Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 21:18
Harga Sawit Anjlok, Petani Minta Pemda Carikan Solusi

Petani kelapa sawit di Kuansing keluhkan jatuhnya harga TBS. Pemerintah daerah diminta untuk segera mencarikan solusi untuk memperbaiki harga.

Riauterkini - TELUK KUANTAN - Anjloknya harga sawit terutama ditingkat bawah, membuat petani sawit mulai mengeluh, mereka berharap pemerintah daerah bisa mencarikan solusi jatuhnya harga TBS ini.

Kondisi ini, lebih dirasakan petani yang memiliki lahan perkebunan sawit berukuran kecil. Kemudian, belum lagi upah saat panen untuk membayar pekerja.

Erianto, warga asal Kecamatan Hulu Kuantan, salah satunya petani sawit yang merasakan kondisi ini.

"Kami yang mempunyai lahan 1-2 hektare, jika saat panen diupahkan, uangnya tak ada lagi yang kami terima. Belum lagi beli pupuk. Seperti pekan kemarin, harga jual sawit pada tengkulak hanya Rp. 670 per kilo. Kami petani berharap ada solusinya dari pemerintah daerah," ujar Erianto, Kamis (6/12/2018) kepada riauterkini.com.

Kepala Bidang Perkebunan Kuansing, Syoffinal, menanggapi masalah ini, jalan satu-satunya, yang bisa dilakukan menurutnya, membuat perusahaan minyak goreng di Kuansing.

"Mungkin dengan cara ini, para petani sawit di Kuansing tidak lagi bergantung dengan harga yang ditetapkan pemerintah provinsi setiap pekannya. Kalau kita punya perusahaan minyak goreng, selain menunjang PAD, harga sawit juga tidak bergantung ke Provinsi," ujar Soffinal.* (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati
- Kolam Renang Kalinjuhang Akan Dijadikan Taman dan Payung Quran Center
- Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com