranya gedung grand gasing, yang sempat akan direncanakan dijadikan tempat menampung wisuda. Kemudian gedung fakultas hukum, serta eco udu park.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru
- Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka
- TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat
- Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing
- Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis
- Sepanjang 2019, 497,71 Hektare Lahan di Riau Terbakar
- Bosan Berkonflik dengan Rekan Seprofesi,
Nelayan Panipahan Siap Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

- Sempena HPN ke-73, Kapolres Rohul Makan Bareng Wartawan dan Pesankan Ini
- Mantan Pejabat Pemprov Resmi Jabat Karo Perencanaan dan Ortal di Kemenko Polhukam
- Dukung Gerakan Magrib Mengaji,
Masyarakat Desa Bukit Gajah Ukui Gelar Pelatihan Brantas Buta Huruf Baca Alqur'an

- Rindu Pemimpinnya,
Masyarakat Pintu Gobang Kari Undang Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Melayur Jalur

- Pusat Setujui 25 Ribu Blangko KTP El untuk Bengkalis
- Besok, Mantan Kasatpol PP Riau Dilantik Jadi Karo di Kemenko Polhukam Bersama Empat Jenderal
- Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Fly Over, Wan Thamrin Puji Mantan Gubri Atas Komitmennya
- Bawaslu dan KPU Riau Periksa Logistik Pemilu 2019 di Bengkalis
- Diselimuti Kabut Asap, Udara di Kota Dumai Tidak Sehat
- Sebelas Profesor Nyatakan Jembatan Siak IV Sudah Layak Dilalui
- Bhabinsa Koramil 02/KT Goro Bersama Bangun Masjid Nurul Iman Kuantan Tengah
- Tewas Tertimpa Pintu Pagar Rumdis,
Bupati Bengkalis Ucapkan Bela Sungkawa ke Keluarga Anggota Satpol PP

- Diresmikan Gubri, Inilah Profil Jembatan Siak IV dan Dua Jalan Layang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com