Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Agustus 2019 08:22
Jadwal Penerbangan Normal, BMKG Pastikan Kabut Asap Kian Pekat

Senin, 26 Agustus 2019 08:00
Udara tak Sehat, Sekolah di Pekanbaru Diizinkan Liburkan Murid

Ahad, 25 Agustus 2019 21:23
Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019

Ahad, 25 Agustus 2019 16:49
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Ahad, 25 Agustus 2019 16:46
Lahan di Bengkalis Kembali Terbakar

Ahad, 25 Agustus 2019 16:43
DPO Perkara Narkoba Ditangkap Polisi Rohul di Bengkalis, 300 Gram Ganja‎ Disita

Ahad, 25 Agustus 2019 16:36
Pansus Penyelenggara Pendidikan DPRD Bengkalis Sempurnakan Naskah Akademis

Ahad, 25 Agustus 2019 12:13
Tandingkan 10 Kelas, 108 Pembalap Berpacu Cepat di HDC 2019 Pekanbaru

Ahad, 25 Agustus 2019 10:53
Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar

Ahad, 25 Agustus 2019 10:04
Minggu Pagi, PLN UP3 Pekanbaru Gelar Promo Gebyar Kemerdekaan*

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Januari 2019 22:09
Disaksikan Bupati Harris, Pengurus PGRI Kecamatan Ukui Dilantik

Ketua PGRI Pelalawan lantik pengurus PGRI Kecamatan Ukui. Pengambilan sumpah langsung disaksikan Bupati M Harris.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Ukui dilantik oleh Ketua PGRI Pelalawan, Anton Timur di Lapangan Bola Kaki Desa Lubuk Kembang Sari, Selasa (22/1/19).

Dalam pelantikan yang dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris beserta sejumlah Kadis di lingkungan Pemkab Pelalawan dan anggota DPRD Riau Sewitri, anggota DPRD Pelalawan, Kapolsek Ukui dan para tamu undangan, Mahbub S.S M. Pd terpilih sebagai Ketua PC PGRI Ukui Masa Bakti 2018 - 2023.

Dalam sambutannya, Ketua PC PGRI Ukui yang baru dilantik, Mahbub, mengatakan pasca pelantikan ini banyak tugas berat yang menanti. Apalagi PC PGRI Ukui kerap menjuarai lomba-lomba baik di acara HUT PGRI dan acara guru lainnya.

"Saat ini, guru yang ada di Kecamatan Ukui berjumlah 796 orang, yaang terdiri dari guru berstatus PNS, Honor Daerah dan Provinsi, dan Honor Komite," katanya.

Dia mengatakan bahwa para guru juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kebijakan yang dilakukan Pemkab Pelalawan yakni tidak adanya guru yang diberhentikan seperti di daerah-daerah lain.

Ketua PGRI Kabupaten Pelalawan, Anton Timur Jalani, secara tegas mengharapkan agar para guru yang notabene anggota PGRI Pelalawan harus bersama-sama sama mendukung penuh program-program Pemkab Pelalawan, terutama Pelalawan Cerdas.

"Apalagi dalam program Pelalawan Cerdas, kita para guru adalah sebagai ujung tombaknya," tandasnya.

Dia juga mengatakan bahwa para guru harus kompak satu sama lain. Jangan sampai terpecah belah dan terkotak-kotak, karena hal tersebut akan menghambat program kerja PGRI dan dikhawatirkan juga akan menghambat proses belajar mengajar pada para siswa.

"Jadikan guru sebagai profesi dalam menanam kebaikan. Sesuai dengan arti guru itu sendiri yakni digugu dan ditiru, maka diharapkan para guru dapat menjaga martabat para guru," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan bahwa PGRI telah menunjukkan kapasitasnya sebagai kontributor sistem pendidikan bangsa yang handal, sehingga merupakan aset penting dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. PGRI masih harus meningkatkan upaya dalam menjamin peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta mendorong terwujudnya pertanggungjawaban publik profesi guru dalam melayani kebutuhan masyarakat akan pemenuhan hak pendidikan yang berkualitas. Tanpa pendidikan, saat ini negara Indonesia khususnya Kabupaten Pelalawan tidak ada apa apanya dan taregt Indonesia Emas 2045 adalah target Kabupaten Pelalawan dan menjadi target nasional, dengan sumber daya manusia dan kebersamaan membangun Kabupaten Pelalawan menjadi lebih baik.

"Saya meminta kepada PGRI, dimana Keberhasilan Pembangunan dan kecerdasan generasi muda anak bangsa di Kabupaten Pelalawan tergantung kepada mereka (PGRI,red), serta maju dan mundurnya pembangunan ini tergantung PGRI juga. Untuk itu, saya berharap generasi muda kita tidak menjadi penonton di negeri sendiri nantinya. Ditahun 2006 dengan lima indikator Kabupaten Pelalawan pernah menjadi Kabupaten tertinggal di Indonesia,dan berhasil dalam jangka waktu dua tahun di awal periode kepemimpinan Bupati Pelalawan 2011- 2016 membawa pelalawan menuju kemandirian,merubah pola pikir dengan inovasi untuk pembangunan daerah," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019
- Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar
- Uniknya Pentas Seni Kemerdekaan RI Anak-anak Perbatasan Negara di Rohil
- Festival Mangonang Kampuong Lamo,
Kisah Pilu Masyarakat Pulau Godang, Kampar Meniggalkan Tanah Leluhur untuk Listrik Negara

- Meski Limbago Pulangkan Siposan, Pecinta FPJ Lebih Unggulkan Pahlawan Kuantan Jadi Juara
- Diramaikan dan Permainan Rakyat,
Besok Penutupan Hortikultura Festival

- Dihadapan Gubri, Pedagang Tembilahan Menangis Minta Dibangunkan Kios Sementara
- Ini Data Pemilik Ruko yang Hangus Terbakar di Pasar Sungai Apit
- Gubri Berharap Universitas Yatim ASEAN Dapat Ciptakan SDM Berkualitas
- Peletakan Batu Pertama,
Gubri Sumbang Rp50 Juta untuk Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN

- Puluhan Perangkat Kelurahan Paling Ujung di Kecamatan Mandau, Bengkalis Dikukuhkan
- Membahayakan Masyarakat,
Dewan Desak Dishub Riau Perbaiki Dermaga Roro Rupat Batang Kelapa

- Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kabid Penindakan BNNP
- Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu

- Razia Hiburan Malam, Kasat Pol PP dan Kabid Berantas BNNP Nyaris Adu Jotos
- Hari Ini Tiba di Pekanbaru,
Dua Menteri Arab Saudi Besok Letakkan Batu Pertama Universitas Anak Yatim

- Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM
- Panitera PN Bengkalis Dimutasi
- Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta
- Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com