Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 09:45
BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal

Rabu, 12 Desember 2018 09:13
2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar

Selasa, 11 Desember 2018 22:00
Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat

Selasa, 11 Desember 2018 21:55
Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan

Selasa, 11 Desember 2018 21:53
Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI

Selasa, 11 Desember 2018 21:42
BNI-KODAM I Bukit Barisan Jalin Kerjasama Pembayaran Tunkin

Selasa, 11 Desember 2018 21:37
Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda

Selasa, 11 Desember 2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

Selasa, 11 Desember 2018 20:00
Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam

Selasa, 11 Desember 2018 19:24
Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 23 September 2018 21:54
Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor

Penolakan acara Gebyar Bersholawat dan Tablig Akbar yang dilaksanakan GP Ansor terjadi di Bengkalis. Ratusan massa menghadang dan merusak mobil rombongan.

Riauterkini-BENGKALIS- Dipicu menolak kehadiran Gerakan Pemuda (GP) Ansor Riau di Pulau Bengkalis, ratusan warga masyarakat di daerah ini hadang kendaraan yang membawa pengurus organisasi untuk menggelar kegiatan Gebyar Bersholawat dan Tablig Akbar di Desa Mentayan Kecamatan Bantan, Bengkalis, Ahad (23/9/18) malam ini.

Dalam kendaraan roda empat warna putih berisi Ketua GP Ansor Riau, Purwaji dan rombongan dihalangi ketika keluar dari dermaga Roro Air Putih Bengkalis, sekitar pukul sekitar 16.20 WIB.

Memperoleh kawalan kepolisian, GP Ansor berhasil keluar dari area pelabuhan dan kembali memperoleh penghadangan dari massa di jalan sebelah Kantor LAMR Kabupaten Bengkalis beberapa ratus meter dari pelabuhan Roro.

Situasi memanas antara massa dan rombongan GP Ansor dipicu tertabraknya salah satu massa. Satu unit mobil rombongan organisasi kemasyarakatan afiliasi Nahdhatul Ulama (NU)  dirusak. Kondisi kembali diredam pihak kepolisian, rombongan dan seorang massa tertabrak langsung diamankan ke Polres Bengkalis.

"Sebenarnya kondisi dibarisan Ansor ini penuh dengan pro dan kontra. Penolakan merupakan aspirasi dan bentuk protes penolakan terhadap ulama UAS. Akan kita awasi kegiatan mereka di Bengkalis agar tidak melenceng seperti yang telah disepakati," ujar Uli salah seorang warga.

Purwaji Minta Maaf

Ketua GP Ansor Riau, Purwaji menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengklarifikasi isu-isu miring yang beredar.

Ia menegaskan, kehadiran pihaknya di Bengkalis tidak dalam kapasitas seperti yang disangkakan. Dia mempersilahkan kegiatan di Bantan itu dikawal semua pihak. Malahan, Purwaji menerangkan, ia membawa galangan dana untuk pembangunan salah satu pesantren di Bengkalis.

Selanjutnya, Purwaji menyampaikan permohonan maaf terhadap kejadian-kejadian yang mengakibat terhentinya pengajian Ustaz Abdul Somad.

"Walaupun saya tidak ada kaitannya, tetapi sebagai tanggung jawab moril saya sebagai Ketua GP Ansor Provinsi Riau yang hidup lahir dan mati disini, saya menyampaikan permohonan maaf kepada Ustaz Abdul Somad," ungkapnya.
Kepolisian Polres Bengkalis berhasil memediasi sekelompok masyarakat dengan GP Ansor. Waka Polres Kompol Ade Zamrah memimpin mediasi itu.

Menurut Kompol Zamrah, kegiatan di Kecamatan Bantan bersama GP Ansor tetap berjalan. Sekelompok masyarakat meminta kegiatan itu tidak melenceng dari budaya dan ajaran Islam sesungguhnya.

Guna memastikan hal tersebut, kata Ade, polisi berkewajiban mengawasi. "Kita berkewajiban mengawasi acara itu agar sesuai dengan kaedah dan tidak bersifat ajaran baru," katanya.

Hingga malam ini, seratusan massa berkumpul di depan Polres Bengkalis meminta GP Ansor tinggalkan Pulau Bengkalis. Rombongan massa GP Ansor masih diamankan di Polres Bengkalis pasca penghadangan petang tadi.

Massa bertahan dan berencana menggiring rombongan GP Ansor ke pelabuhan penyeberangan.*(dik)

Foto : Massa hadang dan rusak mobil rombongan GP Ansor

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat
- Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian
- PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan
- ‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan
- Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara
- Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali

- Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau
- Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan

- Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau
- ‎Hasil Mediasi, Suku Caniago Kota Lama Ancam Stop PT SJI Coy‎ Bila Ini tak Dipenuhi
- Sambut RI 1, Dishub Pekanbaru Kerahkan 100 Personel
- Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com