Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda

Selasa, 21 Mei 2019 19:26
Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media

Selasa, 21 Mei 2019 18:14
Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan

Selasa, 21 Mei 2019 18:06
Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 17:31
Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Pebruari 2019 13:15
Ribuan Warga Tumpah Dalam Gelaran Cap Go Meh Pekanbaru

Masyarakat Thionghoa Pekanbaru menggelar perayaan Cap Go Meh. Berlangsung meriah diikuti ribuan warga.

Riauterkini - PEKANBARU - Gelaran Cap Go Meh yang berpusat di jalan Karet Pekanbaru atau yang lebih dikenal sebagai Kampung Melayu Tionghoa berjalan meriah. Diperkirakan ada sekitar 5000 warga yang hadir dalam acara penutup perayaan Imlek 2570 ini.

Ketua Panitia Imlek Bersama, Mariyana kepada Riauterkini.commenjelaskan perayaan Cap Go Meh memang dihadirkan setiap tahunnya. Dimana perayaan ini digelar sebagai penutup perayaan Imlek tepatnya pada malam hari ke-15 tahun baru imlek.

"Antusias warga Pekanbaru sangat bagus sekali. Bahkan gelaran ini bukan hanya diminati oleh warga Tionghoa saja, tapi juga warga yang berasal dari suku-suku lain yang ada di Pekanbaru. Bahkan hadir juga dari luar Pekanbaru," katanya.

Lanjutnya, acara yang juga dihadiri oleh seluruh ormas Tionghoa yang ada di Riau ini menyuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya. Ini merupakan sumbangsih dari berbagai ormas Tionghoa, lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan untuk memeriahkan perayaan Imlek di sio Babi Tanah ini.

Seni budaya tersebut meliputi berbagai atraksi menarik seperti barongsai patok ( di atas tiang besi ), barongsai LED, naga ultraviolet dan lainnya. Disamping itu, untuk pertama kalinya Panitia juga menampilkan cosplay dewa-dewa kuno yang diyakini memberikan keberuntungan, usia panjang dan kesejahteraan yang disebut Fu Lu Shou, dibawah cahaya 1.888 lampion merah di sepanjang jalan Karet tersebut.

Bagi pencinta fotografi, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas mengikuti lomba fotografi dengan nuansa Cap Go Meh tersebut.

Seperti perayaan Cap Go Meh pada tahun-tahun sebelumnya, Panitia tahun ini juga mengundang kehadiran Walikota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pekanbaru.

"Kita berharap rangkaian perayaan Imlek ini menjadi salah satu destinasi wisata. Sebab, Imlek bukan merupakan perayaan agama namun perayaan budaya. Sehingga, dapat dinikmati khalayak ramai," tutupnya.

Mariayana juga mengharapkan dukungan pemerintah bahkan menyambut baik jika pemerintah menyediakan lokasi yang lebih strategis. "Semakin tinggi amino masyarakat tentu membuat lokasi semakin sempit. Kita akan menyambut baik jika pemerintah ingin memberikan lokasi yang lebih luas dan tentu dapat menjadi penarik wisatawan untuk berkunjung ke Pekanbaru. Kita ingin gelaran kita ini turut andil dalam menjadikan Pekanbaru sebagai destinasi wisata," paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSMTI Riau, Peng Suyoto mengatakan gelaran Cap Go Meh merupakan gelaran rutin yang digelar setiap tahunnya. Memang ini merupakan rangkaian dalam perayaan tahun baru Imlek. 

"Ini sudah kita lakukan sejak 18 tahun lalu. Dimana setiap gelaran antusiasme warga selaku bertambah. Ini membuktikan kekompakan, kerukunan antar beragama dan bermasyarakat semakin terjaga dan harmonis. Kita berharap tahun ini seluruh warga pekanbaru diberikan keberkahan dan kesuksesan yang berlimpah," pungkasnya.***(rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama
- Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper
- Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama
- Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media
- Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama
- Kepung DPRD Riau, BEM Nusantara Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM Orde Baru
- Tak Kunjung Diperbaiki,
Truk Sawit Ini Nyaris Terperosok di Jalan Rusak dalam Kota Telukkuantan

- Razia, Tim Yustisi Pekanbaru Sambangi 20 Restoran dan Angkut Belasan Kursi
- Cuti Lebaran, Semua Mobdin Dikandangkan
- Perusahaan di Rohul Diminta Segera Bayarkan THR Keagamaan, Ini Nomor Kontak‎ Pos Pengaduan
- Kadis PUPR Pekanbaru: Kami Siap Benahi Trotoar Rusak dan Berlubang
- Ketua Tim KLA Pusat Sebut Walikota Pekanbaru Inspiratif dan Visioner
- Safari Ramadhan di Gunung Toar,
Warga Minta Pemkab Kuansing Bangun Jembatan Toar-Teberaw Panjang

- IKA FT UNRI dan Pemko Pekanbaru Bahas Soal Banjir dan Kemacetan Kota
- Pemprov Riau Upayakan Perbaikan Pelayanan Publik
- Tanpa Perlawanan, Tim Yustisi Kampar Segel Lima Titik Lokasi Galian C di Koto Kampar Hulu
- Safari Ramadhan, GM PLN UIW Riau Kepri Resmikan Kantor ULPLTD Bagan Besar Bengkalis
- Kejari Bengkalis Sita Rumah Tersangka Korupsi Kapal Roro di Pekanbaru
- RAPP Bukber Bersama Stakeholders dan Insan Media di Riau
- Pimpin Upacara Harkitnas, Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com