Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150

Jum’at, 19 Juli 2019 08:06
Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa

Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 10 Pebruari 2019 09:56
Kuansing Punya Potensi Wisata Komplit, Semua Pihak Harus Komit Mengembangkannya

Destinasi wisata di Kuansing tak sekedar panorama alam, tapi juga peninggalan sejarah dan tradisi. Karena itu perlu komitmen mengembangkannya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Berbicara masalah wisata, Kabupaten Kuantan Singingi, tidak hanya memiliki wisata alam dan tradisi. Namun, ternyata lebih dari itu dan lebih menarik lagi, bahkan memiliki nilai historis yang tinggi, yakninya wisata sejarah.

Jika dirunut ke belakang objek wisata sejarah yang dimaksud ini adalah rel kereta api di Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, menuju Pekanbaru, yang dibangun masa pendudukan Jepang di Indonesia.

Rel kereta api ini, ketika dibangun, tentara Jepang mempekerjakan pasukan Belanda, sebagai romusa yang merupakan tawanan mereka kala itu. Kini, rel kereta api tersebut, hanya tinggal menjadi saksi kekejaman tentara Jepang, dimasa lampau.

Kedepannya pihak Pemkab Kuansing dan pihak Pemprov Riau, berencana akan mengemas tempat bersejarah ini, untuk dijadikan sebagai objek wisata sejarah melalui Dinas Pariwisata.

Rencana ini, sudah dibicarakan Pemkab bersama Pemprov dan asosiasi bidang kepariwisataan di Riau, Jum'at (8/2/2019) lalu, di Pekanbaru, dengan menggelar Audensi dalam bentuk diskusi.

Dalam diskusi tersebut, dibahas bagaimana tentang cara mengembangkan dan mengelola destinasi wisata secara konferehensip yang ada di Kuansing, baik itu yang ada di alam, tradisi budaya, serta wisata sejarah untuk bisa dijadikan bernilai jual tinggi.

Sehingga nantinya, bisa menarik minat wisatawan datang ke Kuansing. Setidaknya untuk wisata alam berupa air terjun ada 23 titik dimiliki Kuansing. Kemudian ekowisata, seperti hutan bukit Rimbang Baling, memucuak atau menangkap ikan setahun sekali, pemandian air panas, hutan Kota dan rumah godang yang tersebar di beberapa Koto di Kecamatan, Kuansing.

Sedangkan tradisi budaya seperti pacu jalur yang bisa dikemas untuk go Internasional, karena dapat menghadirkan ribuan pengunjung. Dan lebih medalam lagi secara kebatinan silat Pangean, tradisi ini pernah dikembangkan Edy Jufri, sampai ke Amerika, serta perahu beganduang, terakhir yang tak kalah menariknya wisata sejarah peninggalan penjajahan dimasa Jepang.

Untuk wisata sejarah ini, sebelumnya, Ketua Gompi Riau, beberapa kali telah membawa wisatawan asal Belanda, untuk melihat rel kereta api ini. Bahkan kata dia, wisatawan Belanda ini, langsung ingin melihatnya ke lokasi untuk memastikan kondisinya ketika itu, sebab, menurut Gompi, mereka merasa bagian dari sejarah dimasa kelam tersebut.

Agar wisata di Kuansing ini, bisa berkembang dan dapat terkelolah dengan baik pihak Dinas Pariwisata dan Asosiasi Riau, menyarankan agar manggandeng pihak swasta, kemudian membuat kalendar pariwisata 1 Tahun sebelum pelaksanaan, seperti pacu jalur. Selanjutnya untuk lokasi Tepian Narosa, mereka meyarankan agar ditata dengan rapi dengan menghilangkan terpal hijau supaya diganti atap sagu agar terlihat lebih natural.

Hadir dalam acara ini, Bupati Drs H Mursini, Wakil Ketua I DPRD Sardiyono, A, M.d, M, Si, Sekda DR. Dianto Mampanini SE, MT, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan DR. Indrasuandi, ST. MT, dan Kepala OPD terkait. Dari Dinas Provinsi Riau langsung dihadiri Kadis Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman. Sedangkan dari Asosiasi Kepariwisataan tampak hadir Indonedia Chef Asosiation, Bangun Suryoto, Ketua Asosiasi Peramu Wisata Indonesia Osvian Saputra, Ketua Lembaga Sertifikasi Nasional.** (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa
- Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan
- Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah
- Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat
- Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat
- Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis
- Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan
- Bupati Apresiasi Panitia Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Pangean
- Demo di Kantor Bupati, Masyarakat Tiga Desa di Tambusai Desak Pemkab Rohul Tuntaskan Lahan KKPA di PT. Hutahaean
- Petenis Cilik Binaan RAPP Torehkan Prestasi di Tingkat Internasional
- BAZ Puji Unit Pengumpul Zakat Disdik Pekanbaru
- TNI Selalu Bersama Rakyat, Anggota Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Bantu Pencari Rumput
- Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan
- FWKLA Pekanbaru Gelar Rapat Kerja Media Massa Kota Layak Anak 2019
- Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman
- RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan
- Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden
- Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank
- Festival Layang-layang akan Meriahkan Hari Adhyaksa di Bengkalis
- 76 Tim Siap Beradu Cepat di Pacu Jalur Pangean Rayon II


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com