Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 22:09
Disaksikan Bupati Harris, Pengurus PGRI Kecamatan Ukui Dilantik

Selasa, 22 Januari 2019 22:03
Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dianggap Kangkangi Perintah Presiden Jokowi

Selasa, 22 Januari 2019 21:37
Mahasiswa Siap Kawal Proses Hukum Dugaan Mesum Oknum Dewan Kuansing

Selasa, 22 Januari 2019 21:14
Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana Siput Menuju Negeri Jiran, Malaysia

Selasa, 22 Januari 2019 21:11
DMIJ Plus Terintegrasi, Role Model Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan

Selasa, 22 Januari 2019 21:06
Silaturrahmi Kerakyatan, Ribuan Masyarakat Padati Kediaman Kordias Pasaribu

Selasa, 22 Januari 2019 18:13
Dikukuhkan Jadi Komut, Masperi Diberi Amanah Kembangkan PT Jamkrida

Selasa, 22 Januari 2019 18:10
Tak Hadir Acara Seminar ISEI, Pimpinan DPRD Riau Punya Alasan

Selasa, 22 Januari 2019 18:07
Masuki Era Industri 4.0, Perusahaan Terapkan Zero Fatality

Selasa, 22 Januari 2019 17:19
BC Bengkalis Amankan Pompong Beruatan Ribuan Kayu Teki

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Januari 2019 15:53
‎Sehari tak Pulang, Pencari Rumput di Rohul Ditemukan Meninggal dengan Leher Terlilit Tali

Seorang warga Desa Pasir Utama, Rohul ditemukan tewas sehari setelah pergi mencari rumput. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Sehari tidak pulang ke rumah, seorang pencari rumput untuk pakan sapi di Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bernama Cokro ditemukan meninggal dunia dengan kondisi leher terlilit tali.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono mengatakan korban Cokro pamit kepada istrinya Sukinah untuk ngarit rumput, dan membawa gerobak di sekitaran Dusun Suka Dana Desa Pasir Utama pada Rabu (9/1/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Namun hingga Rabu malam, korban Cokro tidak juga pulang ke rumah. Seorang warga bernama Wagiman‎ bahkan menemukan gerobak dan arit miliknya di pinggir areal persawahan, namun ketika dicari tidak ditemukan.

Sehari semalam dicari, pada Kamis siang (10/1/2019) sekira pukul 13.00 WIB, korban Cokro ditemukan sudah meninggal dunia di kebun karet warga bernama Junaidi di sekitaran Dusun Suka Dana Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir.

‎Cokro ditemukan setelah warga melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Hilir Bripka Ardino pada Kamis pagi sekira pukul 08.00 WIB.‎

Mendapat laporan warga, Bripka Ardino dan Kanit Reskrim Polsek Rambah Hilir dan personel langsung menuju lokasi. Bersama warga dilakukan pencarian korban Cokro.

Pencarian akhirnya menemukan hasil.‎ Kamis siang sekira pukul 13.00 WIB, warga bernama Nardi dan Kamit menemukan Cokro di pepohonan, dengan posisi terduduk di tanah, dan leher korban masih terlilit tali yang terikat di pohon.

Polisi langsung‎ mengevakuasi korban Cokro, dengan membuka tali yang melilit lehernya dari batang pohon, tempat korban ditemukan tergantung disaksikan warga dan polisi.

Mayat Cokro kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum. Dari hasil visum dilakukan dr. Rudi Hartono menerangkan bahwa korban meninggal karena gantung diri.‎

"Hal ini ditandai dengan keluarnya cairan pelumas dari kemaluan korban, lidah korban terjulur, serta adanya bekas lilitan tali di leher korban," ungkap Ipda Nanang, Jumat (11/1/2019).

Berdasarkan keterangan dari keluarganya, sebelum berangkat korban mengatakan bahwa korban sudah tidak betah lagi tinggal di rumah. Namun menurut keterangan dari tetangganya, sebelum korban menghilang mereka mendengar ada ribut antara korban dan keluarganya di dalam rumah korban.

Atas permintaan keluarga korban, tambah Ipda Nanang, jenazah korban Cokro tidak dilakukan otopsi, hal itu dikuatkan dibuatnya surat pernyataan penolakan dari keluarga.

"Surat pernyataan ditandatangani oleh istri korban, dan disaksikan oleh anak korban serta kepala Desa Pasir Utama," pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Disaksikan Bupati Harris, Pengurus PGRI Kecamatan Ukui Dilantik
- Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dianggap Kangkangi Perintah Presiden Jokowi
- Mahasiswa Siap Kawal Proses Hukum Dugaan Mesum Oknum Dewan Kuansing
- Dikukuhkan Jadi Komut, Masperi Diberi Amanah Kembangkan PT Jamkrida
- Masuki Era Industri 4.0, Perusahaan Terapkan Zero Fatality
- ‎Pertama di Provinsi Riau, BPN Rohul Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
- Hindari Pemborosan, Gubri Terpilih Bakal Kurangi OPD
- Walikota Firdaus Kukuhkan 10 Pejabat Teras Pemko Pekanbaru
- Kemari PT CPI Silaturahmi dengan LAM Riau
- 2019, Kuota JCH Bengkalis 444 Orang
- Hasan Tua Jelang Pensiuan, Bupati Pelalawan Kesulitan Cari Pengganti Kadis PUPR
- 9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar
- Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW
- Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi
- Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru
- ISEI, Bank Indonesia dan Pemprov Gelar Bedah APBD Provinsi Riau 2019
- PT RAPP Salurkan Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu
- Gerah dengan BPN, Pendemo Ancam Temui Presiden Tuntaskan Penyerobotan Lahan
- Nenek Umi Lansia yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot
- Massa Tapung Hilir Tagih Janji Jokowi Tuntaskan Penyerobotan Lahan Warga Dilakukan PT SBAL


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com