Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:08
Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 19:01
Jembatan Pisang Kolek di Kota Lama Terendam Banjir Kiriman, ‎Mau Nyebrang Bayar Mahal

Jembatan Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, kembali terendam banjir dan mengakibatkan akses ke lima desa di seberang terganggu.‎

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jembatan Sungai Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak bisa dilalui, dampak meluapnya aliran Sungai Rokan pada Kamis (11/10/2018).

Akibat terendam aliran Sungai Rokan, jembatan Pisang Kolek‎ tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat yang akan menyebrang ke lima desa yang ada di seberang, seperti Desa ‎Kota Baru, Kota Raya, Muara Dilam, Pasir Indah, dan Desa Pasir Luhur‎.

‎ ‎ Lurah Kota Lama Aly Yusuf S.Sos, membenarkan bila jembatan Pisang Kolek‎ terendam banjir, luapan dari aliran Sungai Rokan, dan tidak bisa dilalui‎ kendaraan.

Untuk menyebrang ke lima desa yang ada diseberang atau sebaliknya ke Kota Lama, ungkap Aly, warga harus menggunakan jasa penyebrangan berupa sampan. Sekali menyebrang, sepeda motor dikenakan biaya antara Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu.

‎ ‎"Akibat jembatan tidak bisa dilalui, banyak anak-anak sekolah terpaksa libur, karena tidak bisa melewati jembatan tersebut (Pisang Kolek)," ungkap Lurah Kota Lama Aly Yusuf, Kamis (11/10/2018).‎

‎ ‎ ‎Aly mengungkapkan naiknya debit air Sungai Rokan disebabkan banjir kiriman dari Kabupaten Pasaman yang berada di hulu sungai.‎

‎ ‎ Menurut Aly, dampak jembatan Pisang Kolek yang tidak bisa dilalui bukan hanya terganggunya akses masyarakat saja, namun hasil panen perkebunan juga terkena imbasnya.

‎ Aly mengungkapkan sebelumnya untuk sampai ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eka Dura Indonesia (EDI) hanya bisa ditempuh sekira 7,5 kilometer (km). Namun dengan terendamnya jembatan Pisang Kolek, masyarakat harus memutar dan harus menempuh jarak sekira 40 km.‎

‎ ‎Selain jembatan Pisang Kolek, ungkap Aly, banjir dampak luapan Sungai Rokan juga merendam rumah ditempati sekira 257 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kota Lama.

‎ "Akibat banjir kiriman ini bahkan ada air yang sudah masuk ke pemukiman warga. Makanya harus tetap waspada, terlebih pemukiman dekat bibir sungai (Rokan)," imbau Aly dan mengatakan debit air sungai masih tinggi hingga Kamis sore.

‎ ‎ "Simpan semua barang berharga di tempat yang aman, seperti ijazah dan surat-surat berharga lain. Tetap waspada dan jangan sampai lengah, karena ‎banjir kiriman bisa saja datang tiba-tiba," pesan Lurah Kota Lama, Aly Yusup.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru
- Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka
- TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat
- Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing
- Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis
- Sepanjang 2019, 497,71 Hektare Lahan di Riau Terbakar
- Bosan Berkonflik dengan Rekan Seprofesi,
Nelayan Panipahan Siap Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

- Sempena HPN ke-73, Kapolres Rohul Makan Bareng Wartawan dan Pesankan Ini
- Mantan Pejabat Pemprov Resmi Jabat Karo Perencanaan dan Ortal di Kemenko Polhukam
- Dukung Gerakan Magrib Mengaji,
Masyarakat Desa Bukit Gajah Ukui Gelar Pelatihan Brantas Buta Huruf Baca Alqur'an

- Rindu Pemimpinnya,
Masyarakat Pintu Gobang Kari Undang Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Melayur Jalur

- Pusat Setujui 25 Ribu Blangko KTP El untuk Bengkalis
- Besok, Mantan Kasatpol PP Riau Dilantik Jadi Karo di Kemenko Polhukam Bersama Empat Jenderal
- Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Fly Over, Wan Thamrin Puji Mantan Gubri Atas Komitmennya
- Bawaslu dan KPU Riau Periksa Logistik Pemilu 2019 di Bengkalis
- Diselimuti Kabut Asap, Udara di Kota Dumai Tidak Sehat
- Sebelas Profesor Nyatakan Jembatan Siak IV Sudah Layak Dilalui
- Bhabinsa Koramil 02/KT Goro Bersama Bangun Masjid Nurul Iman Kuantan Tengah
- Tewas Tertimpa Pintu Pagar Rumdis,
Bupati Bengkalis Ucapkan Bela Sungkawa ke Keluarga Anggota Satpol PP

- Diresmikan Gubri, Inilah Profil Jembatan Siak IV dan Dua Jalan Layang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com