Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti


Ahad, 23 September 2018 14:09
Plt Gubri: Mutasi, Why Not Jika Diperlukan

Ahad, 23 September 2018 13:59
Diikuti 411 Peserta, Bupati Buka MTQ ke-43 Kabupaten Bengkalis

Ahad, 23 September 2018 13:57
Atlet Nasional Asal Kuansing Akan Dampingi Panglima Mengitari Sabang-Merauke

Ahad, 23 September 2018 13:53
Ribuan Warga Tionghoa Ramaikan Gelaran Festival Kue Bulan di Pekanbaru

Ahad, 23 September 2018 10:54
Deklarasi Kampanye Damai, Plt Gubri Ajak Hindari Politik Uang dan Sara

Ahad, 23 September 2018 10:30
Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang

Ahad, 23 September 2018 10:19
Dilepas Bupati dan Kapolres, Peserta Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 Semangat Trabas Hutan

Ahad, 23 September 2018 09:27
KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilu 2019

Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 September 2018 23:33
PAD Terbesar dari JPU, Kuansing Diharapkan Bisa Mencontoh Siak

Kabupaten Siak dinilai berhasil dalam menerapkan pola JPU untuk meningkatkan PAD. Kabupaten Kuansing ingin menggunakan sistem yang digunakan Negeri Istana.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tim PJU Kuansing Beni Miprasadi menyebutkan PAD terbesar Kabupaten Siak berasal dari PJU. Untuk itu ia mengharapkan Kuansing juga dapat mengikuti langkah tersebut.

"Siak terbilang berhasil menerapkan pola PJU meterisasi, sehingga penyumbang PAD terbesarnya bersumber dari situ. Ini dikatakan PLN Cabang Rengat saat kami rapat bersama belum lama ini di Inhu," ujar Beni, Jum'at (14/9/2018) malam via telepon kepada Riauterkini.com.

Menurut Beni, jika hal yang sama dilakukan Pemkab Kuansing, juga tidak mungkin PAD terbesar dapat disumbangkan melalui PJU.

Namun, polanya kata Beni mesti dirubah, karena saat ini Kuansing, masih menggunakan pola PJU menyebar dan bukan sistim meterisasi terukur.

Sehingga kata dia, sistim menyebar ini sangat merugikan daerah, sebab jika lampu tidak hidup Pemkab tetap membayar biaya pemakaian perbulannya ke PLN.

Sedangkan pola meterisasi terukur, menurutnya, sangat efektif, karena pembayaran perbulan dihitung berdasarkan pemakaian dan itu bisa terpantau dari meteran.

"Kalau kita sekarang kan tidak, hidup mati lampu penerangan jalan ini, Pemkab tetap membayar perbulan ke PLN," sebutnya.

Pola ini, kata Beni sudah lama diterapkan Kabupaten Siak, sehingga mereka sudah berhasil menjadikan PJU ini sebagai PAD terbesar melalui pajak yang dibayarkan PLN.*** (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Diikuti 411 Peserta, Bupati Buka MTQ ke-43 Kabupaten Bengkalis
- Atlet Nasional Asal Kuansing Akan Dampingi Panglima Mengitari Sabang-Merauke
- Ribuan Warga Tionghoa Ramaikan Gelaran Festival Kue Bulan di Pekanbaru
- Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang
- Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak
- Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron
- Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
- Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai

- Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi

- Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com