Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 19 Juni 2019 13:44
Seorang Warga Temukan Belasan Bungkus Diduga Sabu dan Pil Ekstasi di Pinggir Jalan Batang Duku, Bengkalis

Rabu, 19 Juni 2019 13:40
Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 19 Juni 2019 12:59
Sempena HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Tanam Pohon Ekonomis

Rabu, 19 Juni 2019 12:53
Satreskrim Polres Pelalawan Serahkan Tersangka Ketua PPK ke Jaksa

Rabu, 19 Juni 2019 12:51
Terjerat OTT, Dua Pegawai BPN Siak Dituntut Hukuman 14 Bulan Penjara

Rabu, 19 Juni 2019 12:02
Indro dan Rahman, Dua Gajah Terlatih Bertugas Tarik Simpati Kawanannya di TNTN

Rabu, 19 Juni 2019 11:52
Perusahaan Migas Thailand Gelar Seminar dan Workshop di Pekanbaru

Rabu, 19 Juni 2019 11:01
Dibuka Perdana, Beasiswa 3T Kurang Diminati Tamatan SMA di Bengkalis

Rabu, 19 Juni 2019 10:56
Jadwal Pacu Jalur untuk Setiap Rayon 2019

Rabu, 19 Juni 2019 10:11
F-PDI Perjuangan Kritisi Pejabat Pelalawan Ogah Tinggal di Rumdis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 20:48
Rektor UIR Tanggapi Hinaan Akun Facebook Eka Octavyani

Rektor UIR akhirnya mengambil sikap terhadap dugaan penghinaan pemilik akun facebook bernama Eka Octavyani. Rektor intruksikan fakultas terkait untuk menelaah pemilik akun tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Wanita pemilik akun Facebook bernama Eka Octavyani, lontarkan ujaran kebencian dengan menyebut bahasa tidak pantas saat menanggapi aksi mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) beberapa waktu lalu.

Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi pun bereaksi dengan menugaskan Badan Hukum dan Etika UIR bersama dengan Prodi Teknolohi Informatika utk mempelajari kedudukan akun atas nama Eka Octavyani, dan akun-akun lain di media sosial yang menyebarkan ujaran kebencian dan melakukan penghinaan terhadap Universitas Islam Riau pasca berlangsungnya demonstrasi mahasiswa UIR.

Berikut pernyataan Rektor UIR yang diterima Riauterkini.com.

Pertama, Rektor UIR, akan segera menugaskan Badan Hukum dan Etika UIR bersama dengan Prodi Teknolohi Informatika utk mempelajari kedudukan akun atas nama Eka Octavyani, dan akun-akun lain di media sosial yang menyebarkan ujaran kebencian dan melakukan penghinaan terhadap Universitas Islam Riau pasca berlangsungnya demonstrasi mahasiswa UIR.

Kedua, Rektor juga akan menugaskan Fakultas Hukum UIR untuk menelaah dan menganalisis materi dari status atas nama Eka Octavyani, apakah memenuhi unsur2 delik pidana seperti dimaksudkan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan UU ITE. Juga memonitor serta melakukan pengawasan terhadap akun-akun lain di media sosial ya g sifatnya memcemarkan nama baik Universitas Islam Riau.

Ketiga, penugasan kepada Prodi TI dan Fakultas Hukum dilakukan untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil oleh Pimpinan UIR dalam pemulihan nama baik lembaga, serta menempatkan hukum sebagai pilihan terbaik dalam menindak lanjuti respon negatif oknum-oknum tertentu terhadap UIR.

Keempat Rektor UIR menyampaikan ucapan terima kasih kepada alumni, dosen, mahasiswa serta masyarakat yang bersimpati kepada Universitas Islam Riau dalam merespon akun-akun media sosial. Rektor sekaligus menghimbau Civitas Akademika UIR agar tidak emosional, atau tidak terpancing dengan status-status akun media sosial yang dipublikasikan pihak-pihak tertentu di tahun politik ini. Mari selalu kita kedepankan sikap santun dalam berbahasa, bijak dalam berkata sebagaimana diamanahkan oleh para pendiri UIR. Di tahun politik ini semua potensi dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu dalam memecah belah persatuan kita di Universitas Islam Riau sebagai universitas unggul dan terkemuka.

Disisi lain, Ketua Umum dewan pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (IKA-FH UIR), Aziun Asyhaari dan beberapa orang tim serta mahasiswa, juga langsung bereaksi dengan membuat laporan pengaduan ke Ditreskrimsus Polda Riau, pada Kamis (13/9/18) sore.

Menurut Aziun, postingan tersebut sudah mengarah pada rasa kebencian dan permusuhan, terutama bagi UIR, alumni UIR dan mahasiswanya. Pihaknya pun meminta agar kepolisian, dapat dengan cepat memproses kasus ini. Hal tersebut diyakini sebagai efek jera, di mana kasusnya harus sampai ke meja pengadilan.

"Kita membuat laporan si pemilik akun atas dugaan pidana ITE, Pasal 28 ayat 2, menyebarluaskan informasi tujuan permusuhan dan rasa kebencian terhadap golongan, individu yang berbentuk SARA," papar Aziun.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jadwal Pacu Jalur untuk Setiap Rayon 2019
- Camat Gaung, Inhil Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-73
- Sekko Pekanbaru Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Rumbai Pesisir
- Satu Warga Meninggal Akibat Banjir, Pemko Pekanbaru Ucapkan Bela Sungkawa
- Polsek Pangean Berikan Bantuan Sempena HUT ke-73 Bhayangkara
- Pansus Pembentukan PDAM Bengkalis Finalkan Draft Perda Bersama PD
- Sempena HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Mandau Berbagi dengan Sesama
- Pelayanan RSUD Bangkinang Memprihatinkan, Sekdakab Gelar Sidak
- Pemkab dan Kemenag Kuansing Gelar Manasik Haji bagi Para JCH
- Tak Terima Dipecat Mendadak, Mantan Dirut BUMD Tuah Sekata Gugat Pemda Pelalawan
- Sudah Jatuh Korban Jiwa, Harus Ada Jalan Alternatif Delima ke Soekarno-Hatta Saat Banjir
- Syahril, Caleg Terpilih PKS untuk DPRD Pekanbaru Meninggal
- 24 Pemenang LKJ PWI Riau- KLHK Kantongi Hadiah Rp115 Juta
- Bupati "Tegur" Dishub Bengkalis, Penyeberangan Air Putih-Pakning Dikeluhkan Masyarakat
- Pertamina RU II Dumai Produksi Green Diesel Berkualitas
- Ini Persyaratan Lengkapnya,
Pendaftaran Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Dibuka 18 Juni 2019

- Per-2018, Riau Miliki 24 Desa Wisata
- Lomba Menyolak Kelapa, Perlombaan Unik di Perayaan Milad ke-54 Inhil
- Anggaran Diperkirakan Defisit Rp100 Miliar, Sekda Rohul Pesankan Ini ke Seluruh OPD
- Halal Bi Halal dan Temu Ramah,
Bupati Sukiman Minta Anggota IKAPTK Rohul tidak Langgar Aturan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com