Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 18:37
‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 18:04
Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 17:06
Sajikan Makanan Jepang dan Western, Zenbu dan Beatrice Quarters Hadir di Mal SKA Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan


Sabtu, 15 Desember 2018 16:11
Ribuan Warga Kampar Sambut Kedatangan SBY dan Rombongan di Tapung

Sabtu, 15 Desember 2018 14:39
Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'

Sabtu, 15 Desember 2018 13:56
Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat

Sabtu, 15 Desember 2018 13:02
Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir

Sabtu, 15 Desember 2018 11:41
Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 Oktober 2018 21:14
Bupati Kampar Ingatkan Kades Agar Tak Masuk Penjara karena Dana Desa

Bupati Kampar buka seminar yang bertajuk Inklusifitas Pemberantasan Korupsi Membangun Indonesia dari Desa. Bupati mengingatkan Kades dan BPD agar tak masuk penjara karena salah menggunakan.

BANGKINANG - Penggunaan dana desa berpotensi menjerat kepala desa maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kedalam proses hukum. Bupati Kampar H Azis Zaenal bahkan mengingatkan Kades dan BPD agar tidak sampai masuk penjara karena salah dalam penggunaannya.

Hal itu disampaikan Azis ketika berbicara ketika membuka seminar yang bertajuk Inklusifitas Pemberantasan Korupsi Membangun Indonesia dari Desa yang digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Anti Korupsi Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau di aula kantor Bupati Kampar, Jumat (12/10/2018). Kegiatan ini diikuti kepala desa se-Kabupaten Kampar dan undangan lainnya.

"Dana desa yang digelontorkan hendaknya dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan masyarakat dan dapat dirasakan oleh masyarakat. Oleh sebab itu pelajari aturan sehingga tidak disalahgunakan maupun salah administrasi terhadap pengelolaan dana desa yang cukup besar tersebut," ujar Azis.

Ia menyampaikan, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh pemeriksa eksternal, Kabupaten Kampar dinilai sebagai kabupaten yang terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan pelaksanaan pekerjaan fisik. Ini terbukti dengan dinyatakannya Kampar sebagai kabupaten yang telah dua kali berturut-turut mendapatkan predikat opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau. Begitu juga dengan telah diperolehnya penilaian QA level III dari BPKP RI Pekanbaru. Kampar juga merupakan yang terbaik dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan keuangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta penilaian kabupaten yang memperoleh laporan APIP yang terbaik. "Artinya pengelolaan keuangan di Kampar berjalan dengan baik mulai dari kabupaten sampai ke desa," terang Azis.

Sementara itu Ketua Panitia Ibnu Majah Abdullah dari Komunitas Anti Korupsi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau dalam sambutannya menyampaikan, setelah munculnya dana desa yang dianggap fantastis, maka ini sarat dengan ketidaktahuan dan pemahaman terhadap pengelolaan dana desa.

Dikatakan, seminar ini merupakan bagian dari pencegahan agar tidak tersangkut dengan permasalahan hukum, karena dilihat dari data banyak diantara kepala desa maupun BPD yang tersangkut dengan permasalahan pengelolaan dana desa.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- ‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau
- Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia
- Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi
- Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

- Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir
- Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau
- Puluhan Kafilah Semarakkan MTQ ke-33 Desa Bantan Tengah, Bengkalis 
- Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah
- Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau
- Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi
- Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi
- RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan
- Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana
- Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan
- Keempat Kali, Hera Tri Wahyuni Terpilih sebagai Ketua GOW Kabupaten Bengkalis
- Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan
- BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD
- Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir
- Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 
- Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik di Bengkalis Diserahkan ke Ortu Asuh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com