Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Oktober 2018 20:11
MUI Bengkalis Sesalkan Bendera Bertuliskan Tauhid Dibakar Oknum Banser

Selasa, 23 Oktober 2018 17:57
Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51
Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili

Selasa, 23 Oktober 2018 17:34
Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Selasa, 23 Oktober 2018 16:15
Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar

Selasa, 23 Oktober 2018 16:10
Bupati Inhil Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

Selasa, 23 Oktober 2018 16:06
Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Bupati Harris Siap Hadapi Panggilan Bawaslu

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 Oktober 2018 12:06
Sempat Terhenti, Penko Pekanbaru Akhirnya Izinkan Imunisasi MR

Setelah sempat menolak karena ketidak-jelasan halal, akhirnya Pemko Pekanbaru mengizinkan imunisasi MR.

Riauterkini - PEKANBARU - Setelah sempat terjadi penundaan oleh karena pro kontra pemberian Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Pekanbaru, pagi ini, Selasa, 9 Oktober 2018, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melalui petugas puskesmas Rumbai melakukan Imunisasi MR di SDN 55 Rumbai.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM yang hadir pada peninjauan lapangan ini menyatakan kelegaannya bahwa akhirnya pelaksaan Imunisasi MR di Kota Pekanbaru bisa dilanjutkan kembali setelah sempat tertunda beberapa waktu yang lalu.

"Alhamdulillah saya lega akhirnya Imunisasi MR di Kota Pekanbaru dapat dilanjutkan kembali" ujar Kadiskes ini sambil menarik nafas lega. Mimi menyatakan berbagai upaya pendekatan tak kunjung lelah dia lakukan demi terlindunginya anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun di Provinsi Riau dari penyakit Campak dan Rubella.

" Saya sangat prihatin dengan masih jauhnya capaian Imunisasi MR dari harapan, saya coba melakukan berbagai upaya pendekatan baik formal maupun informal kepada berbagai pihak baik kepada Kepala Daerah seperti Bupati dan Walikota, MUI kab/kota bahkan ke Kapolda Riau demi tercapainya Imunisasi MR di Provinsi Riau," ujar Mimi. Menurut Mimi, hal ini dilakukannya oleh karena cakupan Imunisasi MR di Riau yang hingga saat ini masih sangat rendah yaitu, 32,4% yang menempatkan Riau di posisi ke 3 terendah dari capaian nasional 58,45%.

"Saat ini cakupan Imunisasi MR kita masih sangat rendah. Bahkan 3 dari 12 Kab/Kota masih memprihatinkan karena masih sangat jauh dari target 95% yang diharapkan yaitu terendah Kota Dumai 4,4%, Siak 16,16% dan Pekanbaru 19,31%.

" Kita berharap semua kabupaten/kota dapat mencapai target yang ditetapkan sehingga dipastikan semua anak-anak kita terlindungi dari bahaya penyakit Campak dan Rubella, harap Mimi. Selain itu, Mimi juga menyampaikan dengan masih rendahnya capaian Imunisasi MR diseluruh Indonesia.

Menteri Kesehatan memberikan perpanjangan waktu Pelaksanaan Kampanye MR melalui surat Nomor : SR.02.06/Menkes/573/2018 pada tanggal 20 Seprember 2018 tentang Waktu Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase II yang tadinya direncanakan dari bulan Agustus hingga akhir September, diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Oktober 2018. Sebagaimana diketahui Imunisasi MR ini dilakukan sebagai upaya melindungi anak dari bahaya penyakit Campak dan Rubella.

Upaya Imunisasi ini dilakukan sesuai dengan komitmen global untuk memerangi penyakit Campak dan Rubella dan dilakukan diseluruh dunia. Saat ditanya mengenai kegiatan Imunisasi MR di SDN 55 Rumbai pada pagi ini, Mimi menyatakan bahwa untuk wilayah Pekanbaru, daerah Rumbai termasuk yang cakupannya rendah.

"Rumbai ternasuk yang rendah cakupannya, makanya kita sengaja turun meninjau lapangan untuk mensupport pelaksanaan MR di SDN 55 Rumbai demgan sasaran 500 orang anak.

"Kita berterimakasih, karena hari ini Pak Walikota Pekanbaru juga berkenan hadir dilokasi sebagai bentuk dukungan pimpinan daerah untuk Imunisassi MR, " tambah Mimi.

Sementara itu Walikota Pekanbaru Ir. Firdaus ST.MT yang hadir dilokasi, menghimbau dan meminta dukungan dari semua pihak terutama dari orang tua, camat, dan lurah agar mendukung pelaksanaan Imunisasi MR di Kota Pekanbaru.

Walikota juga menyampaikan masyarakat tidak perlu ragu lagi, karena Imunisasi MR aman dan sudah ada fatwa dari MUI bahwa hal ini boleh dilakukan. Ia berharap semoga Imunisasi MR di Kota Pekanbaru dapat mencapai target sesuai yang diharapkan. Khusus untuk Diknas walikota menyatakan bahwa ini adalah perintah.

"Saya menghimbau kepada semua pihak agar dapat mendukung pelaksanaan Imunisasi MR di Kota Pekanbaru. Saya minta kepada orang tua, camat-camat dan lurah-lurah untuk dapat mendukung pelaksanaan Imunisasi MR. Untuk Diknas ini perintah, " tegas Walikota.

"Jadi masyarakat tidak perlu ragu lagi, karena Imunisasi MR ini aman dan sudah boleh dilakukan kerana sudah ada fatwa MUI" tegasnya lagi.*** (dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- MUI Bengkalis Sesalkan Bendera Bertuliskan Tauhid Dibakar Oknum Banser
- Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako
- Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung

- Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar
- Konflik Lahan,
BPN Riau Didesak Segera Mediasi Masyarakat Banja Ladang Pasungan dengan PTPN V

- Gubri Terpilih Umroh Sambil Promosikan Daerah di Arab Saudi
- ‎Bupati Harris Lantik 118 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkab Pelalawan
- Diduga Dibunuh, Seorang IRT di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
- KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri
- Masih Normal, Transaksi Hari Pertama Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Rp8,6 Miliar
- Alfisnardo Terpilih Ketua PWI Bengkalis Periode 2018-2021
- Kejati Sepakat Back Up Pemprov Riau Kawal Kasus Lahan Unri
- EKK, Camat Mandau Paparkan Mutu Pelayanan Publik di Kota Minyak Duri
- Melalui Pidato Menteri Bupati Mursini Sampaikan 3 Langka Strategis Koperasi
- Baru Sebulan, Pencairan Single Salary Berikutnya Segera Menyusul
- Tes Urine Pegawai, BKPSDM Pekanbaru Koordinasi dengan BNN
- Pengawasan Rutin, Inspektorat Sambangi Sekretariat DPRD Kuansing
- Pengurus PMI Pelalawan Periode2017-2022 Resmi Dilantik
- Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis
- Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com