Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

Rabu, 12 Desember 2018 10:05
Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau

Rabu, 12 Desember 2018 09:45
BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal

Rabu, 12 Desember 2018 09:13
2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar

Selasa, 11 Desember 2018 22:00
Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat

Selasa, 11 Desember 2018 21:55
Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan

Selasa, 11 Desember 2018 21:53
Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI

Selasa, 11 Desember 2018 21:42
BNI-KODAM I Bukit Barisan Jalin Kerjasama Pembayaran Tunkin

Selasa, 11 Desember 2018 21:37
Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda

Selasa, 11 Desember 2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 17:46
Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar

TP PKK melakukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan angka KDRT dan anak di Kampar. Salah satunya pelatihan bagi 16 kecamatan di kabupaten itu.

Riauterkini-BANGKINANG - Untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar menggelar pelatihan bagi 16 kecamatan yang menjadi Satuan Tugas (Satgas) Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di kecamatan masing-masing. Pelatihan ini digelar di salah satu hotel di Bangkinang, Kamis (11/10/2018).

Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Nur'aini Azis ketika membuka pelatihan mengatakan, melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, baik yang disaksikan di media-media baik online maupun televisi maupun yang terjadi di sekitar lingkungan, banyak terjadi pelanggaran terhadap pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. "Oleh sebab itu mari kita penuhi hak-hak perempuan dan anak yang memamang dilindungi oleh undanga-undang. Jauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (maupun kekerasan terhadap anak," ujar Nur'aini.

Dikatakan, banyak hak-hak perempuan yang saat ini masih tidak terpenuhi dan masih terjadinya berbagai kekerasan terhadap ibu rumah tangga. Begitu juga masih banyak anak yang tidak memperoleh haknya seperti anak yang ditelantarkan dan tindakan kekerasan terhadap anak.

Ia menghimbau masyarakat jangan melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak karena ada konsekuensi hukum bagi pelanggarnya.

"Dengan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga serta melindungi korban dan menindak pelaku KDRT," katanya.

Melalui pelatihan ini juga berharap Satgas mampu menegakkan hak-hak kaum perempuan dan anak dengan cara mendampingi korban KDRT serta mencarikan solusi terbaik bagi korban di daerah ataupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia juga meminta orang tua sabar dalam mengurus rumah tangga dan mengawasi anak-anaknya karena saat ini banyak pergaulan bebas.

Sementara itu Ketua Panitia Debi Ricardo yang juga Ketua Pokja I TP PKK Kampar menyampaikan, pelatihan Satgas terhadap kekerasan perempuan (KTP) dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) ini untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga.

Pelatihan ini di ikuti oleh 16 kecamatan. Masing masing kecamatan mengutuskan empat orang peserta dan berjumlah 110 orang yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kampar.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir
- Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat
- Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian
- PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan
- ‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan
- Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara
- Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali

- Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau
- Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan

- Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau
- ‎Hasil Mediasi, Suku Caniago Kota Lama Ancam Stop PT SJI Coy‎ Bila Ini tak Dipenuhi
- Sambut RI 1, Dishub Pekanbaru Kerahkan 100 Personel


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com