Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Didiga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

Ahad, 21 April 2019 06:42
Sekdakab dan Kadisparbud Rohul Hadiri Grand Opening Pasar Digital "Dangaoe-Dangaoe"

Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu memblokir dan menyegel jalan baru yang disinyalir terjadi penyimpangan. Warga menilai tidak sesuaian anggaran dengan hasil kerja dilapangan.

Riauterkini-RENGAT-Merasa tak puas atas pengerjaan pembuatan jalan baru yang disinyalir terjadi penyimpangan, warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) lakukan aksi blokir dan segel jalan.

Aksi blokir dan penyegelan jalan baru yang belum tuntas dikerjakan oleh warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu yang dilakukan pada Ahad (20/1/19) sekira pukul 14.30 WIB dibenarkan Zainal Ketua BPD Desa Air Jernih saat dikonfirmasi Ahad (20/1/19).

"Itulah tadi, setelah ramai-ramai masyarakat ni tadi datang ke lokasi jalan baru tu, dipanggilah kami selaku ketua BPD. Untuk menyaksikan bahwasanya, masyarakat menolak hasil pekerjaan jalan baru ni, secare otomatis tentunya kami ikuti. Tidak terima nya dimana," ujarnya.

Setelah dilakukan dialog, diketahui bahwa ketidak puasan dan tidak terima nya masyarakat terhadap pembuatan jalan baru ini, akibat adanya ketidak sesuaian anggaran dengan hasil kerja dilapangan yang dinilai terjadi kejanggalan.

"Kalau masalah puas atau tidak puas nya, lebih baik langsung kepada kepala desa. Yang tidak puas nya masyarakat tu di papan plang proyek tu ada angka-angka sebesar Rp 180 juta, sementara pekerjaan nya setelah diliat masyarakat mungkin tidak memuaskan, mungkin," ungkapnya.

Sementara itu Azuar Kades Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu saat dikonfirmasi terkait adanya aksi masyarakat Desa Air Jernih yang melakukan pemblokiran dan menyegel jalan baru akibat tidak puas atas pekerjaan pembuatan jalan baru tersebut, menegaskan bahwa pekerjaan pembuatan jalan baru di Desa Air Jernih belum selesai dan akan dilanjutkan kembali pada tahun ini.

"Pekerjaan tersebut belum selesai semuanya dan masih ada silpa, jadi akan dilanjutkan kembali. Wajar-wajar aja kalau ada yang tidak puas, namun pekerjaan tersebut akan dilanjutkan kembali," tegasnya.

Menyikapi adanya aksi masyarakat yang tidak puas atas pekerjaan pembuatan jalan baru di Desa Air Jernih, Hendri Camat Rengat Barat saat dikonfirmasi mengatakan, masyarakat yang tidak puas dapat membuat laporan melalui jalur yang ada yakni laporan tertulis kepada BPD.

"Bagi masyarakat yang tidak puas, kan ada saluran nya, kan ada BPD di situ laporkan secara tertulis. Jangan melakukan tindakan yang anarkis, karena negara ini mempunyai mekanisme dan aturan hukum," ucapnya.

Ditambahkanya, berdasarkan hasil rapat dan dituangkan dalam berita acara pada 31 Desember 2018 pekerjaan pembuatan jalan Desa Air Jernih sepanjang 3,1 KM yang sudah selesai dikerjakan dari total pekerjaan sepanjang 3,8 KM dihentikan. Karena tahun anggaran sudah berakhir.

"Dari total 3,8 KM pekerjaan pembuatan jalan desa tersebut sudah diselesaikan sepanjang 3,1 KM, untuk yang 700 meter sisanya masih memungkinkan dikerjakan kembali pada tahun ini. Hasil survei lapangan, 3,1 KM pekerjaan jalan yang sudah diselesaikan tersebut, kami tidak menemukan adanya penyimpangan, semua sesuai aturan," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing
- Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
- Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri
- Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar
- Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya
- Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan
- 102 Operator‎, Mekanik dan Sopir di Dinas PUPR Rohul Lulus Uji Kompetensi Alat Berat
- Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun
- BPKAD Pakanbaru : Honor Imam Mesjid Paripurna Sudah Cair
- Hingga Maret, Serapan APBD Kampar Alami Deviasi 7,59 Persen
- Kampar Dapat Hibah Kapal dari Kementerian Perhubungan RI
- PSF Korwil Rohul Chapter Riau Kopdar Bulanan dan Bakti Sosial di Desa Bangun Jaya
- Badan Arkeologi Sumut Tertarik Teliti Peninggalan dan Bukti Sejarah di Rohul
- Hasil Cek Lapangan, PUPR Riau Pastikan Jembatan Siak III Aman dari Maling
- Pondok Tahfidz Nurul Quran Mulai Dibangun di Pelalawan
- Pimpin Apel Siaga, Bupati Kuansing Ajak Sukseskan Pemilu 2019
- Kunker ke Rohil, Kehadiran Gubri Diyakini Berdampak Posisitf untuk Rohil
- Bupati Mursini Layur Jalur Desa Sampurago Hulu Kuantan
- Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita

- 4 Hari Dilaporkan Hilang,
Warga Bengkalis Ditemukan Lemas di Semak Belukar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com