Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Oktober 2018 20:51
KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Sabtu, 20 Oktober 2018 20:07
Organic Center Sulap Jajanan Favorit Jadi Sehat

Sabtu, 20 Oktober 2018 17:02
Manjakan Kaula Muda, AXIS Pop-Up Station Hadir di Pekanbaru

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:48
Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:33
Warga Siak Kecil,Bengkalis Kembali Dihebohkan Bayi Dibuang

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:02
Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella


Sabtu, 20 Oktober 2018 14:31
Rumah Zakat Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2018 Kategori Business Particioner

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:56
PT RAPP Adakan Pelatihan Budidaya Nanas bagi 43 Petani Pulau Padang

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:44
Ditinggal Pergi ke Pekanbaru, Rumah Warga Pucuk Rantau Kuansing Dilalap Api

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:38
Pretel-pretel, Ornamen Gerbang Main Stadium Bahayakan Pemotor

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Warga Tionghoa di Kota Pekanbarubesok bakal merayakan Festival Kue Bulan. (Zhong Qiu) yang juga festival Pertengahan Musim Gugur di Kampung Tionghoa Melayu jalan Karet Pekanbaru.

Riauterkini - PEKANBARU - Gelaran Festival kembali direncanakan akan digelar di Pekanbaru. Sedikitnya akan hadir 3000 warga Tionghoa dalam gelaran yang dimulai dengan pawai lampion dan mobil hias mulai pukul 17.00 WIB besok.

Ketua Panitia Festival Kue Bulan 2018, Mariyana mengatakan, Festival Kue Bulan merupakan salah satu perayaan penting dalam tradisi Tionghoa di seluruh dunia. Tentu festival ini juga dapat dijadikan ikon kota Pekanbaru di bidang pariwisata.

"Kami sudah siapkan acara ini sejak tiga bulan lalu dengan melibatkan organisasi keagamaan dan Tionghoa di Pekanbaru. Dimana kita juga hias Kampung Tionghoa ini dengan ratusan lampion disepanjang jalan," katanya.

Pemasangan lampion ini, tambah Mariyana sebagai simbol bulat dari bulan. Lampion merah maupun kue bulan bermakna keutuhan atau reuni keluarga yang penuh sukacita dan bahagia.

"Ini juga merupakan momen dalam rangka mensyukuri karunia tuhan dan penghormatan kepada alam semesta," terangnya.

Dikatakannya, selain 3000 warga Tionghoa, diperkirakan akan hadir sekitar 10 ribu pengunjung di beragam acara yang diagendakan. Seperti lomba fotografi untuk umum, lomba lampion dan makan kue bulan bersama. Terdapat juga berbagai kesenian yang akan menghibur pengunjung.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Peng Suyoto mengatakan, perayaan untuk melestarikan budaya Tionghoa dan festival kue bulan terbuka untuk umum.

"Kami turut mengundang Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru berbagai organisasi lainnya yang ada di Pekanbaru. Hadir juga Pecinta Sastra Tionghoa Indonesia. Kami berharap Festival Kue Bulan dapat menjadi agenda wisata yang dapat mendatangkan wisatawan," Jelasnya.

Perayaan pertengahan Musim Gugur atau Zhong Qiu Jie (Tiong Ciu dalam dialek Hokkian) merupakan salah satu perayaan penting dalam tradisi warga Tionghoa di seluruh dunia sejak ribuan tahun lalu. Dengan makanan khasnya yang disebut Kue Bulan (Moon Cake) yang umumnya berbentuk bulat dengan berbagai cita rasa.***(rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
- Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu
- Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella

- Tomas dan Anggota DPRD Kuansing Asal Pangean Sunat Gratis 40 Bocah
- Sabtu, Masyarakat Duri Tetap Bisa Urus TNBK
- Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota
- Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga
- Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS

- Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

- BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II
- Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum
- Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi
- FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu
- Bantuan APBN 2018, BPCB Sumbar Perbaiki Makan Raja-raja Rambah Tahun ini
- Bupati Kampar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Palu, Sigi dan Donggala
- Proyek Pembangunan Lapangan Parkir RSUD Mandau Diduga Salahi Bestek
- KPID Riau Sosialisasikan Keluarga Cinta Siaran Indonesia di Dumai
- Dipimpin L Saadilah Octeza, Pengurus IPMK Pekanbaru Dikantik
- Tiga Kali Diperingatkan, PT.Alam Sari Lestari di Inhu Tetap Tak Bangun KKPA
- Proyek Preservasi Jalan Nasional di Inhil Segera Dilelang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com