Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:28
Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:19
Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi


Rabu, 20 Pebruari 2019 14:31
Usai Dilantik, Syamsuar Tegaskan Dukungannya untuk Jokowi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Nopember 2018 22:25
Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang


Pendataan PBL Stikes Hang Tuah Pekanbaru mencatat pengelolaan sampah menjadi masalah di Pulau Gadang, Kampar. Mahasiswa berikan solusi kepada masyarakat.

PULAU GADANG – Sampah adalah permasalahan utama yang ada di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Hang Tuah Pekanbaru selama tiga pekan melaksanakan PBL di Pulau Gadang. Mahasiswa bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Pulau Gadang menyepakati pengelolaan sampah rumah tangga yang merupakan prioritas di desa ini dalam musyawarah masyarakat desa (MMD) I.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Desa Mahasiswa PBL Stikes Hang Tuah Pekanbaru Wahyudi Gultom kepada Riauterkini.com, Senin (19/11/2018) menyikapi hasil MMD yang digelar mahasiswa di SDN 007 Pulau Gadang, Ahad (18/11/2018).

“Dari hasil MMD disepakiti bersama masyarakat dan Pemerintahan Desa Pulau Gadang prioritas masalah kesehatan, bagaimana cara pengelolaan sampah rumah tangga agar menjadi barang yang berguna dan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat,” ujar Wahyudi.

Kesepakatan ini juga didukung Ketua BPD Pulau Gadang dan anggota untuk penanggulangan masalah ini disinergikan bersama pemerintahan desa, Puskesmas, Pustu, kader untuk jangka panjang kedepan. “Dan mahasiswa akan melakukan intervensi selepas MMD I untuk mengurangi permasalahan kesehatan lingkungan masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah Desa Pulau Gadang,” ulas lajang yang akrab disapa Yudi ini.

Untuk diketahui, MMD I ini dihadiri Camat XIII Koto Kampar yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Ahmad Ali Hanafiah, Kepala Desa Pulau Gadang yang diwakili Sekretaris Desa Alwira, Ketua BPD Pulau Gadang Syofian,SH,MH Datuk Majo Sati, Kepala Puskesmas XIII Koto Kampar III yang diwakili Bidan Koordinator Mulyani,Amd,Keb, Direktur BumDes Koto Panjang Sepakat Ir Agus Alisa Putra,MM, Ketua LPM Yuwarlis Engku Bilal, Dosen Pembimbing Windra Maulana,SKM, kepala dusun, RT, RW, tokoh masyarakat se-Pulau Gadang dan puluhan mahasiswa Stikes Hang Tuah yang menggelar PBL di Desa Pulau Gadang sekitarnya. Dalam kesempatan ini baik camat, kepala desa, ketua BPD dan Direktur BumDes maupun pihak Puskesmas XIII Koto Kampar III sepakat bahwa kedepan sampah terutama sampah rumah tangga akan dikelola dengan baik di desa ini.

Camat XIII Koto Kampar yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Ahmad Ali Hanafiah mengatakan, pengelolaan sampah erat kaitannya dengan menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik rentan menimbulkan penyakit.“Seberapapun banyak uang kita kalau kita sakit tidak ada gunanya,” ujar Ali.

Hal senada juga dikatakan Ketua BPD Pulau Gadang Syofian. Menurut Ketua Forum BPD se-Kabupaten Kampar ini, di beberapa desa dan kelurahan sampah rumah tangga telah mampu dikelola dengan baik dan bahkan menghasilkan uang. Masyarakat juga memberikan sumbangsih dana untuk pengelolaan sampah. Untuk itu kedepan perlu ditunjuk petugas yang akan memungut sampah dan menyediakan armada pengangkut sampah dan mengelolanya.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK
- Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK
- Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK
- Ribuan Warga Tumpah Dalam Gelaran Cap Go Meh Pekanbaru
- Usai Dilantik Presiden, Syamsuar Paparkan Program 100 Hari Pimpin Riau
- Tahun Ini, Bengkalis Masuk Nominasi Tiga Besar Perencanaan Pembangunan Daerah di Riau
- TNI, Polri dan Masyarakat Goro Bangun Jalan Desa Tebarau Panjang, Kuansing
- Pagi ini Dilantik Presiden, Gubri dan Wagubri Bersiap Syukuran di TMIi
- Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur
- Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja
- Dilarang Liput Dugaan Pencemaran Limbah di PKS PT MAN, Ini Reaksi PWI Rohul
- TNI Berikan Pelatihan Teknik Dasar Beladiri kepada Aggota BNNK Kuansing
- Demi Kesembuhan Ani Yudhoyono,
DPD Demokrat Riau Instruksikan DPC Gelar Doa Bersama

- Antisipasi DBD, TNI Bersama UPTD Kesehatan Kuantan Hilir Lakukan Fogging
- Besok Gubri Terpilih Dilantik, Wan Thamrin Minta PNS Tidak Kasak-kusuk
-
- Jaringan Pulih, Pelayanan Pembuatan KTP El di Kuansing Pulih
- SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati
- Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK
- Buka Musrenbang Kecamatan Inuman,
Bupati Kuansing: Jangan Hanya Pembangunan Fisik, Usulkan Juga Peningkatan SDM



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com