Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Januari 2019 10:11
Menjabat Sampai 19 Februari, Gubri Mulai Bicara Perpisahan

Kamis, 24 Januari 2019 09:37
Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang

Kamis, 24 Januari 2019 09:30
Tanam 202 Pohon, Gubri Berharap Banyak Burung Berumah di Gedung Daerah

Rabu, 23 Januari 2019 22:29
113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69

Rabu, 23 Januari 2019 22:22
Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya

Rabu, 23 Januari 2019 22:16
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

Rabu, 23 Januari 2019 20:53
Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Nopember 2018 17:32
Banjir di Rohul Rendam 65 Hektar Tanaman Padi Gogo dan Jagung

Dinas TPH melaporkan 65 hektar lahan pertanian padi gogo dan jagung turut terendam akibat banjir di Rohul. Namun belum dipastikan alami gagal panen.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 65 hektar lahan pertanian padi gogo di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ikut terdampak bencana banjir.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Rohul, Mubrizal SP, MMA, mengatakan meski terendam banjir, namun tanaman padi gogo milik petani belum sebabkan gagal panen atau puso.

"Berdasarkan laporan yang kita terima, akibat banjir yang terjadi sedikitnya ada 65 hektar tanaman padi darat atau padi gogo yang terendam banjir di beberapa kecamatan," jelas Mubrizal, Kamis (8/11/2018).

Mubrizal mengungkapkan tanaman padi gogo petani yang terendam banjir banyak terjadi di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Kepenuhan Hulu, Tambusai, Rambah Hilir, dan Kecamatan Rokan IV Koto.

Sebagian besar lahan padi gogo milik petani yang terendam sendiri dekat dengan bantaran Sungai Batang Lubuh dan Sungai Rokan yang meluap di akhir Oktober dan awal November 2018.

‎"Saat banjir di akhir Oktober, tanaman padi gogo terendam banjir terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto lebih kurang 17 hektar. Dan di banjir kedua di awal November ini seluas 65 hektar, namun belum menyebabkan gagal panen atau puso," kata Mubrizal.

Selain lahan tanaman padi gogo, sambung Mubrizal, Dinas TPH Rohul juga menerima laporan lahan pertanian jagung sekira 22 hektar milik masyarakat di Kecamatan Tambusai, berada di bantaran Sungai Batang Sosah juga dilaporkan terendam.

Dampak rendaman banjir tersebut, puluhan hektar tanaman jagung masyarakat berpotensi mengalami gagal panen atau puso, akibat meluapnya sungai setempat dalam beberapa hari.

"Sampai hari ini, untuk tanaman padi sawah masyarakat maupun kelompok tani kita belum mendapat laporan adanya terendam banjir. Karena banjir yang terjadi masih di sekitaran bantaran sungai, seperti Sungai Rokan, Batang Lubuh dan Sungai Sosah," pungkas Mubrizal.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Menjabat Sampai 19 Februari, Gubri Mulai Bicara Perpisahan
- 113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69
- Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya
- Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak
- Hanya 450 Pengusaha Depot Air Minum di Pekanbaru yang Teruji
- Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019
- Sinergitas TNI-Polri, Polres Inhu Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kodim 0302
- Yowan Terpilih Menjadi Ketua LPM Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru
- Ratusan Prajurit Kodim 0313/KPR se-Rohul‎ Jalani Minggu Militer di Pasirpangaraian
- Kadis PUPR Rohul Turun Tangan,
‎Jalan Provinsi di Rambah Hilir Rusak tarena tak Ada Drainese

- Gubri Ingin Jembatan Siak IV Diberi Nama Pendiri Kota Pekanbaru
- Sesuai Letaknya,
Waka DPRD Riau Kordias Pasaribu Usulkan Nama Pelita untuk Jembatan Siak IV

- Diduga DL Massal, Kantor Bupati dan DPRD Pelalawan Lengang Mencekam
- Turun ke Rokan Hulu, Rupanya Ini yang Dilakukan Tim Peneliti Puslitbang Polri
- Pulang Umroh, Gubri Kembali Jalankan Tugas Kepala Daerah
- Disaksikan Bupati Harris, Pengurus PGRI Kecamatan Ukui Dilantik
- Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dianggap Kangkangi Perintah Presiden Jokowi
- Mahasiswa Siap Kawal Proses Hukum Dugaan Mesum Oknum Dewan Kuansing
- Dikukuhkan Jadi Komut, Masperi Diberi Amanah Kembangkan PT Jamkrida
- Masuki Era Industri 4.0, Perusahaan Terapkan Zero Fatality


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com