Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 17:55
Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata

Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:18
Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan

Sabtu, 17 Nopember 2018 10:58
Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau

Sabtu, 17 Nopember 2018 10:30
Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 17:46
Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar

TP PKK melakukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan angka KDRT dan anak di Kampar. Salah satunya pelatihan bagi 16 kecamatan di kabupaten itu.

Riauterkini-BANGKINANG - Untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar menggelar pelatihan bagi 16 kecamatan yang menjadi Satuan Tugas (Satgas) Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) di kecamatan masing-masing. Pelatihan ini digelar di salah satu hotel di Bangkinang, Kamis (11/10/2018).

Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Nur'aini Azis ketika membuka pelatihan mengatakan, melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, baik yang disaksikan di media-media baik online maupun televisi maupun yang terjadi di sekitar lingkungan, banyak terjadi pelanggaran terhadap pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. "Oleh sebab itu mari kita penuhi hak-hak perempuan dan anak yang memamang dilindungi oleh undanga-undang. Jauhi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (maupun kekerasan terhadap anak," ujar Nur'aini.

Dikatakan, banyak hak-hak perempuan yang saat ini masih tidak terpenuhi dan masih terjadinya berbagai kekerasan terhadap ibu rumah tangga. Begitu juga masih banyak anak yang tidak memperoleh haknya seperti anak yang ditelantarkan dan tindakan kekerasan terhadap anak.

Ia menghimbau masyarakat jangan melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak karena ada konsekuensi hukum bagi pelanggarnya.

"Dengan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga serta melindungi korban dan menindak pelaku KDRT," katanya.

Melalui pelatihan ini juga berharap Satgas mampu menegakkan hak-hak kaum perempuan dan anak dengan cara mendampingi korban KDRT serta mencarikan solusi terbaik bagi korban di daerah ataupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia juga meminta orang tua sabar dalam mengurus rumah tangga dan mengawasi anak-anaknya karena saat ini banyak pergaulan bebas.

Sementara itu Ketua Panitia Debi Ricardo yang juga Ketua Pokja I TP PKK Kampar menyampaikan, pelatihan Satgas terhadap kekerasan perempuan (KTP) dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) ini untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga.

Pelatihan ini di ikuti oleh 16 kecamatan. Masing masing kecamatan mengutuskan empat orang peserta dan berjumlah 110 orang yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kampar.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
- Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber
- Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak
- Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan
- Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau
- Baznas Bengkalis Bantah Minta KTP untuk Bagikan Zakat
- Korwil Pendidikan Singingi, Kuansing Akui Tenaga Pendidik Masih Kurang
- Capai Target UN di 2019, Bupati Minta Tingkat Kualitas Pendidikan
- Hanya Tiga Persen Lulus, Opsi Turunkan Passing Grade Masih Usulan
- Penyebab Banjir dan Perusak Keindahan,
Satpol PP Pekanbaru Bongkar Bangunan Liar di Jalan Garuda Sakti

- BKPP Rohul Tunggu Arahan Panselnas Terkait Passing Grade dan Ranking CPNS 2018
- Camat Mandau Taja Silaturrahmi Bareng Ratusan Kader Posyandu dan TP PKK Setempat
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Barang Jualan dan Mesin Jahit ke Penyandang Disabilitas
- 2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini
- Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing
- Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang
- ...
- Dianggap Kuper, Sejumlah Sesepuh Masyarakat Durtim, Bengkalis Datangi PT HK di Duri
- LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
- Maulid Nabi di Disdalduk Pekanbaru, UAS Paparkan Lima Tahapan Menuju Masyarakat Madani


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com