Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Maret 2019 20:06
Tetap akan Berdemo, Sepuluh Masyarakat Koto Aman Sakit Sempat Dirawat di RSUD

Sepuluh masyarakat Koto Aman yang bertahan di Pekanbaru dilaporkan sakit. Namun massa tetap akan menyampaikan suara hingga ada itikad baik dari Pemprov Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Sudah sebanyak sepuluh orang masyarakat Koto Aman yang jatuh sakit. Dari 10 orang yang sakit itu, yakni tiga diantaranya lansia, kemudian empat anak-anak sisanya orang dewasa.

Mereka bertekad akan terus bertahan di Pekanbaru, berdemo untuk menyampaikan aspirasi terkait klaim pencaplokan lahan masyarakat Desa Koto Aman, oleh PT Sekar Bumi Alam Lestari (PT SBAL) sejak 1991 silam. Terkecuali nanti jika sudah ada itikad dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menyelesaikan tuntutan mereka.

"Sepuluh orang sakit, ada orang tua, anak-anak dan dewasa. Kami tetap tetap bertahan, sampai ada solusi dari Pemprov Riau," kata koordinator aksi, Dapson, Jumat (15/3/19).

Kesepuluh orang pendemo yang sakit itu masing-masing sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. Terkahir diantara sepuluh orang tersebut dirawat dan sudah diperbolehkan pulang dua hari lalu.

"Sakitnya capek aja, pusing, mual, sakit perut. Mamang selama di Pekanbaru kami tidak mendapatkan waktu istrihat yang cukup, makanan dan minum sesuai kemampuan kami belum lagi tempat dimana kami terpaksa harus tinggal di bawah kolong fly over (Jalan Sudirman-Tuanku Tambusai)," ungkap Dapson.

Menurut Dapson lagi, pendemo akan menunggu janji Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang akan berupaya menyelesaikan persoalan masyarakat Koto Aman dan PT SBAL. Janji ini disampaikan Gubri saat menerima perwakilan pendemo pada di ruang melati Kantor Gubernur Riau, baru-baru ini.

"Kalau tidak ada upaya dari pak Gubernur, kami akan tetap bertahan," ungkap Dapson.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa
- Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing
- Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
- Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 
- Diduga Diracun OTK, Sejumlah Pohon di Median Jalan di Kota Telukkuantan Mati


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com