Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2019 17:49
Sungai Petapahan Meluap, 180 Rumah di Kuansing Terendam

Diduga akibat pendangkalan sungai akibat PETI, Sungai Petapahan Meluap tak sanggup saat hujan. Sedikitnya 180 rumah di Gunung Toar, Kuansing terendam.

Riaterkini - TEUKKUANTAN - Lebih kurang 180 KK rumah penduduk di desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, terendam banjir, akibat meluapnya Sungai Petapahan, disebabkan pendangkalan, karena maraknya aktivitas PETI selama ini di bagian hulu Sungai.

Demikian disampaikan Sada Risna, Camat Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi Riau, Jum'at (8/2/2019) sore kepada riauterkini.com.

Menurut, Sada Risna, kedalaman banjir ini, bervariasi ada yang 1 meter, bahkan di bawa itu. "Berbeda-beda, kedalamannya tak sama, karena sebagian pemukiman penduduk berada di dataran yang rendah," jelasnya.

Sada Risna, menyebutkan banjir di desa Petapahan ini, tidak terjadi hanya sekali dua, hampir tiap kali hujan lebat mengalami langganan banjir, akibat terjadi pendangkalan di bagia Hulu Sungai, karena maraknya aktivitas PETI sejak beberapa Tahun lalu, hingga sekarang.

"Saat ini, badan Sungai tak ada lagi, karena, sudah terbongka-bongka akibat aktivitas PETI selama ini. Sehingga terjadi pendangkalan, dan ketika hujan lebat turun, Sungai tak bisa menampung debit air," ujarnya.

Dari keterangan, Sada Risna, banjir Sungai Petapahan, mulai meluap pada pukul 10.00 WIB pagi. Dirinya sudah melakukan peninjauan ke lapangan Jum'at tadi pagi.

Terkait bantuan, untuk saat ini belum ada di berikan kepada korban bajir. Namun, dirinya sudah melaporkan ke Dinas Sosial.

"Bantuan belum ada, tapi kondisi banjir telah kita laporkan ke Dinas Sosial," akunya.

Sedangkan, korban jiwa menurutnya tidak ada, baik itu hewan ternak warga, hanya saja kata dia, pemukiman warga terendam banjir.

Kedepanya, Sada Risna, selaku Camat Gunung Toar, kepada masyarakat dirinya mengajak untuk peduli dengan Sungai Petapahan, dan bisa menjaga sesuai fungsi masing-masing.** (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
- Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri
- Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar
- Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya
- Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan
- 102 Operator‎, Mekanik dan Sopir di Dinas PUPR Rohul Lulus Uji Kompetensi Alat Berat
- Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun
- BPKAD Pakanbaru : Honor Imam Mesjid Paripurna Sudah Cair
- Hingga Maret, Serapan APBD Kampar Alami Deviasi 7,59 Persen
- Kampar Dapat Hibah Kapal dari Kementerian Perhubungan RI
- PSF Korwil Rohul Chapter Riau Kopdar Bulanan dan Bakti Sosial di Desa Bangun Jaya
- Badan Arkeologi Sumut Tertarik Teliti Peninggalan dan Bukti Sejarah di Rohul
- Hasil Cek Lapangan, PUPR Riau Pastikan Jembatan Siak III Aman dari Maling
- Pondok Tahfidz Nurul Quran Mulai Dibangun di Pelalawan
- Pimpin Apel Siaga, Bupati Kuansing Ajak Sukseskan Pemilu 2019
- Kunker ke Rohil, Kehadiran Gubri Diyakini Berdampak Posisitf untuk Rohil
- Bupati Mursini Layur Jalur Desa Sampurago Hulu Kuantan
- Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita

- 4 Hari Dilaporkan Hilang,
Warga Bengkalis Ditemukan Lemas di Semak Belukar

- Tak Miliki Biaya,
Seorang Warga Miskin di Pelalawan Memilih Berobat di Dukun Kampung



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com