Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Mei 2019 23:22
Bus Medan Jaya Vs Truck Tronton, Puluhan Penumpang Terluka

Ahad, 26 Mei 2019 17:27
BOB Laporkan Pencurian Minyak ke Polisi

Ahad, 26 Mei 2019 17:22
Rektor UIR Ajak Mahasiswa Bangun Kemitraan dengan Berbagai Pihak

Ahad, 26 Mei 2019 16:11
Lebaran, Bengkalis Siapkan 7 Posko Pelayanan Arus Mudik Balik

Ahad, 26 Mei 2019 15:10
Jelang Lebaran,
Kalangan di Bengkalis Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Poros


Ahad, 26 Mei 2019 14:06
Ketua DPRD Kuansing Buka MTQ Desa Ujung Tanjung Siberakun Benai

Ahad, 26 Mei 2019 14:00
Disebut Mantan Napi, Dirut BUMD Pelalawan 'Digoyang'

Ahad, 26 Mei 2019 13:50
Kecelakaan Maut Tewaskan Seorang Pelajar di Pelalawan

Ahad, 26 Mei 2019 12:46
Kembali, Satlantas Polres Bengkalis Tertibkan Balapan Liar di Duri

Ahad, 26 Mei 2019 06:58
PLN Bikin Gubri Geram, Perayaan Waisak Nasional Tanpa Listrik

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 19:01
Jembatan Pisang Kolek di Kota Lama Terendam Banjir Kiriman, ‎Mau Nyebrang Bayar Mahal

Jembatan Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, kembali terendam banjir dan mengakibatkan akses ke lima desa di seberang terganggu.‎

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jembatan Sungai Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak bisa dilalui, dampak meluapnya aliran Sungai Rokan pada Kamis (11/10/2018).

Akibat terendam aliran Sungai Rokan, jembatan Pisang Kolek‎ tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat yang akan menyebrang ke lima desa yang ada di seberang, seperti Desa ‎Kota Baru, Kota Raya, Muara Dilam, Pasir Indah, dan Desa Pasir Luhur‎.

‎ ‎ Lurah Kota Lama Aly Yusuf S.Sos, membenarkan bila jembatan Pisang Kolek‎ terendam banjir, luapan dari aliran Sungai Rokan, dan tidak bisa dilalui‎ kendaraan.

Untuk menyebrang ke lima desa yang ada diseberang atau sebaliknya ke Kota Lama, ungkap Aly, warga harus menggunakan jasa penyebrangan berupa sampan. Sekali menyebrang, sepeda motor dikenakan biaya antara Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu.

‎ ‎"Akibat jembatan tidak bisa dilalui, banyak anak-anak sekolah terpaksa libur, karena tidak bisa melewati jembatan tersebut (Pisang Kolek)," ungkap Lurah Kota Lama Aly Yusuf, Kamis (11/10/2018).‎

‎ ‎ ‎Aly mengungkapkan naiknya debit air Sungai Rokan disebabkan banjir kiriman dari Kabupaten Pasaman yang berada di hulu sungai.‎

‎ ‎ Menurut Aly, dampak jembatan Pisang Kolek yang tidak bisa dilalui bukan hanya terganggunya akses masyarakat saja, namun hasil panen perkebunan juga terkena imbasnya.

‎ Aly mengungkapkan sebelumnya untuk sampai ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eka Dura Indonesia (EDI) hanya bisa ditempuh sekira 7,5 kilometer (km). Namun dengan terendamnya jembatan Pisang Kolek, masyarakat harus memutar dan harus menempuh jarak sekira 40 km.‎

‎ ‎Selain jembatan Pisang Kolek, ungkap Aly, banjir dampak luapan Sungai Rokan juga merendam rumah ditempati sekira 257 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kota Lama.

‎ "Akibat banjir kiriman ini bahkan ada air yang sudah masuk ke pemukiman warga. Makanya harus tetap waspada, terlebih pemukiman dekat bibir sungai (Rokan)," imbau Aly dan mengatakan debit air sungai masih tinggi hingga Kamis sore.

‎ ‎ "Simpan semua barang berharga di tempat yang aman, seperti ijazah dan surat-surat berharga lain. Tetap waspada dan jangan sampai lengah, karena ‎banjir kiriman bisa saja datang tiba-tiba," pesan Lurah Kota Lama, Aly Yusup.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lebaran, Bengkalis Siapkan 7 Posko Pelayanan Arus Mudik Balik
- Jelang Lebaran,
Kalangan di Bengkalis Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Poros

- Disebut Mantan Napi, Dirut BUMD Pelalawan 'Digoyang'
- PLN Bikin Gubri Geram, Perayaan Waisak Nasional Tanpa Listrik
- 3500 Umat Buddha Hadiri Waisak Nasional di Candi Muara Takus
- Hadapi Persaingan Global, Peradi Pekanbaru Siapkan Advokat Menguasi Bahasa Inggris
- Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa
- Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing
- Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
- Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com