Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 12:18
Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai

Senin, 18 Pebruari 2019 12:13
Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas

Senin, 18 Pebruari 2019 10:35
Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau

Senin, 18 Pebruari 2019 10:21
Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok

Senin, 18 Pebruari 2019 07:39
Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah

Senin, 18 Pebruari 2019 07:20
Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua

Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Nopember 2018 10:49
KISPO Gelar Uji Kompetensi Auditor ISPO  

Memcegah isu negatif sawit Indonesia di AS dan Eropa, Komisi Indonesia Sustainable Palm Oil menggelar uji kompetensi auditor ISPO.

Riauterkini-PEKANBARU- 12-17 November 2018, Komisi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) atau sawit berkelanjutan menggelar pelatihan dan uji kompetensi Auditor ISPO. Uji Kompetensi ini digelar di dua tempat. Pelatihan 12-14 November digelar di Bogor Jawa Barat dan praktek audit ISPO 15-17 November dilakukan di salah satu perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Kampar, Riau.

  “Ini pelatihan dan uji kompetensi angkatan ke-18. Angkatan kali ini beda dengan angkatan sebelumnya. Sebab dari 45 peserta, 8 orang berasal dari non perusahaan. Ada 4 orang dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) dan masing-masing 2 orang dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan mereka,” kata Oni Aprianto, SP., M.Sc, Penyelenggara Pelatihan Auditor ISPO dari Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta.  

  Kepala Sekretariat Konisi Nasional ISPO, Azis Hidayat mengatakan bahwa ISPO sudah menjadi komitmen pemangku kepentingan industri sawit yang diharapkan bisa memberikan solusi dan meng-counter  isu negatif sawit di Eropa dan AS.

  Apalagi, tambahnya, l ISPO sudah ikut pula pada Deklarasi Amsterdam. Deklarasi ini bertujuan mengintegrasikan sektor industri agribisnis untuk memproduksi minyak kelapa sawit yang sustainable. 

“Indonesia sebagai produsen CPO terbesar dunia harus melihat ini sebagai tuntutan yang serius terhadap sawit sustainable. Makanya saya sampaikan, kita tidak perlu membalas black campaign, tapi yang kita lakukan adalah terus berbenah diri serta memperbaiki diri,” ujar Azis.

  Untuk ini pula kata Azis, auditor-auditor ISPO handal dan berintregitas digembleng. Hingga April 2018 kata Azis,  sudah ada 1.340 auditor, 15 Lembaga Survey (LS) dan 1 lembaga penyelenggaraan pelatihan auditor ISPO.

“Kedepan kita berharap akan semakin bertambah auditor ISPO meski untuk menjadi auditor itu tidak mudah dan perlu keseriusan. Sebab untuk menjadi auditor ISPO, harus melalui beberapa tahapan uji kompetensi, dan Komisi ISPO akan secara rutin melakukan monitor dan evaluasi terhadap para pemegang sertifikat auditor ISPO,” katanya.

  Pembentukan ISPO kata Azis sudah sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perkebunan. 

“ Beberapa tujuan ISPO itu sudah terlaksana dan tercapai. Salah satu buktinya adalah bahwa dalam kurun dua tahun terakhir, devisa sawit paling unggul dibanding komoditas lain,” terangnya.

  Hanya saja, tambahnya, industri sawit Indonesia belum berdaulat lantaran sertifikasi masih diatur oleh sejumlah  pihak yang sebenarnya bukan produsen  sawit.

 “Kita sedang upayakan agar kedaulatan itu dapat terwujud,” katanya.

  Senada dikatakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan DitJend Perkebunan, Dedi Junaidi, bahwa ISPO adalah amanah dari Regulasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia. 

“Jadi, semua pelaku usaha perkebunan kelapa Sawit harus patuh dan taat. Ini demi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan,” ujarnya.

  Gulat ME Manurung, salah seorang peserta pelatihan dan uji kompetensi auditor ISPO Angkatan ke 18 ini mengatakan bahwa Sertifikat Auditor ISPO ini sangat penting, khususnya kepada Petani Swadaya. Sebab dengan mengantongi legalitas auditor ISPO, dia akan lebih mudah memotivasi para petani kelapa sawit untuk mengikuti sertifikasi ISPO, khususnya Petani Anggota Apkasindo.

  “Untuk saat ini memang masih banyak kendala para petani, khususnya pada aspek legalitas lahan yang masih dominan dalam kawasan hutan. Sementara syarat utama lahan yang bisa diajukan sebagai pemegang ISPO adalah harus bersertifikat hak milik,” katanya kepada Riau Terkini, Kamis (15/11/18).

  Kalau pemerintah tidak segera mencari solusi, persoalan legalitas lahan petani ini kelak akan menjadi masalah yang sangat besar. Sebab 42 persen luas lahan sawit di Indonesia adalah milik petani swadaya. 

“Kalau kemudian ISPO akan menjadi mandatori (wajib) bagi petani swadaya, otomatis pabrik tidak akan pernah lagi mau membeli sawit petani lantaran mereka tidak punya sertifikat ISPO,” katanya,.

Untuk saat ini, tambahnya, memang masih voluntary (tidak wajib). Keikutsertaan Apkasindo dalam Uji Kompetensi Auditor ISPO ini tidak terlepas dari hasil Forum Bisnis dan IPOC yang dilaksanakan di Zurich dan Madrid bulan Oktober yang lalu, dimana memang Masyarakat UE menginginkan Petani Sawit Indonesia sebagai garda terdepan dari agribisnis sawit berkelanjutan. 

  Soal anggota Apkasindo ikut pelatihan dan sertifikasi ISPO, Ketua Umum Apkasindo, Anizar Simanjuntak, mengatakan bahwa inilah satu pembuktian kalau Apkasindo sangat serius mendukung kelapa sawit berkelanjutan. Ini tidak lepas dari berkat kerjasama dan dukungan dari BPDP KS.

  “Saat ini ISPO masih bersifat voluntary bagi petani, tapi kedepan justru akan menjadi kewajiban petani untuk memiliki Sertifikat ISPO. Untuk mengantisipasi itulah makanya sejak dini kami mempersiapkan auditor-auditor untuk melayani anggota Apkasindo di seluruh Indonesia ketika akan mengajukan ISPO. Untuk ini paling tidak kami butuh seribuan orang auditor untuk membantu petani swadaya mengaudit kebun anggota Apkasindo di seluruh Indonesia,”  untuk itu kami akan terus mengirim pengurus Apkasindo yang berkopeten untuk mengikuti Latihan Sertifikasi ISPO ini, kata Anizar melalui sambungan telepon.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas
- Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok
- Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua
- Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
- PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang
- Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru
- Gunung Toar Siap Menuju Sentra Kampung Batik Ekonomi Kreatif
- Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru
- Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka
- TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat
- Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing
- Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis
- Sepanjang 2019, 497,71 Hektare Lahan di Riau Terbakar
- Bosan Berkonflik dengan Rekan Seprofesi,
Nelayan Panipahan Siap Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

- Sempena HPN ke-73, Kapolres Rohul Makan Bareng Wartawan dan Pesankan Ini
- Mantan Pejabat Pemprov Resmi Jabat Karo Perencanaan dan Ortal di Kemenko Polhukam
- Dukung Gerakan Magrib Mengaji,
Masyarakat Desa Bukit Gajah Ukui Gelar Pelatihan Brantas Buta Huruf Baca Alqur'an

- Rindu Pemimpinnya,
Masyarakat Pintu Gobang Kari Undang Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Melayur Jalur

- Pusat Setujui 25 Ribu Blangko KTP El untuk Bengkalis
- Besok, Mantan Kasatpol PP Riau Dilantik Jadi Karo di Kemenko Polhukam Bersama Empat Jenderal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com