Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Selasa, 23 Oktober 2018 16:15
Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar

Selasa, 23 Oktober 2018 16:10
Bupati Inhil Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

Selasa, 23 Oktober 2018 16:06
Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Bupati Harris Siap Hadapi Panggilan Bawaslu

Selasa, 23 Oktober 2018 15:58
Konflik Lahan,
BPN Riau Didesak Segera Mediasi Masyarakat Banja Ladang Pasungan dengan PTPN V


Selasa, 23 Oktober 2018 15:03
Polda Riau Buru Tersangka Korupsi Pipa Transmisi Inhil

Selasa, 23 Oktober 2018 14:56
Pemda, LAM dan MUI Sepakat,
Permainan Ketangkasan di Meranti Terindikasi 'Judi', Direkomendasikan Ditutup


Selasa, 23 Oktober 2018 14:51
Salurkan Beasiswa, Apkasindo Kuliahkan Anak Buruh Tani Sawit

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 19:01
Jembatan Pisang Kolek di Kota Lama Terendam Banjir Kiriman, ‎Mau Nyebrang Bayar Mahal

Jembatan Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, kembali terendam banjir dan mengakibatkan akses ke lima desa di seberang terganggu.‎

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jembatan Sungai Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak bisa dilalui, dampak meluapnya aliran Sungai Rokan pada Kamis (11/10/2018).

Akibat terendam aliran Sungai Rokan, jembatan Pisang Kolek‎ tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat yang akan menyebrang ke lima desa yang ada di seberang, seperti Desa ‎Kota Baru, Kota Raya, Muara Dilam, Pasir Indah, dan Desa Pasir Luhur‎.

‎ ‎ Lurah Kota Lama Aly Yusuf S.Sos, membenarkan bila jembatan Pisang Kolek‎ terendam banjir, luapan dari aliran Sungai Rokan, dan tidak bisa dilalui‎ kendaraan.

Untuk menyebrang ke lima desa yang ada diseberang atau sebaliknya ke Kota Lama, ungkap Aly, warga harus menggunakan jasa penyebrangan berupa sampan. Sekali menyebrang, sepeda motor dikenakan biaya antara Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu.

‎ ‎"Akibat jembatan tidak bisa dilalui, banyak anak-anak sekolah terpaksa libur, karena tidak bisa melewati jembatan tersebut (Pisang Kolek)," ungkap Lurah Kota Lama Aly Yusuf, Kamis (11/10/2018).‎

‎ ‎ ‎Aly mengungkapkan naiknya debit air Sungai Rokan disebabkan banjir kiriman dari Kabupaten Pasaman yang berada di hulu sungai.‎

‎ ‎ Menurut Aly, dampak jembatan Pisang Kolek yang tidak bisa dilalui bukan hanya terganggunya akses masyarakat saja, namun hasil panen perkebunan juga terkena imbasnya.

‎ Aly mengungkapkan sebelumnya untuk sampai ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eka Dura Indonesia (EDI) hanya bisa ditempuh sekira 7,5 kilometer (km). Namun dengan terendamnya jembatan Pisang Kolek, masyarakat harus memutar dan harus menempuh jarak sekira 40 km.‎

‎ ‎Selain jembatan Pisang Kolek, ungkap Aly, banjir dampak luapan Sungai Rokan juga merendam rumah ditempati sekira 257 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kota Lama.

‎ "Akibat banjir kiriman ini bahkan ada air yang sudah masuk ke pemukiman warga. Makanya harus tetap waspada, terlebih pemukiman dekat bibir sungai (Rokan)," imbau Aly dan mengatakan debit air sungai masih tinggi hingga Kamis sore.

‎ ‎ "Simpan semua barang berharga di tempat yang aman, seperti ijazah dan surat-surat berharga lain. Tetap waspada dan jangan sampai lengah, karena ‎banjir kiriman bisa saja datang tiba-tiba," pesan Lurah Kota Lama, Aly Yusup.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung

- Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar
- Konflik Lahan,
BPN Riau Didesak Segera Mediasi Masyarakat Banja Ladang Pasungan dengan PTPN V

- Gubri Terpilih Umroh Sambil Promosikan Daerah di Arab Saudi
- ‎Bupati Harris Lantik 118 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkab Pelalawan
- Diduga Dibunuh, Seorang IRT di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
- KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri
- Masih Normal, Transaksi Hari Pertama Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Rp8,6 Miliar
- Alfisnardo Terpilih Ketua PWI Bengkalis Periode 2018-2021
- Kejati Sepakat Back Up Pemprov Riau Kawal Kasus Lahan Unri
- EKK, Camat Mandau Paparkan Mutu Pelayanan Publik di Kota Minyak Duri
- Melalui Pidato Menteri Bupati Mursini Sampaikan 3 Langka Strategis Koperasi
- Baru Sebulan, Pencairan Single Salary Berikutnya Segera Menyusul
- Tes Urine Pegawai, BKPSDM Pekanbaru Koordinasi dengan BNN
- Pengawasan Rutin, Inspektorat Sambangi Sekretariat DPRD Kuansing
- Pengurus PMI Pelalawan Periode2017-2022 Resmi Dilantik
- Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis
- Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai
- Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis

- Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com