Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

Jum’at, 24 Mei 2019 17:08
Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 14:41
Awal Tahun 25 Kasus,
Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Tinggi di Bengkalis


Kurun waktu Januari hingga awal Maret 2019 ini Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bengkalis menerima 25 laporan terkait kekerasan pada perempuan dan anak.

Riauterkini-BENGKALIS- Kurun waktu Januari hingga awal Maret 2019 ini Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bengkalis menerima 25 laporan terkait kekerasan pada perempuan dan anak.

Kepala P2TP2A Kabupaten Bengkalis Elly Kusumawati, SH kepada sejumlah wartawan menyebutkan, bahwa masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan memang sudah menjadi perhatian khusus.

"Memang cukup tinggi. Sejak Januari lalu hingga sekarang perkara yang kita dampingi ada 25 kasus terhadap perempuan dan anak," ungkap Elly, Kamis (14/3/19).

Menurut Elly, dari 25 laporan tersebut, 80 persen meningkat terhadap kasus yang melibatkan anak dengan persetubuhan kemudian disusul perceraian atau hak asuh anak.

Kasus yang dilaporkan baik perempuan dan anak, tertinggi di Kecamatan Bengkalis ada 10 kasus, kemudian disusul Kecamatan Pinggir ada 5 kasus, Bantan 2 kasus, Siak kecil 1 kasus, Bukit Batu 3 Kasus, Rupat Utara 1 Kasus, Mandau 3.

Dari jumlah 25 kasus itu tertinggi persetubuhan anak di bawah umur sebanyak 8 kasus, perceraian atau hak asuh anak sebanyak 5 kasus , sedangkan pelecehan seksual sebanyak 4 kasus.

"Yang tertinggi yang kita dampingi adalah kasus persetubuhan terhadap anak," katanya.

Sambungnya dengan tingginya kasus yang ditangani P2TP2A Bengkalis itu, Elly menegaskan karena semakin meningkatnya kesadaran pelapor akan hak-hak sebagai perempuan maupun anak.

"Kita tidak bisa menyebutkan bahwa peningkatan ini identik atau relevan dengan kasus kriminal terhadap perempuan maupun anak. Karena sekarang ini orang sudah berani melapor. Bahkan kesadaran terhadap hak perempuan itu lebih bagus dengan adanya sosialisasi yang sudah dilaksanakan," terangnya.

Jumlah kasus anak yang berhadapan dengan hukum berdasarkan tingkat usia yang ditangani P2TP2A Januari hingga Maret 2019 adalah, 0-1 tahun 2 kasus, 12 tahun ada 2 kasus, 13 tahun sebanyak 3 tahun, berumur 14 tahun ada 2 kasus, usia 15 tahun ada 1 kasus, berumur 16 tahun 8 kasus dan berumur 17 tahun ada 3 kasus.

Informasi tambahan, P2TP2A Bengkalis tahun 2018 lalu tangani sebanyak 108 kasus di Kabupaten Bengkalis.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati
- Kolam Renang Kalinjuhang Akan Dijadikan Taman dan Payung Quran Center
- Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama
- PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com