Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Agustus 2019 11:46
DMPA, Jurus Jitu PT PSPI Ajaki Masyarakat Peduli Cegah Karlabut

Senin, 26 Agustus 2019 11:03
Rumah Panti Asuhan Sayang Omak di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Terbakar

Senin, 26 Agustus 2019 10:20
Kampus Jelang Ditutup, Mahasiswa AKN Bengkalis Juara Nasional Pasang Sepanduk Minta Perhatian Presiden di Pekanbaru

Senin, 26 Agustus 2019 08:22
Jadwal Penerbangan Normal, BMKG Pastikan Kabut Asap Kian Pekat

Senin, 26 Agustus 2019 08:00
Udara tak Sehat, Sekolah di Pekanbaru Diizinkan Liburkan Murid

Ahad, 25 Agustus 2019 21:23
Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019

Ahad, 25 Agustus 2019 16:49
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Ahad, 25 Agustus 2019 16:46
Lahan di Bengkalis Kembali Terbakar

Ahad, 25 Agustus 2019 16:43
DPO Perkara Narkoba Ditangkap Polisi Rohul di Bengkalis, 300 Gram Ganja‎ Disita

Ahad, 25 Agustus 2019 16:36
Pansus Penyelenggara Pendidikan DPRD Bengkalis Sempurnakan Naskah Akademis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 18 Januari 2019 12:45
Andini tak Terviralkan Muncul Lagi di Pekan Tua, Pelalawan

Setelah nasib Andini menjadi viral bahkan ke media nasional, kini muncul lagi kasus yang lebih memilukan. Bocah lelaki tegar itu bernama Naufal, yang harus mengasuh empat adik setelah ditinggal mati sang ibu sementara ayahnya tak tahu dimana.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Jauh sebelum kisah Andini menjadi viral, sebenarnya masih ada kisah yang lebih memilukan di sebuah dusun di kabupaten Pelalawan, tepatnya Dusun Pekan Tua, Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan.

Adik-adik Andini masih beruntung memiliki kakak perempuan yang sudah pasti memiliki naluri keibuan yang tinggi dan Andini sendiri masih beruntung hanya memiliki dua orang adik.

Tapi apa yang bisa dilakukan bocah laki-laki ini, lebih memilukan. Ia tidak cukup kuat untuk mengasuh keempat adiknya yang masih kecil-kecil. Ibu mereka telah menghadap Yang Maha Kuasa beberapa hari sebelum foto ini diambil, saat usia si bungsu lebih kurang satu tahun. Tidak ada penyakit fisik yang tampak diderita ibunya, tapi bathinnya hanya Allah Yang Kuasa lah yang lebih tahu.

Sehabis Maghrib lebih kurang satu bulan yang lalu menjadi hari yang paling menyedihkan bagi anak-anak ini.

Ibunya mendadak batuk darah dan langsung meninggal saat itu juga tanpa bisa diselamatkan, padahal jam 5 sorenya dia masih sehat-sehat saja dan ayah mereka tidak diketahui keberadaannya sampai saat status ini saya buat, dia meninggalkan mereka saat si bungsu masih berusia beberapa bulan.

Inilah “Andini” yang tak terviralkan, tapi yakinlah nak, Allah yang Agung telah menyiapkan rezeki untuk kalian, karna Dia lah Sang Maha Sebaik-baik Pemberi Rezeki. Dan Ayah kalian suatu saat akan datang mencari kalian untuk mendapatkan sedikit maaf dari relung hati kalian... “Semoga Sukses anak-anakku..... Allah senantiasa bersama kalian.

Begitulah, unggahan yang diposting pertama kali melalui akun facebook atas nama Enno Zandro. Poto bersama narasi diposting, pukul 20.24 WIB, Kamis 17 Januari 2018, telah dibagikan oleh berbagai akun dan sudah dilike dan dikomentari ratusan netizen.

Ketua PWI Pelalawan non aktif, Asnol Mubarrack, Jumat (18/1/19) membenarkan, postingan yang diunggah akun milik Enno Zandro ini. "Iya, postingan tersebut benar dan tidak hoax," jelasnya setelah menelusuri lebih jauh ke lapangan.

Secara rinci Asnol mejelaskan kisah pilu lima bersaudara itu setelah ibu kandung meninggal dunia dan ayah kandung tak tau rimbanya. Kelimanya, Naufal anak tertua yang duduk di bangku SMP, adek yang kedua bernama Icha ketiga bernama Zahra, keempat bernama Ragil dan kelima bernama Nisa. "Nisa anak bungsu dalam keluarga ini berumur satu tahun sudah diangkat dan dirawat oleh pamannya," imbuh Asnol.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019
- Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar
- Uniknya Pentas Seni Kemerdekaan RI Anak-anak Perbatasan Negara di Rohil
- Festival Mangonang Kampuong Lamo,
Kisah Pilu Masyarakat Pulau Godang, Kampar Meniggalkan Tanah Leluhur untuk Listrik Negara

- Meski Limbago Pulangkan Siposan, Pecinta FPJ Lebih Unggulkan Pahlawan Kuantan Jadi Juara
- Diramaikan dan Permainan Rakyat,
Besok Penutupan Hortikultura Festival

- Dihadapan Gubri, Pedagang Tembilahan Menangis Minta Dibangunkan Kios Sementara
- Ini Data Pemilik Ruko yang Hangus Terbakar di Pasar Sungai Apit
- Gubri Berharap Universitas Yatim ASEAN Dapat Ciptakan SDM Berkualitas
- Peletakan Batu Pertama,
Gubri Sumbang Rp50 Juta untuk Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN

- Puluhan Perangkat Kelurahan Paling Ujung di Kecamatan Mandau, Bengkalis Dikukuhkan
- Membahayakan Masyarakat,
Dewan Desak Dishub Riau Perbaiki Dermaga Roro Rupat Batang Kelapa

- Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kabid Penindakan BNNP
- Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu

- Razia Hiburan Malam, Kasat Pol PP dan Kabid Berantas BNNP Nyaris Adu Jotos
- Hari Ini Tiba di Pekanbaru,
Dua Menteri Arab Saudi Besok Letakkan Batu Pertama Universitas Anak Yatim

- Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM
- Panitera PN Bengkalis Dimutasi
- Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta
- Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com