Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Agustus 2019 08:22
Jadwal Penerbangan Normal, BMKG Pastikan Kabut Asap Kian Pekat

Senin, 26 Agustus 2019 08:00
Udara tak Sehat, Sekolah di Pekanbaru Diizinkan Liburkan Murid

Ahad, 25 Agustus 2019 21:23
Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019

Ahad, 25 Agustus 2019 16:49
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Ahad, 25 Agustus 2019 16:46
Lahan di Bengkalis Kembali Terbakar

Ahad, 25 Agustus 2019 16:43
DPO Perkara Narkoba Ditangkap Polisi Rohul di Bengkalis, 300 Gram Ganja‎ Disita

Ahad, 25 Agustus 2019 16:36
Pansus Penyelenggara Pendidikan DPRD Bengkalis Sempurnakan Naskah Akademis

Ahad, 25 Agustus 2019 12:13
Tandingkan 10 Kelas, 108 Pembalap Berpacu Cepat di HDC 2019 Pekanbaru

Ahad, 25 Agustus 2019 10:53
Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar

Ahad, 25 Agustus 2019 10:04
Minggu Pagi, PLN UP3 Pekanbaru Gelar Promo Gebyar Kemerdekaan*

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Pebruari 2019 16:46
Dua Mobil Operasional Dibakar Warga, Situasi PT.CSS di Inhu Kembali Kondusif

Sempat terjadi kerusuhan antara PT Citra Sumber Sejahtera (PT.CSS) dengan warga dua desa di Inhu. Dua mobil dibakar. Kini situasi kembali kondusif.

Riauterkini-RENGAT-Pasca kerusuhan yang terjadi akibat konflik antara PT Citra Sumber Sejahtera (PT.CSS) dengan warga Desa Pauh Ranap dan Pesajian Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Situasi kembali kondusif.

Kembali kondusif nya situasi di PT.CSS yang sebelumnya sempat terjadi kerusuhan akibat konflik dengan warga Desa Pauh Ranap dan Pesajian hingga mengakibatkan dua unit mobil operasional perusahaan hangus terbakar, disampaikan Kapolres Inhu AKBP.Dasmin Ginting melalui selulernya Sabtu (9/2/19).

"Situasi terkini sudah kondusif, untuk menjaga situasi dilapangan satu peleton personil Polres Inhu telah diturunkan sekaligus melakukan patroli," tegasnya.

Untuk menyelesaikan konflik sengketa lahan yang menjadi pemicu kerusuhan, Polres Inhu bersama instansi terkait telah mengagendakan pertemuan para pihak yang bersengketa pada hari Kamis mendatang di Pemda Inhu. Serta melakukan himbauan kepada masyarakat dan pihak perusahaan, agar sama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

"Mari semua pihak kedepankan dialog dan musyawarah, untuk win win solutions atau segala permasalahan terkait diselesaikan melalui berbagai jalur hukum yang ada dan agar masyarakat jeli. Sehingga permasalahan tersebut tidak dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk kepentingan," imbau nya.

Ditambahkan Kapolres Inhu AKBP.Dasmin Ginting, walau tidak ada korban jiwa dalam konflik yang berujung kerusuhan hingga terjadi nya pembakaran aset perusahaan, pihaknya mengingatkan bahwa semua pelanggaran hukum yang terjadi akan dilakukan tindakan dengan memperhatikan dinamika lapangan.

Untuk diketaui, kerusuhan yang terjadi akibat konflik sengketa lahan antara PT.CSS dan warga Desa Pauh Ranap dan Pesajian terjadi pada Jumat (8/2/19) sore. Dimana dua unit mobil operasional PT.CSS jenis Ranger BM 9572 AQ dan Strada BM 8072 TA dibakar sekelompok massa yang sebelumnya melakukan perusakan menggunakan kayu dan besi.

Aksi warga ini terjadi akibat perusahaan perkebunan akasia tersebut tak kunjung memberikan jawaban, terhadap aksi yang dilakukan warga sehari sebelumnya terkait penyerobotan lahan milik warga yang dilakukan perusahaan. Emosi warga memuncak karena pada aksi unjuk rasa di hari kedua tersebut, belum juga mendapat jawaban dari perusahaan maupun pemerintah daerah. Padahal ratusan warga dari dusun IV dan dusun V Desa Pauh Ranap serta warga dusun estafet Desa Pesajian memiliki legalitas kepemilikan lahan yang diterbitkan pemerintah setempat. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019
- Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar
- Uniknya Pentas Seni Kemerdekaan RI Anak-anak Perbatasan Negara di Rohil
- Festival Mangonang Kampuong Lamo,
Kisah Pilu Masyarakat Pulau Godang, Kampar Meniggalkan Tanah Leluhur untuk Listrik Negara

- Meski Limbago Pulangkan Siposan, Pecinta FPJ Lebih Unggulkan Pahlawan Kuantan Jadi Juara
- Diramaikan dan Permainan Rakyat,
Besok Penutupan Hortikultura Festival

- Dihadapan Gubri, Pedagang Tembilahan Menangis Minta Dibangunkan Kios Sementara
- Ini Data Pemilik Ruko yang Hangus Terbakar di Pasar Sungai Apit
- Gubri Berharap Universitas Yatim ASEAN Dapat Ciptakan SDM Berkualitas
- Peletakan Batu Pertama,
Gubri Sumbang Rp50 Juta untuk Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN

- Puluhan Perangkat Kelurahan Paling Ujung di Kecamatan Mandau, Bengkalis Dikukuhkan
- Membahayakan Masyarakat,
Dewan Desak Dishub Riau Perbaiki Dermaga Roro Rupat Batang Kelapa

- Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kabid Penindakan BNNP
- Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu

- Razia Hiburan Malam, Kasat Pol PP dan Kabid Berantas BNNP Nyaris Adu Jotos
- Hari Ini Tiba di Pekanbaru,
Dua Menteri Arab Saudi Besok Letakkan Batu Pertama Universitas Anak Yatim

- Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM
- Panitera PN Bengkalis Dimutasi
- Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta
- Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com