Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Kamis, 23 Mei 2019 22:13
Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI

Kamis, 23 Mei 2019 21:25
Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya

Kamis, 23 Mei 2019 20:41
Melanjutkan Tradisi Baik,
Riauterkinicom Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi-bagi THR


Kamis, 23 Mei 2019 20:35
10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020

Kamis, 23 Mei 2019 20:17
‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru

Kamis, 23 Mei 2019 20:12
PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera

Kamis, 23 Mei 2019 17:09
Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis

Kamis, 23 Mei 2019 17:07
Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau

Kamis, 23 Mei 2019 16:59
DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Nopember 2018 19:26
BPBD Riau: Empat Kabupaten Masih Terendam Banjir

Sejumlah daerah di Riau banjir akibat tingginya curah hujan dan meluapnya aliran sungai. BPBD laporkan ada empat daerah yang masih banjir.

Riauterkini - PEKANBARU - Empat kabupaten di Riau, masih direndam banjir. Antara lain di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Indragiri Hulu (Inhu) dan Kuantan Singingi (Kuansing). Bahkan masih ada warga yang bertahan di pengungsian.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger menjelaskan, di Bengkalis, banjir melanda di Jalan Gajah Mada, Desa Tasik Serai, KM 32 dan Desa Tasik Serai Barat KM 10, Kecamatan Talang Muandau.

"Banjir ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi, sehingga jalan akses masyarakat susah untuk dilalui. Baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Edwar Sanger, Senin (19/11/18).

Kemudian, di Desa Muara Dua, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis, juga terendam banjir. Ketinggian air sudah mencapai setinggi lutut orang dewasa. Ada sektiar 123 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. "Penanganan banjir di sini sudah masuk hari ketujuh," kata dia.

Di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Bengkalis, juga terendam. Hanya saja sekarang sudah mulai surut meski sudah sepekan tidak turun hujan. Hingga saat ini, banjir yang merendam sudah masuk hari ke 15.

Di Kabupaten Rohil kata Edwar Sanger, banjir masih melanda Kecamatan Rantau Kopar, Kecamatan Rimba Melintang, Kecamagan Tanah Putih. Ketinggian air yang merendam di tiga kecamatan tersebut, bervariasi. Mulai dari 10 centimeter, hingga 150 centimeter.

"Fasilitas umum yang terdampak dari bencana banjir ini antara lain, enam sekolah dan dua TPU. Kemudian, satu masjid, satu musala, satu surau, satu pasar, satu tempat pelelangan ikan, satu taman, satu rumah suluk, satu polindes, dua kantor desa," ujarnya.

BPBD setempat kata Edwar, sudah mengirimkan bantuan berupa sembako kepada warga yang terdampak. Pada Senin, tenda pengungsian juga sudah dipasang. Hanya saja, sampai sekarang belum ada warga yang mengungsi.

Berbeda di Kelurahan Sungai Rangau, di mana ada sebanyak 200 KK yang mengungsi. Hanya saja, mereka mengungsi ke rumah kerabatnya yang tidak terendam banjir. "Di sini sudah masuk hari kelima pengamanan banjir," ujar dia.

Di sejumlah desa di Kecamatan Pekaitan, Rohil, juga masih terendam. Bahkan, banjir yang merendam sudah hampir sebulan. "Penanganan sudah masuk hari ke 26," ujar dia.

Sekarang kata dia, banjir sudah mulai surut. "Akan tetapi, para pengungsi masih ada sebagian yang tinggal di lokasi pengungsian yang disediakan oleh pemerintah setempat dan sebagian lagi sudah pulang kembali ke rumah masing-masing," ujar Edwar.

Selanjurnya di Inhu. Di sini, ada 59 desa di 10 kecamatan yang direndam banjir. Sampai saat ini kata Edwar, diperkirakan jumlah korban terdampak banjir sebanyak 1.496 KK atau 3.275 jiwa. "Fasilitas umum terdampak di Rengat Barat ada satu sekolah dam di Kecamatan Pasir Penyu ada satu sekolah pula," katanya.

Edwar menjelaskan, banjir yang terjadi di Inhu, sudah mulai surut sebagiannya. Sebagian lagi masih tergenang. Pemerintah setempat kata dia, sudah mendirikan beberapa tenda pengungsian. Bantuan, juga masih terus mengalir dari pemerintah setempat.

Terkahir di Kuansing. Menurut Edwar Sanger, banjir terjadi di 104 desa di 11 Kecamatan. Hingga sekarang, diperkirakan ada sebanyak 8.306 KK yang terdampak. Fasilitas umum yang terdampak juga banyak. Ada tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.

"Data terkini keadaan banjir sudah mulai surut untuk beberapa kecamatan. Namun tetap diimbau bagi warga di sekitar aliran sungai, untuk tetap waspada," kata dia.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati
- Kolam Renang Kalinjuhang Akan Dijadikan Taman dan Payung Quran Center
- Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama
- PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak
- Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul
- Gubri Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta di Siak
- Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Ruas Jalan Provinsi di Rohul Jelang Idul Fitri
- Sebelum Berubah BPNT, Bulog Bengkalis Salurkan Beras Otonom 700 Ton
- Pemprov Riau Siapkan Rp60 Miliar untuk THR ASN
- Mobdin tak Sesuai Peruntukan, Terus Ditertibkan dari Tangan Pejabat
- Pemko Pekanbaru Cairkan Rp37 Miliar untuk THR ASN
- Pelanggan Keluhkan Tagihan PJJ, Demikian Tanggapan PLN Dumai
- Disdik Kuansing Sosialisasi Dana DAK ke Sekolah Penerima
- Ketika Mahasiswa FK UR Bikin SUPERMAN untuk Pantau Kesehatan Anak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com