Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Oktober 2018 20:51
KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Sabtu, 20 Oktober 2018 20:07
Organic Center Sulap Jajanan Favorit Jadi Sehat

Sabtu, 20 Oktober 2018 17:02
Manjakan Kaula Muda, AXIS Pop-Up Station Hadir di Pekanbaru

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:48
Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:33
Warga Siak Kecil,Bengkalis Kembali Dihebohkan Bayi Dibuang

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:02
Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella


Sabtu, 20 Oktober 2018 14:31
Rumah Zakat Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2018 Kategori Business Particioner

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:56
PT RAPP Adakan Pelatihan Budidaya Nanas bagi 43 Petani Pulau Padang

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:44
Ditinggal Pergi ke Pekanbaru, Rumah Warga Pucuk Rantau Kuansing Dilalap Api

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:38
Pretel-pretel, Ornamen Gerbang Main Stadium Bahayakan Pemotor

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 17:46
Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar

TP PKK melakukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan angka KDRT dan anak di Kampar. Salah satunya pelatihan bagi 16 kecamatan di kabupaten itu.

Riauterkini-BANGKINANG - Untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar menggelar pelatihan bagi 16 kecamatan yang menjadi Satuan Tugas (Satgas) Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di kecamatan masing-masing. Pelatihan ini digelar di salah satu hotel di Bangkinang, Kamis (11/10/2018).

Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Nur'aini Azis ketika membuka pelatihan mengatakan, melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, baik yang disaksikan di media-media baik online maupun televisi maupun yang terjadi di sekitar lingkungan, banyak terjadi pelanggaran terhadap pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. "Oleh sebab itu mari kita penuhi hak-hak perempuan dan anak yang memamang dilindungi oleh undanga-undang. Jauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (maupun kekerasan terhadap anak," ujar Nur'aini.

Dikatakan, banyak hak-hak perempuan yang saat ini masih tidak terpenuhi dan masih terjadinya berbagai kekerasan terhadap ibu rumah tangga. Begitu juga masih banyak anak yang tidak memperoleh haknya seperti anak yang ditelantarkan dan tindakan kekerasan terhadap anak.

Ia menghimbau masyarakat jangan melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak karena ada konsekuensi hukum bagi pelanggarnya.

"Dengan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga serta melindungi korban dan menindak pelaku KDRT," katanya.

Melalui pelatihan ini juga berharap Satgas mampu menegakkan hak-hak kaum perempuan dan anak dengan cara mendampingi korban KDRT serta mencarikan solusi terbaik bagi korban di daerah ataupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia juga meminta orang tua sabar dalam mengurus rumah tangga dan mengawasi anak-anaknya karena saat ini banyak pergaulan bebas.

Sementara itu Ketua Panitia Debi Ricardo yang juga Ketua Pokja I TP PKK Kampar menyampaikan, pelatihan Satgas terhadap kekerasan perempuan (KTP) dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) ini untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga.

Pelatihan ini di ikuti oleh 16 kecamatan. Masing masing kecamatan mengutuskan empat orang peserta dan berjumlah 110 orang yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kampar.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
- Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu
- Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella

- Tomas dan Anggota DPRD Kuansing Asal Pangean Sunat Gratis 40 Bocah
- Sabtu, Masyarakat Duri Tetap Bisa Urus TNBK
- Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota
- Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga
- Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS

- Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

- BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II
- Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum
- Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi
- FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu
- Bantuan APBN 2018, BPCB Sumbar Perbaiki Makan Raja-raja Rambah Tahun ini
- Bupati Kampar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Palu, Sigi dan Donggala
- Proyek Pembangunan Lapangan Parkir RSUD Mandau Diduga Salahi Bestek
- KPID Riau Sosialisasikan Keluarga Cinta Siaran Indonesia di Dumai
- Dipimpin L Saadilah Octeza, Pengurus IPMK Pekanbaru Dikantik
- Tiga Kali Diperingatkan, PT.Alam Sari Lestari di Inhu Tetap Tak Bangun KKPA
- Proyek Preservasi Jalan Nasional di Inhil Segera Dilelang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com