Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 22:17
Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a

Rabu, 16 Januari 2019 21:34
Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan

Rabu, 16 Januari 2019 21:32
Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan

Rabu, 16 Januari 2019 20:42
Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru

Rabu, 16 Januari 2019 20:35
Hakim Tolak Eksepsi Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA

Rabu, 16 Januari 2019 19:20
Menko Maritim RI Panen Raya di Kampung Bungaraya, Siak

Rabu, 16 Januari 2019 19:12
Berkunjung Ke Teknopolitan, Bupati Harris Serahkan Proposal ke Menteri Luhut

Rabu, 16 Januari 2019 19:01
Begini Euforia Masyarakat Kampar Sambut Piala Adipura

Rabu, 16 Januari 2019 18:57
BPS: Kesejahteraan Petani Riau Menurun

Rabu, 16 Januari 2019 18:55
Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Januari 2019 15:53
‎Sehari tak Pulang, Pencari Rumput di Rohul Ditemukan Meninggal dengan Leher Terlilit Tali

Seorang warga Desa Pasir Utama, Rohul ditemukan tewas sehari setelah pergi mencari rumput. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Sehari tidak pulang ke rumah, seorang pencari rumput untuk pakan sapi di Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bernama Cokro ditemukan meninggal dunia dengan kondisi leher terlilit tali.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono mengatakan korban Cokro pamit kepada istrinya Sukinah untuk ngarit rumput, dan membawa gerobak di sekitaran Dusun Suka Dana Desa Pasir Utama pada Rabu (9/1/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Namun hingga Rabu malam, korban Cokro tidak juga pulang ke rumah. Seorang warga bernama Wagiman‎ bahkan menemukan gerobak dan arit miliknya di pinggir areal persawahan, namun ketika dicari tidak ditemukan.

Sehari semalam dicari, pada Kamis siang (10/1/2019) sekira pukul 13.00 WIB, korban Cokro ditemukan sudah meninggal dunia di kebun karet warga bernama Junaidi di sekitaran Dusun Suka Dana Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir.

‎Cokro ditemukan setelah warga melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Hilir Bripka Ardino pada Kamis pagi sekira pukul 08.00 WIB.‎

Mendapat laporan warga, Bripka Ardino dan Kanit Reskrim Polsek Rambah Hilir dan personel langsung menuju lokasi. Bersama warga dilakukan pencarian korban Cokro.

Pencarian akhirnya menemukan hasil.‎ Kamis siang sekira pukul 13.00 WIB, warga bernama Nardi dan Kamit menemukan Cokro di pepohonan, dengan posisi terduduk di tanah, dan leher korban masih terlilit tali yang terikat di pohon.

Polisi langsung‎ mengevakuasi korban Cokro, dengan membuka tali yang melilit lehernya dari batang pohon, tempat korban ditemukan tergantung disaksikan warga dan polisi.

Mayat Cokro kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum. Dari hasil visum dilakukan dr. Rudi Hartono menerangkan bahwa korban meninggal karena gantung diri.‎

"Hal ini ditandai dengan keluarnya cairan pelumas dari kemaluan korban, lidah korban terjulur, serta adanya bekas lilitan tali di leher korban," ungkap Ipda Nanang, Jumat (11/1/2019).

Berdasarkan keterangan dari keluarganya, sebelum berangkat korban mengatakan bahwa korban sudah tidak betah lagi tinggal di rumah. Namun menurut keterangan dari tetangganya, sebelum korban menghilang mereka mendengar ada ribut antara korban dan keluarganya di dalam rumah korban.

Atas permintaan keluarga korban, tambah Ipda Nanang, jenazah korban Cokro tidak dilakukan otopsi, hal itu dikuatkan dibuatnya surat pernyataan penolakan dari keluarga.

"Surat pernyataan ditandatangani oleh istri korban, dan disaksikan oleh anak korban serta kepala Desa Pasir Utama," pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hakim Tolak Eksepsi Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA
- Menko Maritim RI Panen Raya di Kampung Bungaraya, Siak
- Berkunjung Ke Teknopolitan, Bupati Harris Serahkan Proposal ke Menteri Luhut
- Begini Euforia Masyarakat Kampar Sambut Piala Adipura
- BPS: Kesejahteraan Petani Riau Menurun
- Bidang Pengairan PUPR Kuansing Tahun Ini Peroleh Dana DAK Rp3,1 M
- Pengawasan P2JN di Riau Dianggap Tak Maksimal dan Merugikan Masyarakat
- Awal 2019 Ada 4 Pasien, Warga Pekanbaru Diajak Cegah DBD
- Molor Dua Jam, Menko Kemaritiman Tiba di Tekhnopolitan Pelalawan
- 2019, DAK Bengkalis Naik 100 Persen
- Enggan Layani Tiket Domestik, Sekda dan Dishub akan Cari Solusi Harga Tiket Melambung Tinggi
- Enggan Layani Tiket Domestik, Sekda dan Dishub akan Cari Solusi Harga Tiket Melambung Tinggi
- TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan SD 010 Pulau Aro, Kuansing dari Sisa Bangunan
- Kota Bengkalis Terima Adipura,
Warga Bengkalis Diimbau Terus Jaga Kebersihan

- Besok, Menko Maritim RI Bagikan 1500 Sertifikat Tanah di Pekanbaru
- Tuntut Realisasi Janji,
Puluhan Massa Kelurahan Kota Lama, Rokan Hulu Gelar Demo di Kantor PTPN V

- BAZNas Rohul Bantu Uang Kursus Komputer 21 Fisabilillah
- Disdalduk KB Pekanbaru Targetkan 63 Persen IRT Gunakan Alat Kontrasepsi
- Tertangkap Tangan, Pencuri Motordi Duri, Bengkalis Dihakimi Warga
- Pengangkatan Mainspan Terakhir, Pekerjaan Jembatan Siak IV Hampir Rampung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com