Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Kamis, 23 Mei 2019 22:13
Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI

Kamis, 23 Mei 2019 21:25
Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya

Kamis, 23 Mei 2019 20:41
Melanjutkan Tradisi Baik,
Riauterkinicom Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi-bagi THR


Kamis, 23 Mei 2019 20:35
10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020

Kamis, 23 Mei 2019 20:17
‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru

Kamis, 23 Mei 2019 20:12
PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera

Kamis, 23 Mei 2019 17:09
Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis

Kamis, 23 Mei 2019 17:07
Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau

Kamis, 23 Mei 2019 16:59
DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 17:36
Dahsyat, Tiap Pekan 10 Pasutri di Duri, Bengkalis Adukan Masalahnya ke KUA

Sedikitnya sepuluh pasutri di Duri datang ke KUA setempat untuk mengadukan permasalahan rumah tangga mereka.

Riauterkini - DURI - Tingginya angka keretakan rumah tangga masyarakat di Kota Duri, Bengkalis hingga mencapai 10 kasus per pekannya, ternyata ditanggapi dingin oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau, Masdarudin MA.

Menurutnya, seluruh permasalahan tersebut disebabkan hanya satu hal yaitu urusan di atas ranjang. Jika permasalahan di atas ranjang tuntas, alasan lain dapat dilewati tanpa berlarut larut.

"Rata rata perpekan mencapai sepuluh kasus pengaduan, apakah pasangan akan melanjutkan hingga ke Pengadilan Agama, kita tidak tau," ujar Masdarudin.

Dikatakan sosok Kepala KUA yang penuh humor, ramah dan murah senyum ini, dirinya mempunyai trik untuk mencegah pasangan yang akan berumah tangga saat bimbingan melalui BP4."Saya selalu tegaskan saat bimbingan sebelum ijab kabul. Terutama kepada istri. Bagaimana pun, suami harus dilayani. Nah, terutama diatas ranjang, jika diatas ranjang saja sudah bermasalah, otomatis rentetannya akan panjang,"terangnya.

"Jika pengaduan permasalahan rumah tangganya ada yang bilang dari tingkat ekonomi dan lainnya, itu tidak benar. Semua Awalnya bersumber dari urusan diatas ranjang,"tambah mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis tersebut.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati
- Kolam Renang Kalinjuhang Akan Dijadikan Taman dan Payung Quran Center
- Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama
- PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak
- Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul
- Gubri Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta di Siak
- Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Ruas Jalan Provinsi di Rohul Jelang Idul Fitri
- Sebelum Berubah BPNT, Bulog Bengkalis Salurkan Beras Otonom 700 Ton
- Pemprov Riau Siapkan Rp60 Miliar untuk THR ASN
- Mobdin tak Sesuai Peruntukan, Terus Ditertibkan dari Tangan Pejabat
- Pemko Pekanbaru Cairkan Rp37 Miliar untuk THR ASN
- Pelanggan Keluhkan Tagihan PJJ, Demikian Tanggapan PLN Dumai
- Disdik Kuansing Sosialisasi Dana DAK ke Sekolah Penerima
- Ketika Mahasiswa FK UR Bikin SUPERMAN untuk Pantau Kesehatan Anak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com