Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Nopember 2018 18:28
Laga Kambing Sepeda Motor, 1 Korban Tewas di Bengkalis

Ahad, 18 Nopember 2018 17:24
‎Serunya Family Gathering Polres Rohul di Objek Wisata Sipogas

Ahad, 18 Nopember 2018 16:35
Buaya Pemangsa Bocah 7 Tahun di Rohul Berhasil Ditangkap Warga Bonai Darussalam

Ahad, 18 Nopember 2018 16:30
Laka Maut di Duri Tewaskan 4 Orang, Polisi Pastikan Sopir Truk Tanki Lalai

Ahad, 18 Nopember 2018 16:26
Baksos, Polsek Cerenti Turun ke Masyarakat Bergotong Royong

Ahad, 18 Nopember 2018 13:33
Dinilai Tak Paham Pemerintahan, DPRD Kembali Akan Panggil Bupati - Wabup

Ahad, 18 Nopember 2018 12:50
Tabrakan Truk Tangki Vs Kijang di Duri, 4 Korban Tewas

Ahad, 18 Nopember 2018 12:02
Sempena HKN, Pernakes Bengkalis Taja Jalan Santai dan Donor Darah di Duri

Ahad, 18 Nopember 2018 09:35
Konsleting Listrik Picu Pabrik Tahu di Airmolek, Inhu Ludes Terbakar

Sabtu, 17 Nopember 2018 21:22
Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Nopember 2018 17:11
Pelajar Semangat Ketahui Proses Pembuatan Kertas PaperOne

Ratusan pengunjung tampak antusias kunjungi stan PTRAPP di Riau Expo 2018. Ramai pelajar yang ingin tahu proses pembuatan kertas.

PANGKALAN KERINCI - Ratusan pengunjung dari berbagai kalangan memadati Riau Expo 2018 yang dilaksanakan di halaman Kediaman Gubernur Riau Jalan Diponegoro. Acara yang sudah berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh 100 peserta UMKM dan 196 peserta pameran, salah satunya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Para pelajar dari tingkat TK hingga SMA terlihat antusias mendengarkan penjelasan mengenai proses pembuatan kertas PaperOne. Salah satunya Nia Iman Fitri dari SMP Teknologi Pekanbaru. Ia penasaran bagaimana proses pembuatan kertas dari kayu akasia.

"Saya baru tahu proses pembuatannya panjang. Dari menanam bibit pohon akasia, setelah umur 4 tahun dipanen, kemudian diproduksi di pabrik menjadi kertas. Saya juga baru lihat bentuk bubur kertas di sini," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia dan pengunjung lainnya mendapatkan penjelasan mengenai program-program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh RAPP seperti pembuatan batik bono yang dibuat oleh tangan-tangan terampil ibu-ibu dari Rumah Batik Andalan.

"Di stand RAPP juga ada games dalam bentuk pengetahuan. Kami diputarkan dulu video tentang RAPP. Nantinya kami akan menjawab pertanyaan dari video tadi," ujar siswi kelas 7 ini.

Zuriah, salah satu Guru PPL dari SMA An-Nur mengatakan siswa-siswanya sangat antusias mengunjungi stand RAPP, selain dapat belajar siswanya juga terlihat semangat mengikuti games yang diadakan.

"Anak-anak ini yang antusias pengen ke sini, selain bisa belajar bagaimana cara memproduksi kertas, anak anak ini juga lebih semangat main gamesnya, pada rebutan pengen dapat bantak leher" ujar Zuriah.

Pada Riau Expo kali ini, RAPP turut menampilkan hasil olahan tiap proses pembuatan kertas seperti dissolving pulp dan woodchips. Pengunjung bisa langsung memegang dan mengetahui detail proses pembuatan kertas. Keindahan Batik Bono buatan masyarakat Kerinci, mitra bina dari program Community Development RAPP juga tak luput dari perhatian.

Ajang Riau Expo 2018 diikuti oleh 100 peserta UMKM dan 196 peserta pameran. Terdiri dari 15 stan Kabubaten, 35 stan OPD Provinsi, 92 stan UMKM, 3 stan Kementrian, 45 stan dari pihak swasta, BUMD dan BUMN dan 3 stan Otomotif.

Kepala Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Evarevita selaku ketua dari perhelatan acara mengatakan gelaran Riau Expo 2018 diadakan dengan tujuan mempromosikan potensi, produk unggulan dan ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Riau.

Dengan terselenggaranya acaranya ini diharapkan bisa lebih mengedukasi berbagai potensi yang ada di Provinsi Riau kepada banyak pihak yakni masyarakat, investor, pelaku usaha dan stake holder lainnya. (rls)

Keterangan Foto:
1. Pelajar mengunjungi stand RAPP di Riau Expo 2018.
2. Para pelajar antusias mengikuti games yang disediakan di stand RAPP dalam Riau Expo 2018.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Laga Kambing Sepeda Motor, 1 Korban Tewas di Bengkalis
- ‎Serunya Family Gathering Polres Rohul di Objek Wisata Sipogas
- Baksos, Polsek Cerenti Turun ke Masyarakat Bergotong Royong
- Sempena HKN, Pernakes Bengkalis Taja Jalan Santai dan Donor Darah di Duri
- Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
- Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber
- Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak
- Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan
- Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau
- Baznas Bengkalis Bantah Minta KTP untuk Bagikan Zakat
- Korwil Pendidikan Singingi, Kuansing Akui Tenaga Pendidik Masih Kurang
- Capai Target UN di 2019, Bupati Minta Tingkat Kualitas Pendidikan
- Hanya Tiga Persen Lulus, Opsi Turunkan Passing Grade Masih Usulan
- Penyebab Banjir dan Perusak Keindahan,
Satpol PP Pekanbaru Bongkar Bangunan Liar di Jalan Garuda Sakti

- BKPP Rohul Tunggu Arahan Panselnas Terkait Passing Grade dan Ranking CPNS 2018
- Camat Mandau Taja Silaturrahmi Bareng Ratusan Kader Posyandu dan TP PKK Setempat
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Barang Jualan dan Mesin Jahit ke Penyandang Disabilitas
- 2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini
- Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing
- Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com