Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 19 Agustus 2019 16:32
BI Riau Launching QRIS

Senin, 19 Agustus 2019 16:29
FIFGroup Grebeg Pekanbaru Tebar Promo di Perumahan Permata Bukit Raya

Senin, 19 Agustus 2019 15:46
Niat Tampil Siswa SD Benai di Pembukaan FPJ Batal

Senin, 19 Agustus 2019 15:38
Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul

Senin, 19 Agustus 2019 15:31
RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi

Senin, 19 Agustus 2019 15:14
Meriahkan HUT ke-74 RI, DPC IPK Rohul Gelar Hiburan Rakyat dan Santuni Anak Yatim

Senin, 19 Agustus 2019 14:45
48 Pejabat Eselon III Dilantik Bupati Bengkalis

Senin, 19 Agustus 2019 14:15
DPRD Kuansing Minta Kemenag Lebih Tanggap Terkait Kisruh Murid MAN 1 Telukkuantan

Senin, 19 Agustus 2019 13:57
Festival Pesona Danau Sipogas 2019 Ditutup, Kadisparbud Rohul Nilai Even Berhasil dan Sukses

Senin, 19 Agustus 2019 13:29
Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 21:18
Harga Sawit Anjlok, Petani Minta Pemda Carikan Solusi

Petani kelapa sawit di Kuansing keluhkan jatuhnya harga TBS. Pemerintah daerah diminta untuk segera mencarikan solusi untuk memperbaiki harga.

Riauterkini - TELUK KUANTAN - Anjloknya harga sawit terutama ditingkat bawah, membuat petani sawit mulai mengeluh, mereka berharap pemerintah daerah bisa mencarikan solusi jatuhnya harga TBS ini.

Kondisi ini, lebih dirasakan petani yang memiliki lahan perkebunan sawit berukuran kecil. Kemudian, belum lagi upah saat panen untuk membayar pekerja.

Erianto, warga asal Kecamatan Hulu Kuantan, salah satunya petani sawit yang merasakan kondisi ini.

"Kami yang mempunyai lahan 1-2 hektare, jika saat panen diupahkan, uangnya tak ada lagi yang kami terima. Belum lagi beli pupuk. Seperti pekan kemarin, harga jual sawit pada tengkulak hanya Rp. 670 per kilo. Kami petani berharap ada solusinya dari pemerintah daerah," ujar Erianto, Kamis (6/12/2018) kepada riauterkini.com.

Kepala Bidang Perkebunan Kuansing, Syoffinal, menanggapi masalah ini, jalan satu-satunya, yang bisa dilakukan menurutnya, membuat perusahaan minyak goreng di Kuansing.

"Mungkin dengan cara ini, para petani sawit di Kuansing tidak lagi bergantung dengan harga yang ditetapkan pemerintah provinsi setiap pekannya. Kalau kita punya perusahaan minyak goreng, selain menunjang PAD, harga sawit juga tidak bergantung ke Provinsi," ujar Soffinal.* (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul
- RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
- Meriahkan HUT ke-74 RI, DPC IPK Rohul Gelar Hiburan Rakyat dan Santuni Anak Yatim
- 48 Pejabat Eselon III Dilantik Bupati Bengkalis
- Festival Pesona Danau Sipogas 2019 Ditutup, Kadisparbud Rohul Nilai Even Berhasil dan Sukses
- Kecewa Hasil Muscablub, 10 PAC Ancam Bentuk MPC Pemuda Pancasila Rohul Tandingan
- Pansel Sedang Digodok, Syarat Utama Calon Sekdaprov Sudah Final
- Antropolog Dorong Kelurahan Pelalawan Dijadikan Situs Sejarah
- Tiba Dini Hari, Gubri Sambut 443 Jemaah Haji Kolter I Riau
- Muncul Nama Hamdani, Pembentukan Pansel Sekdaprov Terus Dimatangkan
- Bertujuan Sebagai Lokomotif Ekonomi, PMMD Sokong Pemuda Kembangkan Potensi Desa
- Somasi Tak di Gubris Rokan United,
SSB Duri Galaxy Minta Blispi Ambil Sikap

- Dinkes Bengkalis Sosialisasikan Gerakan Cerdas Gunakan Obat
- Memeriahkan HUT Ke-74, Kodim 0314/Inhil Gelar Kegiatan Gowes Merdeka
- Sambut Pacu Jalur, Para Pedagang Perindah Taman Jalur
- .......
- Tampil di Istana Negara, MB BCK Duri Main di Parade Senja Penurunan Bendera
- Peringatan HUT RI Ke 74 di Duri, Family Gathering Polsek Mandau Meriahkan
- Pemkab Meranti Gelar Gerak Jalan Santai Sempena HUT RI Ke-74
- Bupati Meranti Gelar Malam Syukuran Sempena HUT RI ke- 74


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com