Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Januari 2019 10:59
11 Item Pajak Pemko Pekanbaru Bisa Dibayar di Bank dan Gerai Ritel

Senin, 21 Januari 2019 07:24
Ketua PSSI Meranti Sebut Turnamen Futsal Sago Old Star 2019 Bergengsi

Senin, 21 Januari 2019 07:19
Tim Polres Meranti Juara di Turnamen Futsal Sago Old Star 2019

Ahad, 20 Januari 2019 22:28
Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya

Ahad, 20 Januari 2019 22:09
Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR

Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Oktober 2018 16:03
Bantuan APBN 2018, BPCB Sumbar Perbaiki Makan Raja-raja Rambah Tahun ini

Makam Raja-raja Rambah di Desa Rambah, Rohul mendapatkan bantuan dana perbaikan bersumber dari APBN 2018. Tahun ini akan diperbaiki.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Makam Raja-raja Rambah berlokasi di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendapatkan bantuan dana perbaikan bersumber dari APBN 2018.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rohul Drs. Yusmar, M.Si, mengatakan perbaikan Makam Raja-raja Rambah bersumber dari bantuan APBN akan dilakukan melalui Balai Pelestarian CagarBudaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar).

"Perbaikan meliputi perbaikan pagar makam, pembersihan lokasi makam, dan pembersihan pohon beringin yang ada di dalam makam Raja Rambah,‎" jelas Yusmar kepada riauterkinicom, Kamis (18/10/2018).

Yusmar mengungkapkan rencana perbaikan lokasi Makam-makam Raja Rambah diketahui dari Kepala Seksi Perlindungan dan Pemeliharaan BPCB Sumbar, melalui Darul Aswadi, didampingi Ahmad Fitri yang tengah melaksanakan tugas monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Rohul.

BPCB Sumbar yang membawahi wilayah Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau, ungkap Yusmar, telah melaksanakan Monev di Kabupaten Rohul selama dua hari, mulai Selasa (16/10/2018) dan baru berakhir Rabu (17/10/2018).

Mantan Kabag Humas Setdakab Rohul ini menerangkan berbagai benda cagar budaya dimonitoring petugas BPCB Sumbar, meliputi Kompleks Istana Raja Rokan di Kecamatan Rokan IV Koto, Makam Tengku Joman di Desa Lubuk Bendahara.

Selanjutnya, Makam Raja Rambah di Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir, serta Benteng Tujuh Lapis atau Benteng Aur Berduri di Dalu-Dalu Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai.

Selain membantu perbaikan Makam Raja-raja Rambah, sambung Yusmar, Tim Monev dari BPCB Sumbar juga akan melengkapi bahan-bahan, serta data dalam rangka perbaikan terhadap Komplek Istana Raja Rokan, seperti pagar, makam raja dan lingkungan, serta perbaikan lain yang termasuk kewenangan dan tangung jawab BPCB Sumbar yang telah ditetapkan.

BPCB Sumbar juga akan mengevaluasi kinerja 3 tenaga Juru Pelihara Cagar Budaya yang dipekerjakan menggunakan anggaran BPCB Sumbar di Cagar Budaya Kabupaten Rohul, seperti petugas di Komplek Istana Raja Rokan, petugas Makam Tengku Joman, dan petugas Makam Raja Rokan.‎

Pemerintah Kabupaten Rohul mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, melalui BPCB Sumbar yang telah memberikan perhatian terhadap benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Rohul.‎

Yusmar menambahkan, dari beberapa benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Rohul, berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor: KPTS.966/ XII/ 2017, tentang Penetapan Status Cagar Budaya Tidak Bergerak peringkat provinsi, tanggal 29 Desember 2017, ada 11 situs atau cagar budaya di Kabupaten Rohul.

Sebelas situs atau cagar budaya di Rohul, seperti Komplek Raja-raja Kepenuhan di Kelurahan Kepenuhan Tengah Kecanatan Kepenuhan, Makam Tengku Joman di Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto, Makam Sutan Laut Api di Dusun Haiti Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah.

Makam Kahar (Raja Tambusai) di Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai, Makam Raja-raja Rambah di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir, Makam Raja-raja Rokan di Desa Rokan Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto.‎

Ke tujuh, empat lokasi di Kecamatan Tambusai, seperti Kampung Daloe-Daloe (Dalu-Dalu), Kubu Awuo Duri (Kubur Aur Duri), Benteng Tujuh Lapih (Benteng Tujuh Lapis), Benteng Tuanku Tambusai di Dusun Benteng Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan.

Kemudian, Kontroleur Belanda (Rumah Dinas Sekda Kabupaten Rohul/ dahulu rumah Wakil Bupati Rohul di Jalan Veteran/ Jalan Riau Kelurahan Pasirpangaraian Kecamatan Rambah. Sembilan, Istana Rokan dan Rumah Hulu Balang di Desa Rokan Koyo Ruang Krcamatan Rokan IV Koto.

Sepuluh, Kantor KPU Kabupaten Rohul (Kantor Kontroleur) di Jalan Riau/ Jalan Imam Bonjol Kelurahan Pasirpangaraian Kecamatan Rambah. Sebelas, Sekolah Belanda yang sekarang menjadi SDN 001 Rambah di Jalan Diponegoro Kelurahan Pasirpangaraian Kecamatan Rambah.

"Kedepan kita tetap akan melaksanakan koordinasi dan kerjasama baik dengan berbagai pihak, termasuk BPCB Sumatera Barat dalam rangka menjaga situs bersejarah, dan mempunyai nilai-nilai tinggi bagi Negeri Seribu Suluk ini," ujar Yusmar.

Sementara, petugas dari BPCB Sumbar, Darul Aswadi, mengatakan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2011, Tentang Cagar Budaya, memberikan garisan bahwa pembangunan cagar budaya sudah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta serta masyarakat yang berkoordinasi dengan BPCB di wilayah masing-masing, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat.

Darul mengatakan BPCB Sumbar akan tetap serius dalam memperhatikan seluruh cagar budaya di wilayahnya, termasuk cagar budaya yang ada di‎ Kabupaten Rohul.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR
- Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa
- Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing
- Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung
- Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA
- Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran
- Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF
- Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil
- Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang
- Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El
- Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 kepada Seluruh OPD
- Sambut Hari Bhakti ke-69,
Imigrasi Bengkalis Bersihkan dan Cat Museum

- Bernasib Lebih Miris dari Andini,
Begini Kata Kades tentang Naufal yang Mengurusi Empat Adiknya

- Masuki Masa Pensiun, Mantan Kaban Penghubung Riau Ingin Terus Mengabdi
- Andini tak Terviralkan Muncul Lagi di Pekan Tua, Pelalawan
- Satlantas Polres Kuansing Matangkan Persiapan MRSF
- Lantik Tiga Kajari, Kajati Riau Minta Tingkatkan Kinerja
- Desa Banjar Baru Layurkan Jalur Sumbangan Bupati Kuansing
- Dilaporkan Sejumlah Pihak, Penista Agama di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Lusa, Kepengurusan IKA Hubdat Provinsi Riau Dikukuhkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com