Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 17:06
Sajikan Makanan Jepang dan Western, Zenbu dan Beatrice Quarters Hadir di Mal SKA Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan


Sabtu, 15 Desember 2018 16:11
Ribuan Warga Kampar Sambut Kedatangan SBY dan Rombongan di Tapung

Sabtu, 15 Desember 2018 14:39
Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'

Sabtu, 15 Desember 2018 13:56
Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat

Sabtu, 15 Desember 2018 13:02
Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir

Sabtu, 15 Desember 2018 11:41
Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 11:35
Baleho dan Bendera PD Dirusak, Hinca Tuding untuk Ganggu Kunjungan SBY

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26
Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 17:46
Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar

TP PKK melakukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan angka KDRT dan anak di Kampar. Salah satunya pelatihan bagi 16 kecamatan di kabupaten itu.

Riauterkini-BANGKINANG - Untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar menggelar pelatihan bagi 16 kecamatan yang menjadi Satuan Tugas (Satgas) Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di kecamatan masing-masing. Pelatihan ini digelar di salah satu hotel di Bangkinang, Kamis (11/10/2018).

Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Nur'aini Azis ketika membuka pelatihan mengatakan, melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, baik yang disaksikan di media-media baik online maupun televisi maupun yang terjadi di sekitar lingkungan, banyak terjadi pelanggaran terhadap pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. "Oleh sebab itu mari kita penuhi hak-hak perempuan dan anak yang memamang dilindungi oleh undanga-undang. Jauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (maupun kekerasan terhadap anak," ujar Nur'aini.

Dikatakan, banyak hak-hak perempuan yang saat ini masih tidak terpenuhi dan masih terjadinya berbagai kekerasan terhadap ibu rumah tangga. Begitu juga masih banyak anak yang tidak memperoleh haknya seperti anak yang ditelantarkan dan tindakan kekerasan terhadap anak.

Ia menghimbau masyarakat jangan melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak karena ada konsekuensi hukum bagi pelanggarnya.

"Dengan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga serta melindungi korban dan menindak pelaku KDRT," katanya.

Melalui pelatihan ini juga berharap Satgas mampu menegakkan hak-hak kaum perempuan dan anak dengan cara mendampingi korban KDRT serta mencarikan solusi terbaik bagi korban di daerah ataupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia juga meminta orang tua sabar dalam mengurus rumah tangga dan mengawasi anak-anaknya karena saat ini banyak pergaulan bebas.

Sementara itu Ketua Panitia Debi Ricardo yang juga Ketua Pokja I TP PKK Kampar menyampaikan, pelatihan Satgas terhadap kekerasan perempuan (KTP) dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) ini untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga.

Pelatihan ini di ikuti oleh 16 kecamatan. Masing masing kecamatan mengutuskan empat orang peserta dan berjumlah 110 orang yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kampar.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi
- Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

- Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir
- Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau
- Puluhan Kafilah Semarakkan MTQ ke-33 Desa Bantan Tengah, Bengkalis 
- Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah
- Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau
- Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi
- Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi
- RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan
- Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana
- Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan
- Keempat Kali, Hera Tri Wahyuni Terpilih sebagai Ketua GOW Kabupaten Bengkalis
- Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan
- BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD
- Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir
- Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 
- Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik di Bengkalis Diserahkan ke Ortu Asuh
- Independent School Riau Chevron Sumbang 2.585 Buku Untuk Perpustakaan Pekanbaru Untuk kali kedua, ISR Chevron menyumbangkan buku untuk Dinas Perpustakaandan Kearsipan Pekanbaru. Jumlahnya, 2.585 buku. Riauterkini-PRKANBARU-Bantu program pendidikan ser
- Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com