Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Selasa, 19 Pebruari 2019 16:42
H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 23 September 2018 21:54
Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor

Penolakan acara Gebyar Bersholawat dan Tablig Akbar yang dilaksanakan GP Ansor terjadi di Bengkalis. Ratusan massa menghadang dan merusak mobil rombongan.

Riauterkini-BENGKALIS- Dipicu menolak kehadiran Gerakan Pemuda (GP) Ansor Riau di Pulau Bengkalis, ratusan warga masyarakat di daerah ini hadang kendaraan yang membawa pengurus organisasi untuk menggelar kegiatan Gebyar Bersholawat dan Tablig Akbar di Desa Mentayan Kecamatan Bantan, Bengkalis, Ahad (23/9/18) malam ini.

Dalam kendaraan roda empat warna putih berisi Ketua GP Ansor Riau, Purwaji dan rombongan dihalangi ketika keluar dari dermaga Roro Air Putih Bengkalis, sekitar pukul sekitar 16.20 WIB.

Memperoleh kawalan kepolisian, GP Ansor berhasil keluar dari area pelabuhan dan kembali memperoleh penghadangan dari massa di jalan sebelah Kantor LAMR Kabupaten Bengkalis beberapa ratus meter dari pelabuhan Roro.

Situasi memanas antara massa dan rombongan GP Ansor dipicu tertabraknya salah satu massa. Satu unit mobil rombongan organisasi kemasyarakatan afiliasi Nahdhatul Ulama (NU)  dirusak. Kondisi kembali diredam pihak kepolisian, rombongan dan seorang massa tertabrak langsung diamankan ke Polres Bengkalis.

"Sebenarnya kondisi dibarisan Ansor ini penuh dengan pro dan kontra. Penolakan merupakan aspirasi dan bentuk protes penolakan terhadap ulama UAS. Akan kita awasi kegiatan mereka di Bengkalis agar tidak melenceng seperti yang telah disepakati," ujar Uli salah seorang warga.

Purwaji Minta Maaf

Ketua GP Ansor Riau, Purwaji menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengklarifikasi isu-isu miring yang beredar.

Ia menegaskan, kehadiran pihaknya di Bengkalis tidak dalam kapasitas seperti yang disangkakan. Dia mempersilahkan kegiatan di Bantan itu dikawal semua pihak. Malahan, Purwaji menerangkan, ia membawa galangan dana untuk pembangunan salah satu pesantren di Bengkalis.

Selanjutnya, Purwaji menyampaikan permohonan maaf terhadap kejadian-kejadian yang mengakibat terhentinya pengajian Ustaz Abdul Somad.

"Walaupun saya tidak ada kaitannya, tetapi sebagai tanggung jawab moril saya sebagai Ketua GP Ansor Provinsi Riau yang hidup lahir dan mati disini, saya menyampaikan permohonan maaf kepada Ustaz Abdul Somad," ungkapnya.
Kepolisian Polres Bengkalis berhasil memediasi sekelompok masyarakat dengan GP Ansor. Waka Polres Kompol Ade Zamrah memimpin mediasi itu.

Menurut Kompol Zamrah, kegiatan di Kecamatan Bantan bersama GP Ansor tetap berjalan. Sekelompok masyarakat meminta kegiatan itu tidak melenceng dari budaya dan ajaran Islam sesungguhnya.

Guna memastikan hal tersebut, kata Ade, polisi berkewajiban mengawasi. "Kita berkewajiban mengawasi acara itu agar sesuai dengan kaedah dan tidak bersifat ajaran baru," katanya.

Hingga malam ini, seratusan massa berkumpul di depan Polres Bengkalis meminta GP Ansor tinggalkan Pulau Bengkalis. Rombongan massa GP Ansor masih diamankan di Polres Bengkalis pasca penghadangan petang tadi.

Massa bertahan dan berencana menggiring rombongan GP Ansor ke pelabuhan penyeberangan.*(dik)

Foto : Massa hadang dan rusak mobil rombongan GP Ansor

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur
- Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja
- Dilarang Liput Dugaan Pencemaran Limbah di PKS PT MAN, Ini Reaksi PWI Rohul
- TNI Berikan Pelatihan Teknik Dasar Beladiri kepada Aggota BNNK Kuansing
- Demi Kesembuhan Ani Yudhoyono,
DPD Demokrat Riau Instruksikan DPC Gelar Doa Bersama

- Antisipasi DBD, TNI Bersama UPTD Kesehatan Kuantan Hilir Lakukan Fogging
- Besok Gubri Terpilih Dilantik, Wan Thamrin Minta PNS Tidak Kasak-kusuk
-
- Jaringan Pulih, Pelayanan Pembuatan KTP El di Kuansing Pulih
- SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati
- Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK
- Buka Musrenbang Kecamatan Inuman,
Bupati Kuansing: Jangan Hanya Pembangunan Fisik, Usulkan Juga Peningkatan SDM

- Tutup Perayaan Imlek,
Gelaran Cap Go Meh Akan Hadirkan Atraksi Barongsai Terbanyak di Pekanbaru

- TMMD Bangun 6 Rumah Warga Kurang Mampu di Seberang Gunung
- Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas
- Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok
- Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua
- Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
- PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang
- Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com