Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 07:05
Gandeng Sejumlah Komunitas, Sahabat Sungai Pekanbaru Kompak Bersihkan Sungai

Senin, 22 April 2019 06:58
Bupati Inhil Hadiri Kegiatan IKGTKI PGRI Peringati Hari Kartini 

Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 September 2018 17:29
Tuntut Pemerintah Tekan impor,
Ratusan Mahasiswa IMM Cabang Kota Pekanbaru Gelar Aksi di DPRD Riau


Ratusan mahasiswa IMM Cabang Pekanbaru menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Riau. Mereka menuntut Pemerintah antara lain untuk menekan impor dan menstabilkan nilai tukar rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU- Ratusan mahasiswa dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Pekanbaru gelar aksi di DPRD Riau.

Massa membawa spanduk bertuliskan "Dollar Naik Jokowi Turun" dan beberapa spanduk bertuliskan kekecewaan terhadap pemerintah lainnya.

"Kita aksi damai. Kita telah membuat pernyataan sikap terhadap pemerintah saat ini," kata Jarkasi Husein, Korlap Aksi saat menyampaikan orasinya, Jumat (14/09/18).

Ia pun menyampaikan tiga tuntutannya. Diantaranya, Meminta pemerintah pusat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, Meminta pemerintah pusat untuk tidak mengekang demokrasi.

"Kita juga menuntut pemerintah untuk menekan impor dan meningkatkan SDA dan SDM dalam negeri," ujarnya sembari menyatakan bahwa jumlah massa demo kali ini sekitar 200 orang.

Kemudian ia mengatakan, jika dirinya membawa petisi untuk ditandatangani anggota DPRD Riau. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada satu orang pun anggota dewan yang menghampiri.

"Kami akan tunggu perwakilan anggota dewan menemui kami," tegasnya. ***(ary)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah
- Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing
- Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
- Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri
- Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar
- Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya
- Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan
- 102 Operator‎, Mekanik dan Sopir di Dinas PUPR Rohul Lulus Uji Kompetensi Alat Berat
- Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun
- BPKAD Pakanbaru : Honor Imam Mesjid Paripurna Sudah Cair
- Hingga Maret, Serapan APBD Kampar Alami Deviasi 7,59 Persen
- Kampar Dapat Hibah Kapal dari Kementerian Perhubungan RI
- PSF Korwil Rohul Chapter Riau Kopdar Bulanan dan Bakti Sosial di Desa Bangun Jaya
- Badan Arkeologi Sumut Tertarik Teliti Peninggalan dan Bukti Sejarah di Rohul
- Hasil Cek Lapangan, PUPR Riau Pastikan Jembatan Siak III Aman dari Maling
- Pondok Tahfidz Nurul Quran Mulai Dibangun di Pelalawan
- Pimpin Apel Siaga, Bupati Kuansing Ajak Sukseskan Pemilu 2019
- Kunker ke Rohil, Kehadiran Gubri Diyakini Berdampak Posisitf untuk Rohil
- Bupati Mursini Layur Jalur Desa Sampurago Hulu Kuantan
- Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com