Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

Jum’at, 24 Mei 2019 17:08
Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Maret 2019 20:26
Bupati Kampar Tandatangani Kerjasama dengan BKSDA Riau di KLHK RI

Pemkab Kampar jalin kerjasama dengan BKSDA Riau. Naskah diteken langsung Bupati Catur Sugeng Susanto dan Kepala BKSDA Suharyono.

JAKARTA - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dan Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau Suharyono menandatangani naskah kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan BKSDA Riau di ruang rapat Dirjen KSDA di gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rabu(13/3/2019).

Penandatanganan naskah kerjasama ini disaksikan Dirjenl KSDA Kemen LHK Wiratno

Ikut serta mendampingi Bupati Kampar staf ahli, asisten, beberapa kepala OPD terkait seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Bagian Kerjasama Setdakab Kampar, pegiat alam dan peduli lingkungan hidup.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dalam sambutannya memberikan gambaran tentang kawasan Rimbang Baling yang di dalamnya terdapat 9 desa dalam keadaan terisolir sehingga menyebabkan rendahnya tingkat perekonomian, pendidikan, akses kesehatan. Pemerintah Kabupaten Kampar melihat harapan masyarakat akan kebutuhan jalur interpretasi yang akan memberikan harapan baru bagi masyarakat di kawasan Rimbang Baling.

"Jalur interpretasi yang menjadi penghubung sembilan desa yang berada di kawasan inti Bukit Rimbang Baling semoga memberikan harapan baru bagi masyarakat disana dan kedepan pengembangan ekowisata alam terbatas disana akan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat tanpa merusak lingkungan," ungkap Catur.

Dirjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Wiratno mengatakan, Provinsi Riau saat ini memiliki kawasan konservasi satu-satunya yang ada di wilayah Kampar dan alamnya sangat bagus, insfratruktur dasar saat ini menjadi perhatian dikarenakan banyak masyarakat yang belum mendapatkan fasilitas pendidikan, kesehatan karena terkendala insfratruktur dan hal ini menjadi perhatian presiden.

"Wisata alam ini sangat perlu untuk dikembangkan yang memberikan manfaat untuk masyarakat tanpa merusak hutan dan menjaga keberlangsungan kehidupan ekosistem, banyak wilayah konservasi yang saat ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam pengelolaan ekowisata ini, rimbang baling harus melihat contoh yang telah ada," ungkap Wiratno.

Sementara itu Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono mengharapkan dengan penandatanganan ini bisa menambah serta meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup melalui ekowisata dan kearifan lokal yang ada yang menjadi daya tarik tersendiri tanpa perusakan hutan dan lahan konservasi itu sendiri.

"Kita secepatnya akan membuat rencana kerja tahunan yang Insya Allah tahun ini akan segera jalan dan terealisasi, ini sejarah baru bagi masyarakat kita yang ada di Rimbang Baling semoga kedepan masyarakat dapat mengembangkan ekowisata dan bersama pemerintah kita bersama menjaga alam disana dari perusakan agar ruang hidup satwa liar yang ada disana tetap ada dan tidak hanya kita baca di buku," ungkap Suharyono.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati
- Kolam Renang Kalinjuhang Akan Dijadikan Taman dan Payung Quran Center
- Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama
- PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com