Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 10:43
Andi Arif Sebut Perusak Atribut PD di Pekanbaru Dibayar Partai Penguasa

Sabtu, 15 Desember 2018 10:31
Pelantikan DPC PD se-Riau Disaksikan Langsung SBY dan Istri

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28
Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah

Sabtu, 15 Desember 2018 10:07
Ani Yudhoyono Nangis Saksikan Video Perusakan Balehonya dan Bendera PD

Sabtu, 15 Desember 2018 09:36
Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 09:24
Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 09:16
Buka Kejuaraan Tenis di Siak, Ketua Pelti Riau Harapkan Lahir Petenis Andal

Sabtu, 15 Desember 2018 09:12
Balehonya dan Bendera PD Dirusak, SBY Pilih Mengalah

Sabtu, 15 Desember 2018 07:19
Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi

Jum’at, 14 Desember 2018 23:14
SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Nopember 2018 12:43
LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden

Presiden Joko Widodo bakal mendapat gelar adat, namun sampai saat ini LAM Riau belum terbuka soal rencana tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepastian rencana pemberian gelar adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sampai hari ini belum jelas. Soal gelar apa yang pantas disematkan kepada orang nomor satu di Indonesia itu juga belum ada yang tahu.

Pucuk pimpinan LAM Riau, yakni Ketua Umum Majlis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri H Al Azhar melalui pesan Whatsapp, tak memberi jawaban apa pun. Saat dihubungi melalui telephone selularnya, Al Azhar hanya berkilah bahwa dirinya sedang ada tamu.

"Maaf saya, saya lagi ada tamu," kata Al Azhar, usai mendengarkan pertanyaan terkait rencana pemberian gelar adat kepada Presiden Jokowi, Kamis (15/11/18).

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri Syahril Abubakar saat dihubungi melalui telephone selularnya tidak menjawab. Namun menjawab pesan singkat melalui Whatsapp miliknya, Syahril yang juga mantan Ketua PMI Riau ini hanya mengatakan, belum.

"Belum dinda," ujar Syahril.

Pesan yang sama sebelumnya juga melalui pesan Whatsapp, Datuk Seri Syahril Abubakar juga mengatakan hal yang sama. Tidak ada penjelasan apakah jawaban belum tersebut, apakah sama sekali belum ada ditentukan pemberian gelar dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim sempat berujar kemungkinan Presiden RI Jokowi akan ke Riau pada 24 November nanti. Salah satu agenda Jokowi terkait pemberian gelar adat dari LAM Riau.

Meski mengatakan jadwal itu masih tentatif, namun mantan Bupati Rokan Hilir ini mengatakan bahwa dirinya bersama, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta LAM Riau akan menunggu jadwal pasti untuk merisik atau meminang untuk meminta persetujuan terkait pemberian gelar tersebut.

"Katanya 24 ini pak Jokowi datang, tapi kita masih menunggu sinyal dari Istana dulu," ujar Wan Thamrin.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah
- Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau
- Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi
- Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi
- RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan
- Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana
- Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan
- Keempat Kali, Hera Tri Wahyuni Terpilih sebagai Ketua GOW Kabupaten Bengkalis
- Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan
- BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD
- Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir
- Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 
- Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik di Bengkalis Diserahkan ke Ortu Asuh
- Independent School Riau Chevron Sumbang 2.585 Buku Untuk Perpustakaan Pekanbaru Untuk kali kedua, ISR Chevron menyumbangkan buku untuk Dinas Perpustakaandan Kearsipan Pekanbaru. Jumlahnya, 2.585 buku. Riauterkini-PRKANBARU-Bantu program pendidikan ser
- Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"
- Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus
- Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI

- Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru
- Jelang Akhir Tahun Program EVP Beri Manfaat Untuk Warga
- Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com