Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Maret 2019 10:02
Tak Berseragam Lengkap, 34 Pegawai Ditatar Wagubri

34 pegawai mendapat penataran khusus dari Wagubri. Mereka kedapatan upacara tanpa seragam Melayu lengkap.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Gubernur Riau Edy Nasution saat memantau apel pagi, Jumat (15/3/2019) menemukan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) lingkungan Kantor Gubernur Riau yang tidak mengenakan pakaian melatu lengkap yang wajib dikenakan setiap Hari Jumat.

Edy Nasution mengumpulkan 5 ASN dan 29 THL yang tidak mengenakan peci dan kain samping. Dirinya sangat menyayangkan hal ini masih terjadi di lingkup Kantor Gubernur Riau, padahal surat edaran aturan tersebut sudah diedarkan ke setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang ada.

"Ini kebangetan, kenapa masih ada yang tidak mengenakan pakaian melayu lengkap. Ada yang ketinggalan pecinya, ada yang lupa kain sampingnya. Kenapa harus lupa sementara itu kewajiban kita memakainya," kata Edy Nasution kepada wartawan.

THL yang tidak mengenakan pakaian melayu lengkap, bahkan ada yang sudah bekerja sampai 4 tahun lamanya. Hal ini tentunya sudah diketahui untuk memakai pakaian melayu.

"Masih banyak orang yang mau bekerja di sini. Banyak orang yang membutuhkan pekerjaan. Kalau ini saja tidak tertib, bagaimana mengemban sebuah tanggungjawab," ungkap Edy Nasution.

Edy Nasution juga menyuruh ASN dan THL untuk melengkapi pakaian melayu yang dikenakan. Dirinya sudah berulang kali mengingatkan agar mengenakan pakaian dinas harian lengkap.

"Saya minta mereka yang tidak mengenakan pakaian melayu lengkap apel kembali pukul 09.00 WIB. Saya juga diharuskan mengenyampingkan perasaan dalam melakukan disiplin ini," jelas Edy Nasution. ***(rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa
- Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing
- Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
- Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com