Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 16:07
Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil


Ahad, 23 September 2018 16:04
..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan

Ahad, 23 September 2018 15:16
Usai Terima SK, Tim Prabowo-Sandi Siapkan 5 Langkah Pemenangan di Riau

Ahad, 23 September 2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti


Ahad, 23 September 2018 14:09
Plt Gubri: Mutasi, Why Not Jika Diperlukan

Ahad, 23 September 2018 13:59
Diikuti 411 Peserta, Bupati Buka MTQ ke-43 Kabupaten Bengkalis

Ahad, 23 September 2018 13:57
Atlet Nasional Asal Kuansing Akan Dampingi Panglima Mengitari Sabang-Merauke

Ahad, 23 September 2018 13:53
Ribuan Warga Tionghoa Ramaikan Gelaran Festival Kue Bulan di Pekanbaru

Ahad, 23 September 2018 10:54
Deklarasi Kampanye Damai, Plt Gubri Ajak Hindari Politik Uang dan Sara

Ahad, 23 September 2018 10:30
Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 20:05
Tuntut Penanganan Dua Kasus Tipikor di Rohil, Ganri Gelar Aksi di Mapolda Riau

Ganri berunjuk rasa di depan Mapolda Riau. Aksi ini merupakan bentuk tuntutan dan mempertanyakan kepada Polda Riau terkait dua kasus Tipikor di wilayah Rokan Hilir.

Riauterkini - PEKANBARU - Dijaga puluhan aparat, puluhan massa yang menamakan diri Ganri gelar unjuk rasa di Mapolda Riau. Dalam orasinya massa menanyakan serta menuntut dua kasus korupsi di Rohil yang sudah dilaporkan ke Kejari Rohil tahun 2016 lalu.

Muttaqin Nasri selaku Koordinator Aksi menjelaskan dua kasus yang dituntut penyelesaiannya dalam aksi ini yakni tindak pidana korupsi dana desa dan dana pengadaan sapi. "Dua kasus ini sebelumnya telah dilaporkan ke Kejari Rohul dua tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasannya," katanya.

Dengan demikian, Muttaqin meminta Polda Riau turut andil dalam menyelesaikan masalah ini.

Dikatakannya, untuk kasus Dana Desa sebelumnya sudah ada kesepakatan peminjaman antara kepala desa dengan Zulyadaini selaku Ketua Masjid Islamic Center Rohul. Peminjaman uang dana desa itu, dengan alasan untuk kepentingan masjid terbesar di Rohul tersebut. "Peminjaman itu disetujui oleh Kepala Bappeda Rohul, Nipzar," tegasnya.

Menurutnya, peminjaman dana desa tersebut sudah menyalahi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, dan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang dana desa yang bersumber dari APBN.

"Dalam aturan itu, dana dari kas desa tidak boleh dipinjamkan atau digunakan untuk keperiluan pribadi atau golongan. Dimana dalam surat yang kami terima, adanya peminjaman oleh Zulyadaini dari sejumlah kepala desa untuk kepentingan Masjid Agung Islamic Center," terangnya.

Sementara, untuk pengadaan sapi hingga saat ini belum juga ada reakisasinya. Sedangkan dana anggarannya sudah dialokasikan. "Selama ini, kami tidak mengetahui di mana sapi tersebut. Sapi-sapi ini hanya untuk orang yang berkepentingan," tuturnya.

Lanjutnya, ada tiga pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini. Diantaranya yakni tiga pejabat yang ada di Dinas Peternakan Rohul, yaitu Marjoko, Muncar, dan Yusuf. Dimana pengadaan sapi ini dicanangkan pada 2014 lalu dengan mencapai Rp6,09 miliar. "Bantuan ternak ini yang bersumber dari dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Rohul. Tapi realisasinya tidak jelas. Negara sudah dirugikan miliaran rupiah," paparnya. Untuk itu, kami akan kawal terus bahkan jika tidak ada juga penindaklanjutan kasus ini, kami akan datang dengan massa yang lebih banyak lagi," singkatnya.***(rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Diikuti 411 Peserta, Bupati Buka MTQ ke-43 Kabupaten Bengkalis
- Atlet Nasional Asal Kuansing Akan Dampingi Panglima Mengitari Sabang-Merauke
- Ribuan Warga Tionghoa Ramaikan Gelaran Festival Kue Bulan di Pekanbaru
- Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang
- Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak
- Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron
- Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
- Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai

- Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi

- Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com