Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:08
Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 17:46
Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar

TP PKK melakukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan angka KDRT dan anak di Kampar. Salah satunya pelatihan bagi 16 kecamatan di kabupaten itu.

Riauterkini-BANGKINANG - Untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar menggelar pelatihan bagi 16 kecamatan yang menjadi Satuan Tugas (Satgas) Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di kecamatan masing-masing. Pelatihan ini digelar di salah satu hotel di Bangkinang, Kamis (11/10/2018).

Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Nur'aini Azis ketika membuka pelatihan mengatakan, melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, baik yang disaksikan di media-media baik online maupun televisi maupun yang terjadi di sekitar lingkungan, banyak terjadi pelanggaran terhadap pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. "Oleh sebab itu mari kita penuhi hak-hak perempuan dan anak yang memamang dilindungi oleh undanga-undang. Jauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (maupun kekerasan terhadap anak," ujar Nur'aini.

Dikatakan, banyak hak-hak perempuan yang saat ini masih tidak terpenuhi dan masih terjadinya berbagai kekerasan terhadap ibu rumah tangga. Begitu juga masih banyak anak yang tidak memperoleh haknya seperti anak yang ditelantarkan dan tindakan kekerasan terhadap anak.

Ia menghimbau masyarakat jangan melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak karena ada konsekuensi hukum bagi pelanggarnya.

"Dengan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga serta melindungi korban dan menindak pelaku KDRT," katanya.

Melalui pelatihan ini juga berharap Satgas mampu menegakkan hak-hak kaum perempuan dan anak dengan cara mendampingi korban KDRT serta mencarikan solusi terbaik bagi korban di daerah ataupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia juga meminta orang tua sabar dalam mengurus rumah tangga dan mengawasi anak-anaknya karena saat ini banyak pergaulan bebas.

Sementara itu Ketua Panitia Debi Ricardo yang juga Ketua Pokja I TP PKK Kampar menyampaikan, pelatihan Satgas terhadap kekerasan perempuan (KTP) dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) ini untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga.

Pelatihan ini di ikuti oleh 16 kecamatan. Masing masing kecamatan mengutuskan empat orang peserta dan berjumlah 110 orang yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kampar.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru
- Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka
- TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat
- Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing
- Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis
- Sepanjang 2019, 497,71 Hektare Lahan di Riau Terbakar
- Bosan Berkonflik dengan Rekan Seprofesi,
Nelayan Panipahan Siap Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

- Sempena HPN ke-73, Kapolres Rohul Makan Bareng Wartawan dan Pesankan Ini
- Mantan Pejabat Pemprov Resmi Jabat Karo Perencanaan dan Ortal di Kemenko Polhukam
- Dukung Gerakan Magrib Mengaji,
Masyarakat Desa Bukit Gajah Ukui Gelar Pelatihan Brantas Buta Huruf Baca Alqur'an

- Rindu Pemimpinnya,
Masyarakat Pintu Gobang Kari Undang Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Melayur Jalur

- Pusat Setujui 25 Ribu Blangko KTP El untuk Bengkalis
- Besok, Mantan Kasatpol PP Riau Dilantik Jadi Karo di Kemenko Polhukam Bersama Empat Jenderal
- Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Fly Over, Wan Thamrin Puji Mantan Gubri Atas Komitmennya
- Bawaslu dan KPU Riau Periksa Logistik Pemilu 2019 di Bengkalis
- Diselimuti Kabut Asap, Udara di Kota Dumai Tidak Sehat
- Sebelas Profesor Nyatakan Jembatan Siak IV Sudah Layak Dilalui
- Bhabinsa Koramil 02/KT Goro Bersama Bangun Masjid Nurul Iman Kuantan Tengah
- Tewas Tertimpa Pintu Pagar Rumdis,
Bupati Bengkalis Ucapkan Bela Sungkawa ke Keluarga Anggota Satpol PP

- Diresmikan Gubri, Inilah Profil Jembatan Siak IV dan Dua Jalan Layang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com