Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Dua ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia berkunjung ke Riau Komplek milik PT RAPP. Kali ini belajar tentang arti persatuan dan kesatuan.

Riauterkinik-PANGKALAN KERINCI- Sebanyak 260 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi Indonesia seperti Universitas Riau, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sumatera Utara, Universitas Brawijaya, Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK), Institut Pertanian Stiper (Instiper) dan lainnya mengunjungi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pangkalan Kerinci, Pelalawan dalam rangka Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2018 tanggal 21 hingga 24 September 2018.

Para Scholars, sebutan untuk penerima beasiswa Tanoto Foundation (TF) disambut oleh Direktur RAPP, Mhd Ali Shabri. Ia mengatakan saat berada di RAPP, para scholars dapat belajar berbagai hal. Selain belajar mengenai industri, mereka juga dapat belajar bagaimana persatuan dan kebersamaan tetap ada di Riau Komplek RAPP.

"Di sini (Riau Komplek RAPP-red) ada berbagai macam suku bangsa. Saat ini ada 13 paguyuban yang ada. Sejak tahun 1993, Alhamdulillah sampai sekarang keharmonisan tetap terjaga. Di sini berbeda namun tetap satu. Para Scholars juga bisa belajar bagaimana menjadi pemimpin dari berbagai pemateri untuk meningkatkan soft skills," tutur Ali.

Salah satu penerima beasiswa TF yang berasal dari Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) Bandung, Nazri mengaku sangat senang mendapatkan kesempatan ini. Sebab, apa yang ditaja TF bukan untuk main-main.

CEO Global Tanoto Foundation, Satrijo Tanudjojo mengatakan kegiatan ini rutin diadakan oleh TF untuk membangun jejaring antar scholars. Selain itu, mereka juga akan dibekali soft skills.

"Tujuan dilaksanakan TSG ini adalah kita ingin memperkuat nilai-nilai yang unggul yang sekaligus menjadi tema besar dalam kegiatan ini, yakni Learn dan Lead. Learn (belajar-red) tidak boleh berhenti dan lead (memimipin-red) harus mulai dilakukan baik itu memimpin diri sendiri, memimpin keluarga, serta memimpin lingkungan dan masyarakat. TSG ini juga kita lakukan agar mereka lebih mengenal Tanoto Foundation serta Mitra TF seperti APRIL dan Asian Agri, dimana para peserta dapat belajar dari dua perusahaan yang telah berkembang menjadi perusahaan kelas dunia ini," tutur Satrijo.

Satrijo menjelaskan TF berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan. Sebab, meningkatkan pendidikan akan mempercepat kesetaraan peluang setiap orang. Setiap orang bisa mengembangkan potensinya dan kehidupan sekeliling lebih baik.

"TF sendiri punya program beasiswa Teladan. Teladan adalah inisiatif TF dalam bentuk program pengembangan kepemimpinan untuk melahirkan generasi muda Indonesia sebagai pemimpin masa depan yang bertanggung jawab. Dalam program ini, TF memberikan berbagai pelatihan kepemimpinan dan beasiswa kepada peserta program.

Target program adalah membentuk pemimpin yang secara terus-menerus memberi dampak positif bagi komunitas di mana mereka tinggal dan bekerja," tutup Satrijo.***(rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan
- Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis
- Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden
- Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat
- Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur
- Korban Banjir Berharap Perhatian, Pemkab Kuansing Sebut tak Miliki Stok Bantuan
- Ini Identitas Cewek yang Tewas Dilindas Tronton CPO di Siak
- Tes SKB Diikuti 524 Pelamar CPNS Pemkab Rohul Digelar 9 Desember 2018
- Riau Juara Umum Masak Ikan Tingkat Nasional
- Sempat 5 Bulan Gaji Tunda Bayar, Dinkes Bengkalis Bayar Gaji 68 Bidan
- Ditaja Emak-emak, Gerakan Berbagi Jum'at Berkah Disambut Antusias Warga Duri
- BAZNas Bengkalis akan Khitan 100 Anak dan Salurkan Zakat kepada 102 Mustahik
- Imigrasi Bengkalis Jamin Permudah Pengurusan Paspor Bagi JCH
- Harga Sawit Anjlok, Petani Minta Pemda Carikan Solusi
- RPJMD Riau Hanya 12 Persen Sesuai dengan Target SDGs
- Dahsyat, Tiap Pekan 10 Pasutri di Duri, Bengkalis Adukan Masalahnya ke KUA
- Abdikan Diri ke Masyarakat,
Calon Apoteker Bengkalis Kenalkan Diabetes dan Hipertensi di Kalideres

- BI Riau Gelar Workshop UMKM Industri Tenun
- 39 Undangan Pelantikan Gubri Definitif Jumat Mulai Disebar
- Koperasi Meskom Sejati Bengkalis Bantah Tidak Transparan Bagi Hasil Lahan Plasma


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com