Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Kamis, 23 Mei 2019 22:13
Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI

Kamis, 23 Mei 2019 21:25
Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya

Kamis, 23 Mei 2019 20:41
Melanjutkan Tradisi Baik,
Riauterkinicom Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi-bagi THR


Kamis, 23 Mei 2019 20:35
10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020

Kamis, 23 Mei 2019 20:17
‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru

Kamis, 23 Mei 2019 20:12
PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera

Kamis, 23 Mei 2019 17:09
Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis

Kamis, 23 Mei 2019 17:07
Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau

Kamis, 23 Mei 2019 16:59
DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 17:22
Abdikan Diri ke Masyarakat,
Calon Apoteker Bengkalis Kenalkan Diabetes dan Hipertensi di Kalideres


Bersama sejumlah mahasiswa lainnya, calon apoteker asal Bengkalis ini melakukan penyuluhan tentang gejala hipertensi dan bahaya tingginya gula darah kepada masyarakat Kalideres.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekitar 22 orang warga yang berdomisili di Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat tepatnya di RT006/RW009 mengikuti penyuluhan pemahaman dan informasi untuk mengenali sejak dini gejala hipertensi atau darah tinggi serta bahaya tingginya gula darah (diabetes).

Kegiatan penyuluhan selama sehari ditaja lima orang sarjana farmasi (S.Farm) diantaranya adalah asal Kabupaten Bengkalis, merupakan mahasiswa dari Program Studi Apoteker Universitas 17 Agustus 1945 (UTA 45) Jakarta Angkatan XXXIX.

Warga yang mengikuti penyuluhan khususnya para ibu-ibu yang berumur di atas 40 tahun. Sedangkan, narasumber dalam penyuluhan ini adalah Dr. Diana Laila Rahmatillah, M.Farm Apt, PHd Clinical Pharmasi.

Andita Dwi Pramesty, S.Fam, salah seorang mahasiswa asal Bengkalis mengatakan, kegiatan pengabdian ke masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, agar mengenali sejak dini gejala diabetes ataupun hipertensi yang sangat rawan dan mudah menyerang tubuh.

"Kegiatan yang kita laksanakan pada 15 Oktober lalu itu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan diikuti 22 orang berlangsung selama sehari," ungkapnya kepada media ini, Kamis (6/12/18) siang.

Setelah memberikan penyuluhan dan pemahaman, Andita berharap masyarakat mengerti ciri-ciri gejala hipertensi dan diabetes sedini mungkin dan segera melakukan langkah-langkah cepat dalam mengatasi resiko yang lebih fatal.

"Selain memberikan penyuluhan diabetes dan mengenali hipertensi juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah terhadap warga," imbuhnya.***(dik) Attachments

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati
- Kolam Renang Kalinjuhang Akan Dijadikan Taman dan Payung Quran Center
- Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama
- PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak
- Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul
- Gubri Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta di Siak
- Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Ruas Jalan Provinsi di Rohul Jelang Idul Fitri
- Sebelum Berubah BPNT, Bulog Bengkalis Salurkan Beras Otonom 700 Ton
- Pemprov Riau Siapkan Rp60 Miliar untuk THR ASN
- Mobdin tak Sesuai Peruntukan, Terus Ditertibkan dari Tangan Pejabat
- Pemko Pekanbaru Cairkan Rp37 Miliar untuk THR ASN
- Pelanggan Keluhkan Tagihan PJJ, Demikian Tanggapan PLN Dumai
- Disdik Kuansing Sosialisasi Dana DAK ke Sekolah Penerima
- Ketika Mahasiswa FK UR Bikin SUPERMAN untuk Pantau Kesehatan Anak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com