Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 16:38
Dugaan Pencemaran Limbah di PKS PT MAN,
Ketua DPRD Rohul: Jika Terbukti, Kita Minta Operasional Perusahaan Dihentikan


Kamis, 21 Pebruari 2019 15:11
Termasuk Utang Obat di RSUD,
BPKAD Rohul Prioritaskan Lunasi Utang Tunda Bayar 2018‎ Rp75 Miliar


Kamis, 21 Pebruari 2019 14:53
Ini Alasan Kenapa 16 Kades Hasil Pilkades Serentak 2018 di Rohul Belum Dilantik

Kamis, 21 Pebruari 2019 14:46
Polda Riau Tangkap 8 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Kamis, 21 Pebruari 2019 14:31
Korban Dikabarkan Kritis,
Mobil Patwal Bupati Inhu Tabrak Pengandara di Koto Inuman, Kuansing


Kamis, 21 Pebruari 2019 14:24
Senin Baru Ngantor,
Gubri Besok Dampingi Moeldoko ke Dumai


Kamis, 21 Pebruari 2019 14:12
Disparbud Rohul Langsung Data dan Ukur Areal Benteng Tujuh Lapis Tambusai

Kamis, 21 Pebruari 2019 14:03
Bawaslu Sebut Ada Empat TPS Rawan Secara Geografis

Kamis, 21 Pebruari 2019 13:58
Program Kerja 100 Hari,
Syamsuar-Edy Fokus Benahi Birokrasi dan Pencegahan Karhutla


Kamis, 21 Pebruari 2019 13:26
Hari Peduli Sampah Nasional 2019 , TNI dan Polri Kompak Bersih-bersih di Bangkinang

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Banyak tradisi yang masih dijaga masyarakat Kuansing. Salah satunya Mararua. Menangkap ikan rame-rame.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tradisi Mararua di kalangan masyarakat Kuansing, saat ini masih dilestarikan. Tradisi ini merupakan budaya menangkap ikan secara bersama-sama oleh masyarakat menggunakan alat tradisional, seperti jala, jaring, sakok, tangguak, khusus sakok dan tangguak ini terbuat dari anyaman rotan, bambu dan pelepah sagu.

Tradisi mararua ini, waktu, hari dan tempatnya ditentukan berdasarkan hasil rapat bersama pemuka adat dan pihak pemerintahan desa setempat di tiap kenegerian masing-masing.

Kegiatan ini, ditiap wilayah di Kuansing, untuk waktunya berbeda-beda, ada yang melaksanakan 1 Tahun sekali, ada yang 6 bulan sekali dan 3 bulan sekali.

Untuk tempatnya di tiap daerah juga berbeda-beda, ada yang "mamucuak" di Danau, Sungai dan areal persawahan yang digenangi air.

Biasanya untuk tempatnya ini, dipelihara secara bersama-sama, sebelum waktunya tiba, masyarakat dilarang menangkap ikan sampai waktu yang ditentukan.

Sedangkan untuk tangkapan ikan ini, diperoleh secara individu, bahkan ada juga yang menangkap dengan cara kelompok. Kemudian hasilnya dibagi sama rata.

Kemudian untuk acara puncak dari tradisi ini, biasanya digelar dengan mendoa bersama, tanda syukur terhadap sang pencipta atas limpahan hasil alam yang didapatkan.

Seperti, Ahad (20/1/2019) tadi pagi, mararua ini dilaksanakan masyarakat Kenegerian Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, masyarakat beberapa desa di Kenegerian ini, berbondong-bondong turun ke anak Sungai tempat digelarnya acara tersebut.

Nando, salah seorang warga yang ikut mamucuak, saat ditemui di lokasi, ia mengakui, mengikuti tradisi ini, ada rasa kesenangan tersendiri yang tak bisa digambarkan, ketika bersama-sama turun Sungai tempat menangkap ikan.

"Ya gimana gitu rasanya, pokoknya ada rasa puas bercampur bahagia atas kebersamaan ini," jelasnya kepada riauterkini.com.** (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Termasuk Utang Obat di RSUD,
BPKAD Rohul Prioritaskan Lunasi Utang Tunda Bayar 2018‎ Rp75 Miliar

- Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung
- Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK
-
- Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK
- Ribuan Warga Tumpah Dalam Gelaran Cap Go Meh Pekanbaru
- Usai Dilantik Presiden, Syamsuar Paparkan Program 100 Hari Pimpin Riau
- Tahun Ini, Bengkalis Masuk Nominasi Tiga Besar Perencanaan Pembangunan Daerah di Riau
- TNI, Polri dan Masyarakat Goro Bangun Jalan Desa Tebarau Panjang, Kuansing
- Pagi ini Dilantik Presiden, Gubri dan Wagubri Bersiap Syukuran di TMIi
- Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur
- Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja
- Dilarang Liput Dugaan Pencemaran Limbah di PKS PT MAN, Ini Reaksi PWI Rohul
- TNI Berikan Pelatihan Teknik Dasar Beladiri kepada Aggota BNNK Kuansing
- Demi Kesembuhan Ani Yudhoyono,
DPD Demokrat Riau Instruksikan DPC Gelar Doa Bersama

- Antisipasi DBD, TNI Bersama UPTD Kesehatan Kuantan Hilir Lakukan Fogging
- Besok Gubri Terpilih Dilantik, Wan Thamrin Minta PNS Tidak Kasak-kusuk
-
- Jaringan Pulih, Pelayanan Pembuatan KTP El di Kuansing Pulih
- SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com