Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 23:03
Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 21:47
Kapitra Ampera Tuding SBY Bawa Konflik ke Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 21:44
Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 20:55
Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 20:38
Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI

Sabtu, 15 Desember 2018 19:27
Antisipasi Banjir, DLH Kuansing Normalisasi Drainase di Seluruh Kecamtan

Sabtu, 15 Desember 2018 19:16
Diinstruksikan SBY, DPC Demokrat Pekanbaru Bersihkan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 18:37
‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 18:04
Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Nopember 2018 22:25
Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang


Pendataan PBL Stikes Hang Tuah Pekanbaru mencatat pengelolaan sampah menjadi masalah di Pulau Gadang, Kampar. Mahasiswa berikan solusi kepada masyarakat.

PULAU GADANG – Sampah adalah permasalahan utama yang ada di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Hang Tuah Pekanbaru selama tiga pekan melaksanakan PBL di Pulau Gadang. Mahasiswa bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Pulau Gadang menyepakati pengelolaan sampah rumah tangga yang merupakan prioritas di desa ini dalam musyawarah masyarakat desa (MMD) I.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Desa Mahasiswa PBL Stikes Hang Tuah Pekanbaru Wahyudi Gultom kepada Riauterkini.com, Senin (19/11/2018) menyikapi hasil MMD yang digelar mahasiswa di SDN 007 Pulau Gadang, Ahad (18/11/2018).

“Dari hasil MMD disepakiti bersama masyarakat dan Pemerintahan Desa Pulau Gadang prioritas masalah kesehatan, bagaimana cara pengelolaan sampah rumah tangga agar menjadi barang yang berguna dan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat,” ujar Wahyudi.

Kesepakatan ini juga didukung Ketua BPD Pulau Gadang dan anggota untuk penanggulangan masalah ini disinergikan bersama pemerintahan desa, Puskesmas, Pustu, kader untuk jangka panjang kedepan. “Dan mahasiswa akan melakukan intervensi selepas MMD I untuk mengurangi permasalahan kesehatan lingkungan masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah Desa Pulau Gadang,” ulas lajang yang akrab disapa Yudi ini.

Untuk diketahui, MMD I ini dihadiri Camat XIII Koto Kampar yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Ahmad Ali Hanafiah, Kepala Desa Pulau Gadang yang diwakili Sekretaris Desa Alwira, Ketua BPD Pulau Gadang Syofian,SH,MH Datuk Majo Sati, Kepala Puskesmas XIII Koto Kampar III yang diwakili Bidan Koordinator Mulyani,Amd,Keb, Direktur BumDes Koto Panjang Sepakat Ir Agus Alisa Putra,MM, Ketua LPM Yuwarlis Engku Bilal, Dosen Pembimbing Windra Maulana,SKM, kepala dusun, RT, RW, tokoh masyarakat se-Pulau Gadang dan puluhan mahasiswa Stikes Hang Tuah yang menggelar PBL di Desa Pulau Gadang sekitarnya. Dalam kesempatan ini baik camat, kepala desa, ketua BPD dan Direktur BumDes maupun pihak Puskesmas XIII Koto Kampar III sepakat bahwa kedepan sampah terutama sampah rumah tangga akan dikelola dengan baik di desa ini.

Camat XIII Koto Kampar yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Ahmad Ali Hanafiah mengatakan, pengelolaan sampah erat kaitannya dengan menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik rentan menimbulkan penyakit.“Seberapapun banyak uang kita kalau kita sakit tidak ada gunanya,” ujar Ali.

Hal senada juga dikatakan Ketua BPD Pulau Gadang Syofian. Menurut Ketua Forum BPD se-Kabupaten Kampar ini, di beberapa desa dan kelurahan sampah rumah tangga telah mampu dikelola dengan baik dan bahkan menghasilkan uang. Masyarakat juga memberikan sumbangsih dana untuk pengelolaan sampah. Untuk itu kedepan perlu ditunjuk petugas yang akan memungut sampah dan menyediakan armada pengangkut sampah dan mengelolanya.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi
- Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai
- Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru
- Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI
- ‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau
- Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia
- Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi
- Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

- Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir
- Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau
- Puluhan Kafilah Semarakkan MTQ ke-33 Desa Bantan Tengah, Bengkalis 
- Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah
- Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau
- Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi
- Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi
- RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan
- Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana
- Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan
- Keempat Kali, Hera Tri Wahyuni Terpilih sebagai Ketua GOW Kabupaten Bengkalis
- Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com